Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Pengaruh Berita Pendidikan Terkini di Media Massa terhadap Kesejahteraan Mental Mahasiswa

    Jan 29 2025239 Dilihat

    Berita pendidikan terkini

    Warta Pendidikan Jogja – Dalam beberapa bulan terakhir, masyarakat Indonesia telah disuguhi berbagai berita pendidikan yang muncul di media massa. Media memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi, membentuk opini, dan memengaruhi persepsi publik.

    Meski berita pendidikan sering memberikan manfaat, tidak jarang pemberitaan yang kurang akurat atau sensasional justru menimbulkan kekhawatiran. Berita kontroversial yang tidak disertai informasi memadai dapat menimbulkan kesalahpahaman. Selain itu, berita yang hanya menyoroti kekurangan sistem pendidikan tanpa menawarkan solusi juga dapat melemahkan semangat mahasiswa dan pendidik.

    Perubahan Akses Berita di Era Digital

    Di era digital, cara orang mengakses berita telah berubah secara signifikan. Informasi tidak hanya diperoleh dari media konvensional seperti koran, televisi, dan radio, tetapi juga dari berbagai platform digital. Internet menjadi sumber utama, dengan situs berita online serta media sosial seperti Twitter/X, Facebook, dan Instagram sebagai pilihan utama.

    Generasi Z, yang sangat akrab dengan teknologi, cenderung mengandalkan perangkat mobile untuk memperoleh informasi. Mereka lebih menyukai berita yang cepat dan interaktif, sehingga lebih banyak terpapar berbagai isu pendidikan yang sedang berkembang.

    Dampak Berita Pendidikan terhadap Kesejahteraan Mental Mahasiswa

    Salah satu topik yang banyak menarik perhatian mahasiswa adalah isu pendidikan di Indonesia. Pendidikan selalu menjadi isu penting karena berperan dalam menciptakan negara yang maju. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, sektor pendidikan dihadapkan pada berbagai tantangan.

    Misalnya, pada awal tahun 2024, publik dikejutkan dengan berita sejumlah perguruan tinggi yang bekerja sama dengan penyedia pinjaman online (pinjol) untuk pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT). Selain itu, kenaikan UKT di beberapa universitas menimbulkan ketidakpuasan karena tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan.

    Berita semacam ini sering kali membuat mahasiswa merasa cemas dan tertekan. Mereka yang terus-menerus terpapar berita negatif cenderung mengalami doomscrolling, yaitu perilaku mencari dan membaca berita buruk secara berlebihan. Menurut Sharma et al. (2022), doomscrolling dapat meningkatkan kecemasan dan depresi karena individu terus-menerus terpapar informasi yang meresahkan.

    Reaksi Psikologis terhadap Paparan Berita Negatif

    Menurut para psikolog, paparan berita negatif yang berulang dapat meningkatkan hormon stres seperti kortisol dan adrenalin. Susanne Babbel, seorang psikoterapis, menjelaskan bahwa otak manusia dirancang untuk memasuki mode fight-or-flight saat menghadapi stres. Namun, jika paparan trauma terjadi secara terus-menerus, kemampuan otak untuk kembali ke kondisi rileks bisa terganggu (Prasetyo, 2018).

    Berita negatif juga dapat mengurangi motivasi belajar mahasiswa. Ketika mereka lebih fokus pada isu-isu yang berada di luar kendali mereka, konsentrasi terhadap akademik pun terganggu. Akibatnya, kinerja akademik bisa menurun, serta menimbulkan kekhawatiran terhadap masa depan dan kepercayaan terhadap sistem pendidikan.

    Solusi untuk Mengurangi Dampak Berita Negatif

    Untuk mengurangi dampak buruk berita pendidikan terhadap kesehatan mental mahasiswa, diperlukan langkah-langkah strategis dari berbagai pihak:

    1. Pemerintah: Perlu mengatur kebijakan yang tidak merugikan mahasiswa serta mengontrol pemberitaan agar tidak menimbulkan kecemasan berlebihan.
    2. Institusi Pendidikan: Harus menyediakan layanan konseling dan program kesehatan mental yang memadai.
    3. Mahasiswa & Masyarakat: Perlu meningkatkan literasi media dan keterampilan manajemen stres untuk menghindari efek doomscrolling.

    Tanpa langkah-langkah tersebut, paparan berita negatif dapat terus mengganggu kesejahteraan mental mahasiswa. Oleh karena itu, upaya kolaboratif sangat penting agar mereka tetap fokus pada pendidikan dan tidak terjebak dalam kecemasan yang berlebihan.

    Penulis: Aizan Syalim

    Sumber Gambar: https://assets.kompasiana.com/items/category/56-1-1628768698.png?t=o&v=770

    Sumber Berita: https://www.kompasiana.com/nuraziizaprasasya6638/6679aa8b34777c35a05c5502/pengaruh-berita-pendidikan-terkini-di-media-massa-terhadap-kesejahteraan-mental-mahasiswa

    Share to

    Related News

    Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyampaikan pentingnya pendekatan deep learning untuk meningkatkan minat baca, literasi, dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam sebuah kegiatan di Jakarta.

    Deep Learning Jadi Strategi Kemendikdasm...

    by Jul 08 2026

    Jumlah pengunjung : 13 JAKARTA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul MuR...

    Peluncuran Program Sinergi Peduli Pendidikan Bermutu (PSPB) oleh Kemendikdasmen sebagai upaya memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

    PSPB Resmi Diluncurkan, Kemendikdasmen P...

    by Jul 07 2026

    Jumlah pengunjung : 68 JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi ...

    Siswa sekolah dasar mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris di kelas sebagai bagian dari persiapan kebijakan mata pelajaran wajib yang akan diterapkan secara nasional mulai 2027.

    Mulai 2027, Bahasa Inggris Jadi Mata Pel...

    by Jun 23 2026

    Jumlah pengunjung : 62 JAKARTA – Pemerintah berencana menjadikan Bahasa Inggris sebagai mata pelaj...

    Peserta dan pemangku kepentingan pendidikan mengikuti Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) 2026 di Sleman untuk membahas transformasi pendidikan, inovasi pembelajaran, dan pendidikan inklusif di Indonesia.

    Konferensi Pendidikan Indonesia 2026 Dig...

    by Jun 08 2026

    Jumlah pengunjung : 190 SLEMAN – Kabupaten Sleman akan menjadi tuan rumah Konferensi Pendidikan In...

    Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti berfoto bersama pelajar peserta Pentas Pelajar 2026 yang menampilkan beragam kreativitas seni dan karya siswa dari berbagai daerah di Indonesia.

    Kemendikdasmen Dorong Bakat Seni Pelajar...

    by May 26 2026

    Jumlah pengunjung : 125 JAKARTA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengh...

    Kemendikdasmen resmi mengubah aturan masuk SD dengan memperbolehkan anak usia 5,5 tahun mendaftar sekolah dasar apabila dinilai memiliki kesiapan psikologis dan kemampuan belajar yang memadai.

    Kemendikdasmen Resmi Ubah Syarat Masuk S...

    by May 26 2026

    Jumlah pengunjung : 109 JAKARTA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melak...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top