Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • EDUKASI IBU HAMIL WARGA DESA TUGU

    Nov 29 2024207 Dilihat

    Warta Pendidikan Jogja – Pada tanggal 2-3 November 2024, delapan ibu hamil di Desa Tugu, Sayung menerima edukasi mengenai Triple Burden Malnutrition. Fenomena ini menjadi sorotan di Indonesia karena mencakup tiga tantangan utama: kekurangan gizi, kelebihan gizi, dan kekurangan mikronutrien.

    Edukasi ini disampaikan oleh Izzani Qurata Ayun, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para. Materi disampaikan melalui poster “10 Pedoman Gizi Seimbang” dan leaflet yang menjelaskan penyebab serta faktor risiko triple burden malnutrition. Materi ini memberikan wawasan baru yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Seorang ibu hamil mengungkapkan bahwa baru kali ini memahami konsep triple burden malnutrition melalui kegiatan ini karena sebelumnya tidak pernah mendapat informasi terkait. Dalam sesi diskusi, para ibu diajak membahas peran aktif yang dapat mereka lakukan untuk mencegah triple burden malnutrition. Ini termasuk memperhatikan asupan gizi selama kehamilan hingga menjaga pola makan sehat di masa mendatang.

    Tidak hanya para ibu hamil, edukasi ini juga melibatkan kader posyandu dan masyarakat sekitar. Ini bertujuan memperluas pemahaman tentang pentingnya asupan gizi seimbang. Kolaborasi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang mendukung bagi ibu hamil dalam mengatasi masalah gizi dan menjaga kesehatan mereka serta janin yang dikandung.Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong para ibu hamil untuk lebih peduli terhadap pemenuhan gizi yang optimal, demi kesehatan mereka dan calon buah hati mereka.

    Author: Allif

    Sumber:

    https://www.netralnews.com/gizi-seimbang-untuk-masa-depan-cerah-edukasi-ibu-hamil-desa-tugu/RmdJUEFGM1dWNklZRHRBVTN3L1A3Zz09

    Share to

    Related News

    Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyampaikan pentingnya pendekatan deep learning untuk meningkatkan minat baca, literasi, dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam sebuah kegiatan di Jakarta.

    Deep Learning Jadi Strategi Kemendikdasm...

    by Jul 08 2026

    Jumlah pengunjung : 16 JAKARTA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul MuR...

    Peluncuran Program Sinergi Peduli Pendidikan Bermutu (PSPB) oleh Kemendikdasmen sebagai upaya memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

    PSPB Resmi Diluncurkan, Kemendikdasmen P...

    by Jul 07 2026

    Jumlah pengunjung : 70 JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi ...

    Siswa sekolah dasar mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris di kelas sebagai bagian dari persiapan kebijakan mata pelajaran wajib yang akan diterapkan secara nasional mulai 2027.

    Mulai 2027, Bahasa Inggris Jadi Mata Pel...

    by Jun 23 2026

    Jumlah pengunjung : 62 JAKARTA – Pemerintah berencana menjadikan Bahasa Inggris sebagai mata pelaj...

    Peserta dan pemangku kepentingan pendidikan mengikuti Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) 2026 di Sleman untuk membahas transformasi pendidikan, inovasi pembelajaran, dan pendidikan inklusif di Indonesia.

    Konferensi Pendidikan Indonesia 2026 Dig...

    by Jun 08 2026

    Jumlah pengunjung : 194 SLEMAN – Kabupaten Sleman akan menjadi tuan rumah Konferensi Pendidikan In...

    Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti berfoto bersama pelajar peserta Pentas Pelajar 2026 yang menampilkan beragam kreativitas seni dan karya siswa dari berbagai daerah di Indonesia.

    Kemendikdasmen Dorong Bakat Seni Pelajar...

    by May 26 2026

    Jumlah pengunjung : 125 JAKARTA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengh...

    Kemendikdasmen resmi mengubah aturan masuk SD dengan memperbolehkan anak usia 5,5 tahun mendaftar sekolah dasar apabila dinilai memiliki kesiapan psikologis dan kemampuan belajar yang memadai.

    Kemendikdasmen Resmi Ubah Syarat Masuk S...

    by May 26 2026

    Jumlah pengunjung : 111 JAKARTA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melak...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top