Jumlah pengunjung : 292
Program Studi Doktor (S3) Ilmu Kimia di ITS kini termasuk dalam daftar eligible Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) melalui skema Join Degree atau Double Degree, baik jalur reguler maupun gabungan internasional. Skema ini memungkinkan dosen melanjutkan studi S3 yang terintegrasi antara ITS dan kampus luar negeri yang telah bekerja sama.
ITS menjalin kemitraan resmi dengan beberapa universitas ternama, yakni Coventry University (Inggris), National Cheng Kung University & National Chung Hsing University (Taiwan), dan Queensland University of Technology (Australia). ITS akan mengirimkan MoU atau surat pengganti langsung kepada peserta yang lolos seleksi, guna memudahkan proses administrasi.
Baca juga: https://wartapendidikanjogja.com/beasiswa-turkiye-burslari-2025/
Selain itu, PDDI menyediakan daftar promotor bagi calon doktor, yaitu dosen ITS yang memiliki spesialisasi beragam mulai dari kimia organik, katalisis, geokimia, material berpori, hingga sensor dan nanoteknologi. Setiap promotor menawarkan topik penelitian yang mendukung pengembangan ilmu dan inovasi di bidang kimia.
Melalui skema ini, ITS bertujuan meningkatkan jumlah dosen bergelar doktor dan memperkuat jejaring internasional serta kapabilitas penelitian. Dosen yang mengikuti program ini akan memperoleh dua ijazah dari ITS dan perguruan tinggi mitra. Program ini sejajar dengan upaya nasional memperkuat kualitas SDM pendidikan tinggi.
Ditulis oleh Aizan
Sumber gambar: https://www.its.ac.id/kimia/wp-content/uploads/sites/20/2025/06/KIMIA-RESEARCH.jpeg
Artikel ini diadaptasi dari www.its.ac.id, diakses pada 30 Juni 2025.
No comments yet.