Sarwo • Nov 26 2025 • 81 Dilihat

Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta dipercaya menjadi penyelenggara The 28th International Conference of Oriental COCOSDA (International Committee for the Coordination and Standardization of Speech Database and Assessment Technique) pada 12–14 November 2025. Ajang internasional ini digelar oleh Kolaborasi Riset dan Inovasi Kecerdasan Artifisial (KORIKA) bersama UKDW, didukung oleh GLAIR AI, GOTO, Arcadia, IEEE Computer Society Chapter Indonesia, dan Indonesia Association for Computational Linguistics (INACL).
Dalam sambutan pembukaan, Rektor UKDW, Dr.-Ing. Wiyatiningsih, S.T., M.T., mengungkapkan kebanggaannya karena UKDW mendapat kehormatan menjadi tuan rumah konferensi yang sejalan dengan visi universitas sebagai Sustainable and Entrepreneurial Research University (SERU).
“Kami percaya bahwa teknologi bukan hanya tentang mesin dan data, tetapi juga tentang manusia, suara, dan pemahaman. Upaya Oriental COCOSDA dalam mengembangkan sumber daya bahasa dan ujaran untuk komunitas yang beragam berkontribusi pada dunia yang lebih inklusif, mudah diakses, dan terhubung. Kami berharap kolaborasi ini dapat berkembang menjadi proyek nyata yang memperkuat kerja sama akademik dan riset lintas disiplin,” ujar Dr.-Ing. Wiyatiningsih.
Ketua Umum KORIKA, Prof. Hammam Riza, turut hadir dalam pembukaan konferensi tersebut. Ia menegaskan bahwa masa depan kecerdasan buatan perlu dibangun dengan pendekatan kolaboratif dan tetap berpihak pada pelestarian bahasa serta budaya.
“KORIKA mendorong sinergi antara akademisi, peneliti, perekayasa, dan komunitas untuk menciptakan teknologi AI yang benar-benar inklusif, yang mampu mendengar, memahami, dan berbicara dalam keberagaman bahasa lokal Indonesia,” ujarnya.
Convenor COCOSDA, Prof. Sakriani Sakti, menambahkan bahwa acara ini juga menjadi forum penyampaian laporan tahunan organisasi.
“COCOSDA merupakan organisasi yang sangat aktif di Asia dan terus memperluas koneksi dengan komunitas regional. Momen ini adalah kesempatan untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, serta memperkuat kolaborasi,” jelas Prof. Sakriani.
COCOSDA 2025 berlangsung selama tiga hari, dihadiri peneliti dari 13 negara Asia. Sebanyak 35 makalah penelitian serta 21 poster ilmiah dipresentasikan dalam konferensi ini, membahas berbagai topik seperti teknologi ujaran, akustik, dan linguistik.
Salah satu pembicara utama, Prof. Dr. Suyanto, S.T., M.Sc., menyoroti urgensi pengembangan linguistic AI yang berpusat pada manusia, yang tidak hanya memahami bahasa, tetapi turut menjaga keberlangsungan dan maknanya.
Pada penghujung hari kedua konferensi, salah satu peserta asal India membagikan kesan positifnya. Ia mengaku sangat terinspirasi oleh sesi-sesi yang diikutinya dan merasa beruntung dapat hadir.
“Sungguh luar biasa bisa berbagi ilmu dan tantangan yang dihadapi. Mengetahui bahwa orang lain memiliki tantangan yang sama, serta dapat saling bertukar pikiran dan belajar dari apa yang dilakukan para peneliti lain, adalah hal yang sangat membantu,” ujarnya.
Baca juga: Sekolah Masa Depan: Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) di Sekolah
Dengan berakhirnya rangkaian konferensi pada 14 November 2025, UKDW menyatakan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan riset teknologi ujaran dan kecerdasan buatan di Indonesia. Melalui penyelenggaraan COCOSDA 2025, UKDW berharap kolaborasi yang terjalin antarpeneliti Asia dapat menghasilkan inovasi berkelanjutan yang membawa dampak nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan, pelestarian bahasa, serta penerapan teknologi yang lebih inklusif di masa mendatang.
Sumber: Harian Jogja
Jumlah pengunjung : 17 JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi ...
Jumlah pengunjung : 41 JAKARTA – Pemerintah berencana menjadikan Bahasa Inggris sebagai mata pelaj...
Jumlah pengunjung : 49 JOGJA – Meningkatnya persaingan di dunia pendidikan tinggi menjadi perhatia...
Jumlah pengunjung : 73 Malioboro akan memasuki babak baru dalam penataan kawasan wisata. Pemerintah ...
Jumlah pengunjung : 123 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi mengalam...
Jumlah pengunjung : 115 Tidak lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) bukan berarti peluang me...

Warta pendidikan jogja - Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang fakta dunia pendidikan dan edukasi
Follow Our Twitter

No comments yet.