Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Mahasiswa KKN Universitas Alma Ata Sosialisasikan Edukasi Stunting di MA Nurul Ulum

    Feb 09 2025244 Dilihat

    Sosialisasikan Edukasi Stunting di MA Nurul Ulum

    Warta Pendidikan Jogja – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Kelompok 14 Universitas Alma Ata, di bawah bimbingan Apt. Eva Nurinda, M.Sc, telah sukses melaksanakan sosialisasi bertajuk “Penurunan Angka Stunting Melalui Penguatan Edukasi Kesehatan Remaja” di MA Nurul Ulum pada Sabtu, 8 Februari 2025. Kegiatan ini diikuti oleh siswa/i kelas 10, 11, dan 12, dengan tujuan meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya pencegahan stunting sejak dini melalui pola hidup sehat dan gizi seimbang.

    Dalam acara tersebut, Febriyani menyampaikan edukasi mengenai stunting, dengan menekankan bahwa masalah ini harus dicegah sedini mungkin, terutama bagi remaja perempuan yang kelak akan menjadi calon ibu. Pemahaman yang baik tentang asupan gizi dan kesehatan sejak remaja sangat penting untuk memastikan generasi mendatang tumbuh sehat dan berkualitas. Selain itu, sesi pengenalan Universitas Alma Ata disampaikan oleh Aizan Syalim, yang memberikan wawasan kepada para siswa mengenai peluang pendidikan tinggi serta berbagai program studi yang tersedia di kampus tersebut.

    Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta, yang aktif bertanya dan berdiskusi mengenai materi yang disampaikan. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan siswa MA Nurul Ulum, khususnya remaja perempuan, semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini serta memiliki wawasan lebih luas mengenai pendidikan tinggi sebagai bekal untuk masa depan mereka.

    Penulis: Moh Makfi Mustofa, Aizan Syalim, Evan Ardiansyah, Niswatun Khoiriyah, Nayla Rahma Salsabila, Nanda Annisa, Febriyani, Fatimatur Rohmah, Sepfitri Eka Susilawati, Sindy Saputri

    Sumber Berita: KKN 14 Padukuhan Ponggok Universitas Alma Ata

    Share to

    Related News

    Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyampaikan pentingnya pendekatan deep learning untuk meningkatkan minat baca, literasi, dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam sebuah kegiatan di Jakarta.

    Deep Learning Jadi Strategi Kemendikdasm...

    by Jul 08 2026

    Jumlah pengunjung : 13 JAKARTA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul MuR...

    Peluncuran Program Sinergi Peduli Pendidikan Bermutu (PSPB) oleh Kemendikdasmen sebagai upaya memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

    PSPB Resmi Diluncurkan, Kemendikdasmen P...

    by Jul 07 2026

    Jumlah pengunjung : 69 JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi ...

    Siswa sekolah dasar mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris di kelas sebagai bagian dari persiapan kebijakan mata pelajaran wajib yang akan diterapkan secara nasional mulai 2027.

    Mulai 2027, Bahasa Inggris Jadi Mata Pel...

    by Jun 23 2026

    Jumlah pengunjung : 62 JAKARTA – Pemerintah berencana menjadikan Bahasa Inggris sebagai mata pelaj...

    Peserta dan pemangku kepentingan pendidikan mengikuti Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) 2026 di Sleman untuk membahas transformasi pendidikan, inovasi pembelajaran, dan pendidikan inklusif di Indonesia.

    Konferensi Pendidikan Indonesia 2026 Dig...

    by Jun 08 2026

    Jumlah pengunjung : 190 SLEMAN – Kabupaten Sleman akan menjadi tuan rumah Konferensi Pendidikan In...

    Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti berfoto bersama pelajar peserta Pentas Pelajar 2026 yang menampilkan beragam kreativitas seni dan karya siswa dari berbagai daerah di Indonesia.

    Kemendikdasmen Dorong Bakat Seni Pelajar...

    by May 26 2026

    Jumlah pengunjung : 125 JAKARTA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengh...

    Kemendikdasmen resmi mengubah aturan masuk SD dengan memperbolehkan anak usia 5,5 tahun mendaftar sekolah dasar apabila dinilai memiliki kesiapan psikologis dan kemampuan belajar yang memadai.

    Kemendikdasmen Resmi Ubah Syarat Masuk S...

    by May 26 2026

    Jumlah pengunjung : 109 JAKARTA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melak...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top