Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Kemendikdasmen Dorong Budaya Sekolah Aman dan Inklusif Lewat BSAN

    Jul 21 2026101 Dilihat

    Suasana kegiatan belajar mengajar di sekolah yang menerapkan lingkungan belajar aman, nyaman, dan inklusif sebagai bagian dari program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Kemendikdasmen.

    Kemendikdasmen Perkuat Sekolah Aman dan Inklusif, Ini Programnya

    JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat upaya menciptakan sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif melalui penerapan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN). Program ini dirancang untuk memastikan setiap peserta didik memperoleh hak belajar di lingkungan yang bebas dari kekerasan, diskriminasi, perundungan, serta berbagai bentuk kerentanan lainnya.

    Perkuat Budaya Sekolah yang Aman dan Nyaman

    Melalui kebijakan tersebut, Kemendikdasmen mendorong seluruh satuan pendidikan membangun lingkungan belajar yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan fisik, psikologis, sosial, spiritual, dan keamanan digital peserta didik.

    Penerapan budaya sekolah yang aman diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif sehingga setiap siswa dapat berkembang secara optimal tanpa rasa takut maupun diskriminasi.

    Enam Fokus Utama Program

    Dalam implementasinya, Kemendikdasmen menetapkan enam fokus utama, yakni memperkuat upaya promotif dan preventif, memperluas perlindungan bagi warga sekolah, meningkatkan partisipasi seluruh pemangku kepentingan, memperkuat aspek keamanan dan kenyamanan, mengedepankan penanganan secara kolaboratif, serta mendorong penyelesaian persoalan melalui pendekatan nonlitigasi.

    Kebijakan ini melibatkan pemerintah daerah, sekolah, guru, orang tua, hingga masyarakat agar tercipta ekosistem pendidikan yang mendukung tumbuh kembang peserta didik.

    Baca juga: Deep Learning Jadi Strategi Kemendikdasmen Tingkatkan Literasi dan Minat Baca Siswa

    Wujudkan Sekolah yang Inklusif

    Kemendikdasmen juga menegaskan bahwa seluruh peserta didik harus memperoleh kesempatan belajar yang setara tanpa memandang latar belakang, kondisi fisik, agama, gender, maupun status sosial.

    Sekolah didorong menjadi ruang yang menghargai keberagaman serta memberikan perlindungan terhadap seluruh warga sekolah dari berbagai bentuk kekerasan, perundungan, dan diskriminasi.

    Dukung Pembelajaran yang Berkualitas

    Melalui penguatan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, pemerintah berharap kualitas pembelajaran dapat meningkat karena peserta didik merasa lebih terlindungi, nyaman, dan percaya diri selama mengikuti proses pendidikan.

    Program ini menjadi bagian dari komitmen Kemendikdasmen dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih inklusif, humanis, dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak.

    Sumber: HarianJogja

    Share to

    Related News

    Pembelajaran di sekolah rakyat dinilai semakin stabil setelah berbagai tantangan berhasil diatasi secara bertahap.

    Lulusan Sekolah Rakyat Tak Boleh Mengang...

    by Sep 11 2026

    Jumlah pengunjung : 53 Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan pemerintah menyiapkan dua jalur bag...

    Guru PPPK mengajar di ruang kelas saat DPR mengusulkan kenaikan gaji minimal Rp7 juta per bulan bagi guru PPPK penuh waktu sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.

    Guru di Sleman Diajak Refleksikan Pembel...

    by Sep 10 2026

    Jumlah pengunjung : 64 Yayasan Dinamika Edukasi Dasar kembali menggelar Jelajah Edukasi Dasar untuk ...

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan orasi ilmiah dalam Wisuda Perbanas Institute Tahun 2026 dan memberikan pesan kepada lulusan untuk adaptif terhadap perkembangan AI serta tetap menjaga integritas.

    Lulusan Perguruan Tinggi Dituntut Adapti...

    by Sep 08 2026

    Jumlah pengunjung : 80 Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yulia...

    Siswa sekolah dasar mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris di kelas sebagai bagian dari persiapan kebijakan mata pelajaran wajib yang akan diterapkan secara nasional mulai 2027.

    Penggunaan Smartphone dan AI Dinilai Pen...

    by Sep 08 2026

    Jumlah pengunjung : 42 Perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) mulai memengaruhi pola inte...

    Kemendikdasmen Atur Pembelajaran Sekolah Terdampak Karhutla Berdasarkan ISPU

    Kemendikdasmen Atur Pembelajaran Sekolah...

    by Sep 07 2026

    Jumlah pengunjung : 39 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan layanan...

    Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Sekolah, Mendikdasmen Atur PJJ dan Protokol Kesehatan

    Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Sekola...

    by Sep 07 2026

    Jumlah pengunjung : 35 Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengin...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top