Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • PGRI DIY Dorong Pemerintah Prioritaskan Insentif Guru Honorer Secara Merata

    Nov 25 2025136 Dilihat

    Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meminta agar kebijakan kenaikan insentif bagi guru honorer tidak hanya diberikan kepada guru yang mengajar di sekolah negeri. Mereka menilai bahwa guru honorer di sekolah swasta juga membutuhkan perhatian yang sama.

    Ketua PGRI DIY, Didik Wardaya, mempertanyakan cakupan kebijakan tersebut dan menegaskan pentingnya penerapan yang tidak diskriminatif. Menurutnya, penerapan insentif secara merata akan lebih tepat.

    “Mau dinaikkan itu apakah hanya guru-guru honorer di negeri atau termasuk di swasta? Kalau PGRI kan membawahi semua baik negeri maupun swasta,” ujar Didik saat dihubungi, Selasa (25/11/2025).

    Kondisi Guru Honorer di Sekolah Swasta

    Didik menyampaikan bahwa guru honorer di sekolah swasta jumlahnya cukup besar, meskipun ia tidak memberikan angka spesifik. Ia menekankan bahwa banyak sekolah berbasis yayasan memiliki kapasitas finansial yang terbatas, terutama sekolah kecil dengan jumlah siswa yang tidak banyak.

    “Kalau (jumlah guru honorer) yang di negeri yang jelas semakin berkurang, kalau yang di swasta cukup banyak,” paparnya.

    Ia juga menambahkan, “Kalau yang swasta kan kadang guru yayasan sendiri kekuatan untuk membayar juga belum sekuat sekolah-sekolah besar. Bagaimana dengan sekolah-sekolah yang jumlah siswanya relatif sedikit itu? kan juga cukup berat kalau tidak dibantu.”

    Baca juga: Kemenkominfo Buka Peluang Mahasiswa Ikuti Pelatihan Kecerdasan Buatan

    Rencana Pemerintah Menaikkan Insentif Guru Honorer

    Dikutip dari detikJatim, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengumumkan adanya kenaikan insentif bagi guru honorer mulai tahun 2026. Hal ini disampaikan dalam upacara peringatan Hari Guru di Balai Kota Surabaya.

    Menurut Abdul Mu’ti, tahun sebelumnya guru honorer menerima insentif sebesar Rp 300.000 per bulan. Pada tahun 2026, pemerintah berencana menaikkannya sebesar Rp 100.000.

    “Mulai tahun depan kita usahakan untuk dapat dinaikkan menjadi Rp 400.000 per bulan (insentif guru honorer),” kata Abdul Mu’ti kepada wartawan, Selasa (25/11/2025).

    Pada tahun 2025, pemerintah juga telah menyalurkan beberapa bentuk tunjangan bagi guru. Guru non-ASN menerima tunjangan sertifikasi sebesar Rp 2.000.000 per bulan, sedangkan guru ASN mendapatkan tunjangan setara satu kali gaji pokok.

    “Bagi guru honorer, dibagikan insentif sebesar Rp 300 ribu per bulan. Semua tunjangan dan insentif ditransfer langsung ke rekening guru,” jelas Abdul Mu’ti.

    Ia mengakui bahwa insentif tersebut masih belum ideal. Namun, pemerintah berkomitmen untuk terus memperbaiki skema kesejahteraan bagi guru.

    “Pemerintah menyadari berbagai insentif dan tunjangan untuk guru belum seperti yang diharapkan. Tetapi pemerintah berkomitmen untuk berbuat yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

    Sumber: DetikJogja

    Share to

    Related News

    Guru mengikuti kegiatan Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebagai bagian dari program sertifikasi Kemendikdasmen untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik di Indonesia.

    PPG Guru Tertentu Tahap 2 Dibuka, 60 Rib...

    by Jun 29 2026

    Jumlah pengunjung : 17 JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi ...

    Siswa sekolah dasar mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris di kelas sebagai bagian dari persiapan kebijakan mata pelajaran wajib yang akan diterapkan secara nasional mulai 2027.

    Mulai 2027, Bahasa Inggris Jadi Mata Pel...

    by Jun 23 2026

    Jumlah pengunjung : 41 JAKARTA – Pemerintah berencana menjadikan Bahasa Inggris sebagai mata pelaj...

    Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X berdiskusi dengan jajaran Majelis Wali Amanat UGM periode 2026–2031 mengenai penguatan tata kelola, kualitas akademik, dan transparansi perguruan tinggi.

    Sultan HB X Minta UGM Benahi Tata Kelola...

    by Jun 10 2026

    Jumlah pengunjung : 49 JOGJA – Meningkatnya persaingan di dunia pendidikan tinggi menjadi perhatia...

    Pemda DIY menargetkan kawasan Malioboro bebas dari asap kendaraan bermotor mulai November 2026 sebagai bagian dari upaya mewujudkan kawasan wisata yang lebih ramah lingkungan.

    Malioboro Ditargetkan Bebas Asap Kendara...

    by Jun 05 2026

    Jumlah pengunjung : 73 Malioboro akan memasuki babak baru dalam penataan kawasan wisata. Pemerintah ...

    BEM UGM resmi bertransformasi menjadi SEMA setelah perubahan struktur organisasi kemahasiswaan. Pemilwa mahasiswa juga tidak lagi diselenggarakan.

    BEM UGM Resmi Berubah Menjadi SEMA, Sist...

    by Jun 05 2026

    Jumlah pengunjung : 123 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi mengalam...

    Sejumlah PTS unggul di Yogyakarta menjadi alternatif favorit calon mahasiswa baru yang belum lolos SNBT.

    Daftar Perguruan Tinggi Swasta Unggul di...

    by May 28 2026

    Jumlah pengunjung : 115 Tidak lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) bukan berarti peluang me...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top