Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Pemerintah Provinsi DIY Mengalokasikan Beasiswa untuk 14.500 Pelajar 

    May 07 2024116 Dilihat

    Warta Pendidikan Jogja – Pemerintah Provinsi yogyakarta kembali memperlihatkan komitmennya dalam mendukung akses pendidikan yang merata dengan mengucurkan Beasiswa DIY untuk 14.500 Pelajar . Program ini, yang dikenal sebagai beasiswa kartu cerdas, telah menjadi bagian integral dari upaya pemerintah sejak tahun ajaran 2012/2013.

    Dalam sebuah langkah monumental, pemerintah DIY telah mengalokasikan anggaran puluhan miliar rupiah dari Dana Keistimewaan untuk mendukung program beasiswa ini. Menurut perkiraan dari Dinas Pendidikan Provinsi DIY, besaran anggaran yang disediakan mencapai Rp 21,75 miliar. Dengan dana sebesar ini, pemerintah bertujuan untuk mencegah kasus putus sekolah yang disebabkan oleh kendala biaya, terutama di kalangan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

    Didik Wardaya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DIY, menyatakan bahwa beasiswa kartu cerdas merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah DIY dalam memastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas. “Program beasiswa kartu cerdas sudah dimulai sejak tahun ajaran 2012/2013,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

    Di tahun 2024, program beasiswa ini akan menyasar sekitar 6.500 siswa SMA dan 8.000 siswa SMK di wilayah DIY. Setiap pelajar yang menjadi penerima beasiswa akan menerima bantuan pendidikan sebesar Rp 1,5 juta. Hal ini memungkinkan mereka untuk membayar biaya sekolah, membeli perlengkapan pendidikan, dan memenuhi kebutuhan akademis lainnya. Pentingnya beasiswa ini sangat terasa di tengah kondisi ekonomi yang sulit bagi banyak keluarga.

    Suhirno, Kepala SMAN 11 Yogyakarta, menyambut baik keberlanjutan program beasiswa kartu cerdas. “Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, di 2024 sejumlah peserta didik SMAN 11 Yogyakarta memperoleh beasiswa tersebut,” ungkapnya. Meskipun angka pastinya masih perlu diverifikasi, namun puluhan siswa dari sekolah tersebut telah menjadi penerima manfaat dari program ini.

    baca juga : UniRank 2024: 20 Kampus Swasta Terbaik di Indonesia yang Diburu Calon Mahasiswa

    sumber: https://radarjogja.jawapos.com/jogja/654623919/pemprov-kucurkan-beasiswa-untuk-14500-pelajar-telan-dana-keistimewaan-sebesar-rp-2175-miliar

    Share to

    Related News

    Gus Hilmy menyoroti wacana sekolah daring dan mengingatkan agar pendidikan tidak dikorbankan demi kebijakan hemat energi.

    Hemat Energi vs Pendidikan, Gus Hilmy An...

    by Apr 09 2026

    Jumlah pengunjung : 12 Wacana penerapan kembali pembelajaran daring sebagai bagian dari kebijakan pe...

    Mendiktisaintek mendorong tugas mahasiswa dibuat dalam bentuk digital untuk meningkatkan efisiensi dan kesiapan menghadapi era teknologi.

    Mendiktisaintek: Saatnya Mahasiswa Beral...

    by Apr 08 2026

    Jumlah pengunjung : 19 Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mendorong agar tugas-tugas ma...

    https://wartapendidikanjogja.com/transformasi-digital-sekolah-dimulai-150-alumni-lpdp-turun-tangan/

    Strategi Hadapi TKA: Jangan Terjebak di ...

    by Apr 07 2026

    Jumlah pengunjung : 20 Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah mengingatkan para siswa agar tidak terj...

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menghadirkan program pengabdian dengan menerjunkan 150 alumni LPDP ke berbagai daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Program ini bertujuan untuk mempercepat transformasi digital di sekolah, khususnya di tingkat sekolah dasar. Para alumni akan bertugas selama kurang lebih 12 minggu dan ditempatkan di 150 sekolah di berbagai wilayah. Mereka berperan dalam mendukung pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, sekaligus membantu guru mengembangkan metode belajar yang lebih interaktif dan relevan bagi siswa. “Peserta hadir bukan sebagai pengganti guru, tetapi sebagai teman belajar digital dan mitra inovasi untuk bersama sama menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik dan relevan bagi murid,” ujarnya. Program ini memiliki fokus pada pembiasaan penggunaan teknologi dalam kegiatan belajar, peningkatan kemampuan guru melalui praktik langsung, serta penguatan budaya digital di lingkungan sekolah agar dapat berjalan secara berkelanjutan. Sebelum diterjunkan ke lapangan, para alumni telah mendapatkan pelatihan intensif yang mencakup kemampuan mengajar, pemanfaatan teknologi, serta strategi pembelajaran. Diharapkan, kehadiran mereka dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah 3T.

    Transformasi Digital Sekolah Dimulai, 15...

    by Apr 06 2026

    Jumlah pengunjung : 18 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Lembaga Pengelola Dana Pend...

    penyebab anak perempuan putus sekolah di Indonesia faktor pernikahan dini terhadap pendidikan ketimpangan gender dalam pendidikan Indonesia dampak ekonomi terhadap pendidikan anak perempuan solusi mengatasi putus sekolah pada perempuan pentingnya pendidikan bagi perempuan

    Miris! Banyak Anak Perempuan Indonesia M...

    by Apr 03 2026

    Jumlah pengunjung : 34 Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengungkapkan bahwa masi...

    e-Rapor 2025 rapor digital sekolah Kemendikdasmen sistem penilaian pendidikan digitalisasi pendidikan Dapodik transparansi penilaian siswa data rapor nasional administrasi sekolah digita

    Kemendikdasmen Dorong Digitalisasi Sekol...

    by Dec 23 2025

    Jumlah pengunjung : 24 JAKARTA— Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi m...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top