Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Resan Gunungkidul: Gerakan Swadaya Pelestari Sumber Air di Tanah

    Dec 22 2024165 Dilihat

    Resan Gunungkidul konservasi sumber air

    Warta Pendidikan Jogja – Di Kabupaten Gunungkidul, terdapat sebuah komunitas bernama Resan Gunungkidul yang berfokus pada konservasi sumber daya air berbasis masyarakat. Komunitas ini lahir dari keprihatinan terhadap kondisi lingkungan, khususnya terkait ketersediaan air bersih di wilayah tersebut. Nama “Resan” sendiri berasal dari idiom Jawa yang berarti menjaga (reksa) dan pohon (wreksa), mencerminkan komitmen mereka dalam melestarikan alam dan sumber air.

    Sejak didirikan pada tahun 2018 oleh Edi Padmo, Resan Gunungkidul telah melakukan berbagai upaya konservasi, seperti penanaman pohon di sekitar sumber mata air, pembuatan pembibitan mandiri, dan normalisasi sumber-sumber air yang terbengkalai. Hingga saat ini, komunitas ini berhasil merestorasi sekitar 17 sumber mata air di berbagai wilayah Gunungkidul. Selain itu, mereka juga aktif mengajak masyarakat untuk terlibat dalam pelestarian lingkungan melalui kegiatan gotong royong dan edukasi.

    Salah satu program unggulan Resan Gunungkidul adalah pendirian Rumah Bibit Resan (RBR), yang berfungsi sebagai tempat pembibitan dan penyemaian berbagai jenis pohon konservasi. Bibit-bibit ini kemudian ditanam di sekitar sumber mata air dan area kritis lainnya untuk menjaga ketersediaan air tanah. Selain itu, komunitas ini juga mengadakan kegiatan budaya seperti rasulan, sebuah upacara tradisional yang bertujuan untuk membersihkan dan melestarikan sumber air.

    Menariknya, Resan Gunungkidul tidak memiliki struktur organisasi formal. Anggotanya terdiri dari relawan yang tergerak oleh kesadaran pribadi untuk menjaga lingkungan. Koordinasi dilakukan melalui grup WhatsApp, dan setiap orang dipersilakan untuk bergabung tanpa adanya keanggotaan resmi. Pendanaan kegiatan pun berasal dari usaha mandiri, seperti usaha sablon baju bernama Umbul Kreatif, yang hasilnya digunakan untuk mendukung berbagai program konservasi.

    Penulis: Aizan Syalim

    Sumber Gambar: https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2024/03/31/resan-gunungkidul_169.jpeg?w=700&q=90

    Sumber Berita: https://www.detik.com/jogja/berita/d-7270766/mengenal-resan-komunitas-konservasi-sumber-air-di-gunungkidul

    Share to

    Related News

    Peserta dan pemangku kepentingan pendidikan mengikuti Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) 2026 di Sleman untuk membahas transformasi pendidikan, inovasi pembelajaran, dan pendidikan inklusif di Indonesia.

    Konferensi Pendidikan Indonesia 2026 Dig...

    by Jun 08 2026

    Jumlah pengunjung : 55 SLEMAN – Kabupaten Sleman akan menjadi tuan rumah Konferensi Pendidikan Ind...

    Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti berfoto bersama pelajar peserta Pentas Pelajar 2026 yang menampilkan beragam kreativitas seni dan karya siswa dari berbagai daerah di Indonesia.

    Kemendikdasmen Dorong Bakat Seni Pelajar...

    by May 26 2026

    Jumlah pengunjung : 58 JAKARTA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengha...

    Kemendikdasmen resmi mengubah aturan masuk SD dengan memperbolehkan anak usia 5,5 tahun mendaftar sekolah dasar apabila dinilai memiliki kesiapan psikologis dan kemampuan belajar yang memadai.

    Kemendikdasmen Resmi Ubah Syarat Masuk S...

    by May 26 2026

    Jumlah pengunjung : 56 JAKARTA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melaku...

    Ekonom FEB UGM Wisnu Setiadi Nugroho mengkritik rencana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan industri karena dinilai dapat mengurangi fungsi pendidikan tinggi sebagai ruang pengembangan ilmu pengetahuan dan pembentukan cara berpikir kritis.

    Akademisi UGM Soroti Wacana Penutupan Pr...

    by May 25 2026

    Jumlah pengunjung : 51 YOGYAKARTA — Rencana pemerintah yang disebut akan menutup sejumlah program ...

    Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendorong percepatan digitalisasi pendidikan di wilayah 3T seperti Papua dan NTT guna meningkatkan akses serta kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi modern di sekolah-sekolah terpencil.

    Gibran Tekankan Pentingnya Teknologi Pen...

    by May 25 2026

    Jumlah pengunjung : 50 JAKARTA — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menegask...

    Kemnaker menegaskan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam pengembangan sumber daya manusia yang kompetitif.

    Kemnaker Dorong Perguruan Tinggi Perkuat...

    by May 21 2026

    Jumlah pengunjung : 73 Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran ...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top