Fajar A • Aug 03 2026 • 10 Dilihat

KUDUS – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengajak seluruh elemen masyarakat berpartisipasi memperluas ketersediaan buku bacaan bermutu sebagai upaya memperkuat budaya literasi anak Indonesia. Kolaborasi antara pemerintah, pemerintah daerah, dunia usaha, komunitas, hingga masyarakat dinilai menjadi kunci untuk menghadirkan akses bacaan yang lebih merata di seluruh wilayah Indonesia.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa penguatan literasi dan numerasi merupakan bagian dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, peningkatan minat baca anak terus didorong melalui berbagai program dan kolaborasi lintas sektor.
Menurutnya, penyediaan buku bacaan bermutu tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh pihak agar setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses bahan bacaan berkualitas.
Kemendikdasmen terus memperluas distribusi buku bacaan bermutu ke berbagai daerah, termasuk sekolah-sekolah yang membutuhkan. Program tersebut juga didukung oleh berbagai mitra dari sektor swasta dan dunia usaha sebagai bentuk partisipasi bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional.
Selain buku cetak, pemerintah turut mendorong pemanfaatan buku digital, buku audio, serta berbagai media pembelajaran yang dapat memperluas akses literasi bagi seluruh peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus.
Abdul Mu’ti menekankan bahwa kebiasaan membaca perlu ditanamkan sejak usia dini melalui sinergi antara keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat. Menurutnya, buku bacaan bermutu bukan hanya meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga membentuk karakter, memperluas wawasan, serta mengembangkan daya pikir kritis anak.
Kemendikdasmen berharap gerakan partisipasi semesta dalam penyediaan buku bacaan bermutu dapat memperkuat ekosistem literasi nasional sekaligus mendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas dan merata.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, pemerintah optimistis semakin banyak anak Indonesia memperoleh akses terhadap bahan bacaan berkualitas sebagai bekal untuk meningkatkan kemampuan literasi dan menghadapi tantangan masa depan.
Sumber: jogja.antaranews
Jumlah pengunjung : 13 BANTUL – Rencana pemerintah mendirikan 10 kampus Universitas Republik Indon...
Jumlah pengunjung : 33 JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa anggaran pendidikan tid...
Jumlah pengunjung : 29 JAKARTA – Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 dipastikan segera dibuka. Selain m...
Jumlah pengunjung : 37 JAKARTA – Indonesia menempati peringkat kedua dunia sebagai negara dengan j...
Jumlah pengunjung : 53 Prabowo Targetkan Renovasi Seluruh Sekolah Rampung pada 2029 JAKARTA – Pres...
Jumlah pengunjung : 129 JAKARTA – Tim Olimpiade Fisika Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa ...

Warta pendidikan jogja - Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang fakta dunia pendidikan dan edukasi
Follow Our Twitter

No comments yet.