Fajar A • Jul 13 2026 • 124 Dilihat

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) dengan mengintegrasikan koding dan kecerdasan artifisial (AI) dalam proses belajar mengajar. Langkah ini dilakukan untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, serta literasi digital yang dibutuhkan di era teknologi.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pembelajaran koding dan AI tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian yang mendukung penerapan pendekatan deep learning di sekolah.
“AI dan koding menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam mendukung implementasi pembelajaran mendalam (deep learning),” ujar Abdul Mu’ti.
Menurut Abdul Mu’ti, pendekatan deep learning bertujuan membangun pemahaman yang lebih mendalam terhadap materi pembelajaran. Kehadiran koding dan AI diharapkan membantu peserta didik mengembangkan kemampuan memecahkan masalah, berpikir analitis, serta menghasilkan solusi kreatif melalui pemanfaatan teknologi.
Ia menegaskan bahwa penggunaan AI dalam pendidikan bukan untuk menggantikan peran guru maupun kemampuan berpikir siswa, melainkan sebagai sarana pendukung agar proses pembelajaran menjadi lebih efektif, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Untuk mendukung implementasi kebijakan tersebut, Kemendikdasmen juga terus meningkatkan kompetensi guru melalui berbagai pelatihan mengenai deep learning, koding, dan AI.
Penguatan kapasitas guru dinilai menjadi faktor penting agar pembelajaran berbasis teknologi dapat diterapkan secara optimal di ruang kelas sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik.
Kemendikdasmen menilai penguasaan teknologi digital harus diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis, etika, dan kreativitas. Karena itu, penerapan deep learning bersama pembelajaran koding dan AI diharapkan mampu mencetak generasi yang tidak hanya mahir memanfaatkan teknologi, tetapi juga mampu menggunakannya secara bertanggung jawab untuk menyelesaikan berbagai persoalan di masa depan.
Sumber: jogja.antaranews
Jumlah pengunjung : 55 Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan pemerintah menyiapkan dua jalur bag...
Jumlah pengunjung : 70 Yayasan Dinamika Edukasi Dasar kembali menggelar Jelajah Edukasi Dasar untuk ...
Jumlah pengunjung : 86 Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yulia...
Jumlah pengunjung : 47 Perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) mulai memengaruhi pola inte...
Jumlah pengunjung : 43 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan layanan...
Jumlah pengunjung : 36 Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengin...

Warta pendidikan jogja - Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang fakta dunia pendidikan dan edukasi
Follow Our Twitter

No comments yet.