Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Gibran Tekankan Pentingnya Teknologi Pendidikan untuk Sekolah Terpencil

    May 25 202628 Dilihat

    Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendorong percepatan digitalisasi pendidikan di wilayah 3T seperti Papua dan NTT guna meningkatkan akses serta kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi modern di sekolah-sekolah terpencil.

    JAKARTA — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya percepatan digitalisasi pendidikan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), khususnya di Papua dan Nusa Tenggara Timur. Upaya tersebut dinilai penting untuk memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran di daerah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan fasilitas teknologi.

    Dalam keterangannya, Gibran menyoroti perlunya penguatan sarana teknologi pendidikan di sekolah-sekolah terpencil melalui pemanfaatan perangkat Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital. Teknologi tersebut diyakini mampu menciptakan proses belajar yang lebih modern, interaktif, dan efektif bagi para siswa.

    “Kita ingin memastikan program pendidikan menyentuh area-area yang selama ini sulit dijangkau. Digitalisasi melalui alat-alat pendidikan modern harus bisa dioperasikan dan dimanfaatkan secara maksimal oleh guru dan siswa di wilayah 3T,” kata Gibran, Sabtu (23/5/2026).

    Program digitalisasi pendidikan itu tidak hanya menyasar pendidikan dasar, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat keterampilan tingkat tinggi atau high skill di jenjang pendidikan menengah. Pemerintah menilai langkah tersebut penting guna menjawab tantangan global sekaligus memanfaatkan bonus demografi Indonesia di masa mendatang.

    Baca juga: Strategi Penerapan Bahasa Inggris sebagai Mata Pelajaran Wajib di SD Mulai 2027

    Pada kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa kebijakan pendidikan nasional harus mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

    “Pendidikan kita harus membumi, hadir di tengah rakyat, dan mampu memberikan solusi atas berbagai problematika. Kita ingin membangun generasi yang tidak hanya menjulang dalam prestasi global, tetapi tetap memiliki integritas dan nasionalisme yang kokoh sebagai kader bangsa,” ujar Mu’ti.

    Untuk mendukung strategi tersebut, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satu langkah konkret yang dilakukan ialah mengirimkan talenta unggul, tenaga profesional, hingga alumni penerima beasiswa ke wilayah seperti Papua, Maluku, dan NTT.

    Program tersebut bertujuan memberikan edukasi digital, pendampingan teknis, serta motivasi kepada siswa di daerah terpencil agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Pemerintah berharap langkah percepatan digitalisasi di wilayah 3T dapat mengurangi kesenjangan pendidikan sekaligus menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi perkembangan dunia.

    Sumber: HarianJogja

    Share to

    Related News

    Mendiktisaintek menegaskan kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk kemaslahatan bangsa dan pembangunan berkelanjutan.

    Mendiktisaintek Dorong Pemanfaatan Tekno...

    by May 28 2026

    Jumlah pengunjung : 16 Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menegaskan bahwa perkembangan...

    Sejumlah PTS unggul di Yogyakarta menjadi alternatif favorit calon mahasiswa baru yang belum lolos SNBT.

    Daftar Perguruan Tinggi Swasta Unggul di...

    by May 28 2026

    Jumlah pengunjung : 28 Tidak lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) bukan berarti peluang mel...

    Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti berfoto bersama pelajar peserta Pentas Pelajar 2026 yang menampilkan beragam kreativitas seni dan karya siswa dari berbagai daerah di Indonesia.

    Kemendikdasmen Dorong Bakat Seni Pelajar...

    by May 26 2026

    Jumlah pengunjung : 36 JAKARTA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengha...

    Kemendikdasmen resmi mengubah aturan masuk SD dengan memperbolehkan anak usia 5,5 tahun mendaftar sekolah dasar apabila dinilai memiliki kesiapan psikologis dan kemampuan belajar yang memadai.

    Kemendikdasmen Resmi Ubah Syarat Masuk S...

    by May 26 2026

    Jumlah pengunjung : 31 JAKARTA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melaku...

    Ekonom FEB UGM Wisnu Setiadi Nugroho mengkritik rencana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan industri karena dinilai dapat mengurangi fungsi pendidikan tinggi sebagai ruang pengembangan ilmu pengetahuan dan pembentukan cara berpikir kritis.

    Akademisi UGM Soroti Wacana Penutupan Pr...

    by May 25 2026

    Jumlah pengunjung : 24 YOGYAKARTA — Rencana pemerintah yang disebut akan menutup sejumlah program ...

    Peluncuran buku sejarah gerakan mahasiswa Universitas Janabadra pada peringatan 28 tahun Reformasi

    Buku Kampus Pergerakan Diluncurkan, Baha...

    by May 22 2026

    Jumlah pengunjung : 52 Momentum peringatan 28 tahun Reformasi dimaknai dengan cara berbeda oleh seju...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top