Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Kesempatan Beasiswa S1 di Hong Kong untuk Pelajar Indonesia

    Jul 01 2024329 Dilihat

    Warta Pendidikan Jogja – Konsul Jenderal RI di Hong Kong, Yul Edison, mengajak generasi muda Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Hong Kong melalui program beasiswa S1 hong kong. Edison menjelaskan bahwa pelajar Indonesia bisa memanfaatkan beasiswa yang disediakan oleh Belt and Road Initiative. Inisiatif ini sebelumnya dikenal dengan nama One Belt One Road atau OBOR. 

    “Tahun lalu, 20 pelajar menerima beasiswa dari OBOR. Namun, tahun ini jumlahnya nol,” kata Edison saat berbicara dengan jurnalis di sela-sela acara bersama Bina Nusantara University di Hong Kong pada Jumat (28/6/2024). 

    Meskipun ada pelajar Indonesia yang menempuh pendidikan di Hong Kong, mereka kebanyakan melalui jalur mandiri. Hal ini disayangkan karena kuota beasiswa OBOR telah meningkat sebesar 50%. Oleh karena itu, pelajar Indonesia seharusnya bisa memanfaatkan peluang ini.

    “Negara Kazakhstan mengirimkan 500 pelajar. Bangladesh berada di posisi kedua. Maka, calon mahasiswa Indonesia harus memanfaatkan kesempatan ini,” tambah Edison.

    Edison menekankan pentingnya menjalin komunikasi yang baik dengan sekolah-sekolah menengah atas di Indonesia. Salah satu upaya yang sedang dilakukan adalah berkolaborasi dengan Bina Nusantara School. Ke depannya, diharapkan jalinan komunikasi ini dapat diperluas agar informasi tentang beasiswa di Hong Kong dapat tersampaikan dengan lebih baik.

    baca juga : Jurusan Gizi Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Indonesia yang Sudah Akreditasi A

    Hong Kong sendiri memiliki 22 universitas, dengan lima di antaranya masuk dalam 100 universitas terbaik di dunia. Dengan pemanfaatan beasiswa ini, jumlah WNI yang beraktivitas di Hong Kong bisa meningkat selain dari sektor tenaga kerja, yang saat ini jumlah TKI di Hong Kong mencapai 150 ribu orang.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai beasiswa di Hong Kong, Edison mengimbau calon pendaftar untuk memantau situs resmi KJRI Hong Kong.

    sumber : https://www.kompas.com/edu/read/2024/06/30/113213971/beasiswa-s1-ke-hong-kong-dibuka-pelajar-indonesia-segera-daftar

    sumber img : https://pin.it/3L7tMMzZ3

    Share to

    Related News

    Kemendikdasmen memberikan relaksasi dana BOSP untuk guru ASN PPPK yang hanya berlaku tahun ini sebagai dukungan operasional sekolah.

    Kesempatan Terbatas! Relaksasi BOSP untu...

    by Apr 16 2026

    Jumlah pengunjung : 16 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memberikan kebijakan relaksasi peng...

    Gojek Buka Beasiswa 2026: Kuliah Gratis ...

    by Apr 13 2026

    Jumlah pengunjung : 29 Kabar gembira bagi keluarga mitra pengemudi, Yayasan GoTo Merah Putih (YGMP) ...

    Gus Hilmy menyoroti wacana sekolah daring dan mengingatkan agar pendidikan tidak dikorbankan demi kebijakan hemat energi.

    Hemat Energi vs Pendidikan, Gus Hilmy An...

    by Apr 09 2026

    Jumlah pengunjung : 40 Wacana penerapan kembali pembelajaran daring sebagai bagian dari kebijakan pe...

    Mendiktisaintek mendorong tugas mahasiswa dibuat dalam bentuk digital untuk meningkatkan efisiensi dan kesiapan menghadapi era teknologi.

    Mendiktisaintek: Saatnya Mahasiswa Beral...

    by Apr 08 2026

    Jumlah pengunjung : 39 Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mendorong agar tugas-tugas ma...

    https://wartapendidikanjogja.com/transformasi-digital-sekolah-dimulai-150-alumni-lpdp-turun-tangan/

    Strategi Hadapi TKA: Jangan Terjebak di ...

    by Apr 07 2026

    Jumlah pengunjung : 41 Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah mengingatkan para siswa agar tidak terj...

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menghadirkan program pengabdian dengan menerjunkan 150 alumni LPDP ke berbagai daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Program ini bertujuan untuk mempercepat transformasi digital di sekolah, khususnya di tingkat sekolah dasar. Para alumni akan bertugas selama kurang lebih 12 minggu dan ditempatkan di 150 sekolah di berbagai wilayah. Mereka berperan dalam mendukung pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, sekaligus membantu guru mengembangkan metode belajar yang lebih interaktif dan relevan bagi siswa. “Peserta hadir bukan sebagai pengganti guru, tetapi sebagai teman belajar digital dan mitra inovasi untuk bersama sama menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik dan relevan bagi murid,” ujarnya. Program ini memiliki fokus pada pembiasaan penggunaan teknologi dalam kegiatan belajar, peningkatan kemampuan guru melalui praktik langsung, serta penguatan budaya digital di lingkungan sekolah agar dapat berjalan secara berkelanjutan. Sebelum diterjunkan ke lapangan, para alumni telah mendapatkan pelatihan intensif yang mencakup kemampuan mengajar, pemanfaatan teknologi, serta strategi pembelajaran. Diharapkan, kehadiran mereka dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah 3T.

    Transformasi Digital Sekolah Dimulai, 15...

    by Apr 06 2026

    Jumlah pengunjung : 35 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Lembaga Pengelola Dana Pend...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top