Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Kampus Swasta di Jogja Ini Tak Terkenal tapi Sangat Manusiawi

    Apr 07 2025337 Dilihat

    Kampus Swasta di Jogja

    Warta Pendidikan Jogja – Tak semua kampus di Yogyakarta hidup dalam hiruk-pikuk mahasiswa bermobil dan nongkrong di coffee shop. Di sudut barat Jogja, ada sebuah perguruan tinggi swasta yang mungkin tak populer, namun justru menciptakan ruang tumbuh yang lebih manusiawi bagi mahasiswanya.

    Sebagian besar mahasiswa di kampus ini hidup sederhana. Alih-alih tampil perlente, banyak yang lebih fokus pada kuliah dan bertahan hidup dengan kondisi keuangan pas-pasan. Hal ini justru menciptakan suasana kampus yang lebih jujur dan bersahabat, jauh dari tekanan sosial media dan ekspektasi gaya hidup tinggi.

    Meski bukan kampus elit, tempat ini memberikan ruang bertumbuh yang sangat luas. Persaingan yang tidak terlalu ketat justru membuat mahasiswa bisa mengeksplorasi diri dan belajar tanpa tekanan berlebihan. Bahkan, jumlah mahasiswa dalam satu program studi sangat sedikit, sehingga proses belajar menjadi lebih personal dan intensif. Setiap mahasiswa dituntut aktif karena tidak bisa hanya bergantung pada teman lain.

    Salah satu keunggulan besar dari kampus ini adalah kualitas dosennya. Meski mengajar di kampus kecil, para dosen berdedikasi tinggi dalam membimbing mahasiswa, bahkan yang belum punya semangat belajar. Mereka tak hanya mengajar, tapi juga menginspirasi.

    Penulis artikel ini mengungkapkan rasa syukurnya karena bisa belajar di tempat yang mungkin dipandang sebelah mata, tapi justru membentuk karakter dan memberi pengalaman hidup yang berarti. Ia menyebutnya “kampus buluk kesayangan” — tempat di mana ia ditumbuhkan dan belajar menumbuhkan.

    Kampus ini adalah contoh nyata bahwa perguruan tinggi yang kecil dan tidak populer pun bisa menjadi tempat terbaik untuk berkembang secara utuh — bukan hanya akademik, tapi juga secara personal dan sosial.

    Ditulis oleh Aizan

    Sumber gambar: pexels – https://images.pexels.com/photos/9489765/pexels-photo-9489765.jpeg?auto=compress&cs=tinysrgb&w=600

    Artikel ini diadaptasi dari tulisan Sayidah Chovivah di Mojok, diakses pada 4 April 2025. – https://mojok.co/esai/kampus-di-jogja-ini-nggak-terkenal-tapi-lebih-manusiawi/2/

    Share to

    Related News

    Peserta dan pemangku kepentingan pendidikan mengikuti Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) 2026 di Sleman untuk membahas transformasi pendidikan, inovasi pembelajaran, dan pendidikan inklusif di Indonesia.

    Konferensi Pendidikan Indonesia 2026 Dig...

    by Jun 08 2026

    Jumlah pengunjung : 55 SLEMAN – Kabupaten Sleman akan menjadi tuan rumah Konferensi Pendidikan Ind...

    Pemda DIY menargetkan kawasan Malioboro bebas dari asap kendaraan bermotor mulai November 2026 sebagai bagian dari upaya mewujudkan kawasan wisata yang lebih ramah lingkungan.

    Malioboro Ditargetkan Bebas Asap Kendara...

    by Jun 05 2026

    Jumlah pengunjung : 22 Malioboro akan memasuki babak baru dalam penataan kawasan wisata. Pemerintah ...

    BEM UGM resmi bertransformasi menjadi SEMA setelah perubahan struktur organisasi kemahasiswaan. Pemilwa mahasiswa juga tidak lagi diselenggarakan.

    BEM UGM Resmi Berubah Menjadi SEMA, Sist...

    by Jun 05 2026

    Jumlah pengunjung : 64 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi mengalami...

    Sejumlah PTS unggul di Yogyakarta menjadi alternatif favorit calon mahasiswa baru yang belum lolos SNBT.

    Daftar Perguruan Tinggi Swasta Unggul di...

    by May 28 2026

    Jumlah pengunjung : 63 Tidak lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) bukan berarti peluang mel...

    Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti berfoto bersama pelajar peserta Pentas Pelajar 2026 yang menampilkan beragam kreativitas seni dan karya siswa dari berbagai daerah di Indonesia.

    Kemendikdasmen Dorong Bakat Seni Pelajar...

    by May 26 2026

    Jumlah pengunjung : 58 JAKARTA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengha...

    Kemendikdasmen resmi mengubah aturan masuk SD dengan memperbolehkan anak usia 5,5 tahun mendaftar sekolah dasar apabila dinilai memiliki kesiapan psikologis dan kemampuan belajar yang memadai.

    Kemendikdasmen Resmi Ubah Syarat Masuk S...

    by May 26 2026

    Jumlah pengunjung : 56 JAKARTA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melaku...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top