Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • UB dan BSMI Kolaborasi Siapkan Beasiswa Pendidikan Dokter Spesialis untuk Mahasiswa Palestina

    Jul 14 2024177 Dilihat

    Warta Pendidikan Jogja – Universitas Brawijaya (UB) bekerja sama dengan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) untuk mendukung mahasiswa asal Gaza, Palestina. Kolaborasi ini berfokus pada penyediaan beasiswa program pendidikan dokter spesialis (PPDS) bagi mahasiswa Palestina. Kesepakatan kerjasama ini ditandatangani di kampus UB di Malang, Jawa Timur, pada hari Sabtu. Inisiatif ini juga mencakup pemberian beasiswa kepada dr. Ikram Medhat Abbas, seorang dokter dari Palestina yang baru saja mengungsi dari Gaza.

    Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris UB Dr. Tri Wahyu Nugroho dan Sekretaris Jenderal BSMI Muhammad Rudi dalam seminar internasional ‘Solidarity and Humanity, Standing Together for Palestine’. Seminar ini menghadirkan pembicara dari Palestina, Malaysia, dan Indonesia.

    Ketua Tim UB-Palestine Solidarity, Prof. Setyo Widagdo, menekankan komitmen mereka terhadap salah satu prinsip Tridharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurut Setyo, Program UB-Palestine Solidarity telah berjalan sejak Desember 2023. Melalui program ini, UB telah melakukan berbagai inisiatif, seperti membantu mahasiswa Fakultas Teknik asal Palestina yang overstay dan mengumpulkan dana sekitar Rp700 juta untuk berbagai kegiatan. Mereka juga melakukan penyuluhan, kampanye, dan pernyataan sikap terkait isu Palestina.

    Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) BSMI, Muhamad Djazuli Ambari, berharap kolaborasi mereka dengan UB dapat menginspirasi universitas lain untuk mendukung perjuangan Palestina melalui program pendidikan. Ia membayangkan UB sebagai pelopor dalam mengorganisir kontribusi universitas di seluruh dunia untuk pendidikan pelajar Palestina.

    Penerima beasiswa dokter spesialis, dr. Ikram Medhat Abbas, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas inisiatif UB dan BSMI. Dr. Abbas, yang berencana untuk mengambil spesialisasi obstetri dan ginekologi, menceritakan kisahnya menyelesaikan pendidikan kedokteran di Gaza dan kehilangan rumahnya akibat serangan militer Israel. Ia mengungsi dari Gaza bersama orang tua dan anak perempuannya, Hayya, setelah anggota keluarga suaminya menjadi korban dalam konflik tersebut.

    Baca juga : UAA Tempati Peringkat Lima UniRank Wilayah DIY

    Dengan suara bergetar, dr. Abbas menyampaikan apresiasinya terhadap bantuan yang diberikan oleh Indonesia di Palestina, termasuk bantuan medis dan makanan. Ia menganggap Indonesia sebagai rumah keduanya setelah Palestina dan berharap solidaritas ini dapat terus berlanjut. “Saya berharap kita bisa terus berjuang bersama sampai kita bisa shalat bersama di Masjidil Aqsa,” ujarnya.

    upaya signifikan dalam mendukung pendidikan mahasiswa Palestina dan memberikan mereka kesempatan untuk pelatihan medis lanjutan. Program ini tidak hanya memberikan harapan dan dukungan kepada mahasiswa seperti dr. Abbas. Tetapi juga menetapkan preseden bagi universitas lain untuk berkontribusi pada perjuangan Palestina melalui pendidikan.

    Kolaborasi antara UB dan BSMI menyoroti pentingnya solidaritas global dan upaya kemanusiaan di tengah konflik yang sedang berlangsung. Ini mengingatkan kita akan kekuatan pendidikan dalam membangun pemahaman, kasih sayang, dan dukungan lintas batas.

    Dengan menyediakan beasiswa dan dukungan kepada mahasiswa Palestina. Universitas Brawijaya menunjukkan komitmennya terhadap prinsip Tridharma Perguruan Tinggi dan dedikasinya untuk memberikan dampak positif di tingkat global. Inisiatif ini mendorong universitas lain untuk ikut serta mendukung pendidikan sebagai sarana untuk mempromosikan perdamaian dan solidaritas.

    Universitas di Jogja, seperti UB, juga dapat berperan penting dalam gerakan ini dengan memulai program dan kemitraan serupa. Dengan mengikuti contoh UB, mereka dapat berkontribusi pada pendidikan dan pemberdayaan mahasiswa Palestina, membantu mereka mengatasi tantangan yang dihadapi akibat konflik dan pengungsian. Upaya kolaboratif ini dapat menciptakan jaringan universitas yang bekerja sama untuk mendukung perjuangan Palestina dan mempromosikan perdamaian serta pemahaman global.

    Author : Subkhi Mashadi

    Sumber : https://www.viva.co.id/berita/nasional/1732314-gandeng-bsmi-ub-siapkan-beasiswa-pendidikan-dokter-spesialis-untuk-mahasiswa-palestina?page=3
    Sumber Img : https://pin.it/61fwyGOR3

    Share to

    Related News

    Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menjelaskan alasan pemerintah memilih Peraturan Presiden sebagai dasar regulasi nasional mengenai kecerdasan artifisial atau AI.

    Regulasi AI Indonesia Akan Diatur Lewat ...

    by Sep 11 2026

    Jumlah pengunjung : 19 Pemerintah memilih menuangkan regulasi nasional mengenai kecerdasan artifisia...

    Mensos Tegaskan Pengawasan Siswa Sekolah Rakyat Tak Boleh Kendur

    Mensos Tegaskan Pengawasan Siswa Sekolah...

    by Sep 04 2026

    Jumlah pengunjung : 89 Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta seluruh kepala Sekolah R...

    Peluang Kuliah dengan Beasiswa, 6 Progra...

    by Sep 04 2026

    Jumlah pengunjung : 168 Pelajar dan mahasiswa masih memiliki sejumlah kesempatan untuk mendapatkan b...

    Arab Saudi Siapkan 1.000 Beasiswa, Kolaborasi Riset Indonesia Kian Diperkuat

    Arab Saudi Siapkan 1.000 Beasiswa, Kolab...

    by Sep 03 2026

    Jumlah pengunjung : 89 Indonesia dan Arab Saudi memperkuat kerja sama di bidang pendidikan tinggi, s...

    Kemendikdasmen Dukung Imunisasi Anak Sekolah 2026 untuk Wujudkan Lingkungan Sekolah Sehat

    Kemendikdasmen Dukung Imunisasi Anak Sek...

    by Sep 02 2026

    Jumlah pengunjung : 92 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendukung pelaksan...

    Hadapi Ekonomi Hijau, Wamendiktisaintek Dorong Mahasiswa Kuasai Kompetensi Baru

    Hadapi Ekonomi Hijau, Wamendiktisaintek ...

    by Sep 01 2026

    Jumlah pengunjung : 83 Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) men...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top