Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Wamen Stella Christie Tekankan Pentingnya Berpikir Kritis bagi Talenta Digital di Era AI

    May 12 2026125 Dilihat

    Wamen Stella Christie mendorong talenta digital Indonesia memiliki kemampuan berpikir kritis di tengah perkembangan AI.

    Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, menegaskan bahwa kemampuan berpikir kritis menjadi keterampilan utama yang harus dimiliki talenta digital di tengah perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI). Menurutnya, manusia tetap memiliki peran penting dalam mengevaluasi, mengkritisi, dan mengambil keputusan atas hasil kerja teknologi AI.

    Dalam kegiatan peluncuran Pusat Inovasi Digital Indonesia (DIGDAYA x Hackathon 2026), Stella Christie menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan pemanfaatan AI secara global. Hal tersebut didukung oleh tingginya jumlah pengguna internet di Indonesia yang mencapai sekitar 210 juta pengguna dengan tingkat penetrasi internet sekitar 83 persen.

    “Yang membuat manusia tidak tergantikan bukan hanya kemampuan menggunakan AI, tetapi kemampuan untuk mengevaluasi apakah luaran AI itu benar, relevan, dan dapat digunakan secara bertanggung jawab. Dengan demikian, manusia tidak akan pernah tergantikan oleh AI,” tegas Wamen Stella.

    Ia menjelaskan bahwa perkembangan AI membawa dampak positif sekaligus tantangan yang perlu dihadapi secara bijak. Di satu sisi, AI mampu meningkatkan efisiensi, membuka peluang ekonomi baru, serta memperluas akses pendidikan dan layanan kesehatan. Namun di sisi lain, AI juga memiliki risiko seperti meningkatnya ancaman keamanan siber, penyebaran informasi yang tidak reliabel, hingga potensi bertambahnya pengangguran.

    Baca juga: Kemendikdasmen Dorong Penguatan Bahasa Inggris bagi Guru Sekolah Dasar

    Karena itu, pengembangan talenta digital dinilai tidak cukup hanya berfokus pada kemampuan teknis. Pemerintah mendorong penguatan kemampuan berpikir analitis, kreativitas, ketahanan, kemampuan belajar sepanjang hayat, serta pendekatan human-in-the-loop yang tetap menempatkan manusia sebagai pengambil keputusan utama dalam ekosistem teknologi.

    “Pengembangan kapasitas AI, difokuskan pada kelompok yang paling terdampak oleh disrupsi teknologi, sekaligus memperkuat keterampilan esensial seperti berpikir analitis, kreatif, dan belajar sepanjang hayat, di mana manusia tetap berperan sebagai pengambil keputusan utama dalam ekosistem teknologi,” pungkas Wamendiktisaintek.

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi juga mendorong kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, industri, dan komunitas agar pengembangan AI tetap berorientasi pada kemanusiaan. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem digital yang inklusif sekaligus mempersiapkan generasi muda Indonesia menghadapi perubahan teknologi di masa depan.

    Sumber: https://kemdiktisaintek.go.id/news/article/wamen-stella-dorong-talenta-digital-berpikir-kritis-di-atas-ai

    Share to

    Related News

    Mengenal Universitas Republik Indonesia, Simak 5 Fakta yang Perlu Diketahui

    Mengenal Universitas Republik Indonesia,...

    by Aug 07 2026

    Jumlah pengunjung : 50 JAKARTA – Universitas Republik Indonesia (URI) menjadi perhatian publik set...

    Guru Besar UMY Prof. Slamet Riyadi memaparkan lima prototipe kecerdasan artifisial (AI) yang dikembangkan untuk membantu deteksi limfoma, tumor otak, penyakit jantung, kanker payudara, dan tingkat stres dalam International Conference on Sustainable Innovation (ICoSI) 2026.

    UMY Hadirkan Lima Inovasi AI untuk Detek...

    by Aug 06 2026

    Jumlah pengunjung : 28 BANTUL – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengembangkan lima proto...

    Perpustakaan di Era AI Tak Lagi Sekadar Penyedia Informasi, Ini Fokus KPDI ke-17

    Perpustakaan di Era AI Tak Lagi Sekadar ...

    by Aug 05 2026

    Jumlah pengunjung : 34 BANTUL – Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) me...

    Partisipasi Semesta Didorong untuk Perluas Akses Buku Bacaan Bermutu

    Partisipasi Semesta Didorong untuk Perlu...

    by Aug 03 2026

    Jumlah pengunjung : 38 KUDUS – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengajak...

    UMY Minta Pendirian 10 Kampus URI Dikaji Matang, Ini Alasannya

    UMY Minta Pendirian 10 Kampus URI Dikaji...

    by Aug 03 2026

    Jumlah pengunjung : 37 BANTUL – Rencana pemerintah mendirikan 10 kampus Universitas Republik Indon...

    uasana sidang Mahkamah Konstitusi saat membacakan putusan terkait anggaran pendidikan yang menegaskan alokasi minimal 20 persen APBN tidak boleh dikurangi.

    Putusan MK: Anggaran Pendidikan Harus Te...

    by Jul 31 2026

    Jumlah pengunjung : 65 JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa anggaran pendidikan tid...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top