Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Tanggapan Josepha, Siswi SMAN 1 Pontianak, Usai Viralnya Polemik Penjurian LCC MPR

    May 13 2026127 Dilihat

    Josepha Alexandra, atau yang akrab disapa Ocha, siswi dari SMAN 1 Pontianak, akhirnya buka suara setelah insiden penjurian Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI yang melibatkannya ramai diperbincangkan. Ia merasa sangat bersyukur atas besarnya dukungan publik pasca-perdebatannya dengan dewan juri viral di media sosial. Menurutnya, rentetan dukungan tersebut justru memacunya untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

    “Dari saya dan tim berterima kasih kepada masyarakat atas dukungan dan aspirasi positifnya kepada kami. Semoga hal ini dapat menjadi semangat dan motivasi kami untuk berkembang dan maju lagi ke depannya,” ungkap Ocha saat dijumpai di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada Rabu (13/5).

    Kehadiran Ocha di Jakarta sendiri merupakan buntut dari undangan khusus yang diberikan oleh Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy. Ocha mengaku terkejut dan tidak menyangka bahwa insiden dalam lomba tersebut akan mengundang simpati dan atensi yang begitu luas dari masyarakat Indonesia.

    “Saya dan tim sebenarnya tidak menyangka bahwa atensinya bisa sebesar ini dan video yang tersebar juga booming,” tuturnya.

    Terkait sorotan publik yang begitu tajam terhadap mental para peserta, muncul juga kepedulian mengenai kondisi kejiwaan mereka. “Yang tidak kalah penting kita juga harus sadar mereka adalah remaja yang secara psikologi harus kita proteksi,” tambahnya.

    Duduk Perkara dan Langkah Evaluasi MPR

    Menilik kembali video yang viral sejak Senin (11/5), kontroversi ini bermula dari ketidakkonsistenan penilaian juri terhadap jawaban peserta. Saat itu, Grup C yang merupakan tim Ocha dari SMAN 1 Pontianak, diganjar pengurangan lima poin (-5) untuk pertanyaan seputar proses pemilihan anggota BPK.

    Anehnya, Grup B dari SMAN 1 Sambas yang memberikan jawaban serupa malah mendapatkan 10 poin dari juri yang sama, yakni Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI, Dyastasita. Merasa ada ketidakadilan, Grup C sempat mengajukan protes. Namun, dewan juri berdalih bahwa jawaban Grup C tidak menyebutkan frasa Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dengan jelas.

    Sebagai buntut dari insiden yang viral ini, pihak MPR langsung mengambil tindakan tegas dengan menonaktifkan MC serta dewan juri yang bertugas dalam acara tersebut untuk keperluan evaluasi menyeluruh.

    “Terkait ramainya pemberitaan di media sosial tentang LCC Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat, mengenai penilaian jawaban peserta pada salah satu sesi lomba, panitia pelaksana dari Sekretariat Jenderal MPR RI telah menonaktifkan dewan juri dan MC pada kegiatan LCC ini,” demikian pernyataan resmi MPR melalui akun Instagram mereka pada Selasa (12/5).

    Sumber: CNN INDONESIA

    Share to

    Related News

    Anggaran Pendidikan 2027 Naik Jadi Rp820,9 Triliun, Ini Rincian Penggunaannya

    Rp820,9 Triliun untuk Pendidikan 2027, I...

    by Aug 20 2026

    Jumlah pengunjung : 59 Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun dalam R...

    DPR Dorong Kesejahteraan Guru Naik Setelah Status Kepegawaian Diperjelas

    DPR Dorong Kesejahteraan Guru Naik Setel...

    by Aug 20 2026

    Jumlah pengunjung : 68 DPR RI berkomitmen meningkatkan kesejahteraan guru setelah pemerintah dan DPR...

    Guru PPPK Berpeluang Jadi PNS 2027, Status Kepegawaian Dialihkan ke Pusat

    Guru PPPK Berpeluang Jadi PNS 2027, Stat...

    by Aug 19 2026

    Jumlah pengunjung : 72 Pemerintah dan DPR RI menyepakati penataan status kepegawaian guru Pegawai Pe...

    Presiden Prabowo Minta Perguruan Tinggi Terlibat dalam Proyek Giant Sea Wall

    Presiden Prabowo Minta Perguruan Tinggi ...

    by Aug 18 2026

    Jumlah pengunjung : 25 Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yulia...

    Anggaran Pendidikan 2027 Naik Jadi Rp820,9 Triliun, Ini Rincian Penggunaannya

    Rp820,9 Triliun untuk Pendidikan 2027, I...

    by Aug 14 2026

    Jumlah pengunjung : 77 Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun dalam R...

    Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu di Indonesia.

    Pemerintah Targetkan 100 Sekolah Rakyat ...

    by Aug 12 2026

    Jumlah pengunjung : 82 Pemerintah menargetkan 50 hingga 100 unit Sekolah Rakyat mulai aktif beropera...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top