Dzul • Aug 10 2026 • 15 Dilihat

JAWA BARAT— Sebuah potret udara yang menampilkan bangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di kawasan lereng Gunung Ciremai tepatnya di Desa Cikaracak, Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menjadi perhatian warganet di media sosial. Di tengah panorama perbukitan yang hijau, bangunan koperasi tampak berdiri mencolok. Namun, alih-alih hanya mengagumi pemandangan, sejumlah netizen justru mempertanyakan efektivitas keberadaan koperasi tersebut dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat desa.
Beragam komentar bermunculan. Sebagian mempertanyakan apakah lokasi koperasi telah mempertimbangkan akses masyarakat dan potensi aktivitas ekonomi di sekitarnya. Tidak sedikit pula yang berharap keberadaan Kopdes benar-benar menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok, pemasaran hasil pertanian, hingga penguatan usaha mikro di desa, bukan sekadar menjadi bangunan baru yang megah.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sendiri merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan memperkuat ekonomi desa melalui koperasi sebagai pusat layanan ekonomi masyarakat. Pemerintah menargetkan puluhan ribu Kopdes beroperasi secara bertahap dan menempatkannya sebagai bagian dari penguatan distribusi pangan, layanan usaha, hingga penyaluran berbagai program pemerintah.
Di sisi lain, sejumlah pengamat mengingatkan bahwa keberhasilan program koperasi tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kualitas pengelolaan, sumber daya manusia, serta kesesuaian model usaha dengan kebutuhan masyarakat setempat. Penguatan tata kelola dan pendampingan dinilai menjadi faktor penting agar koperasi mampu bertahan dan berkembang dalam jangka panjang.
Potret dari udara itu pun menjadi simbol dua sudut pandang. Di satu sisi, ia memperlihatkan hadirnya infrastruktur baru di desa. Di sisi lain, ia memunculkan pertanyaan yang ramai diperbincangkan publik: apakah koperasi tersebut kelak akan menjadi penggerak ekonomi masyarakat, atau hanya menjadi bangunan yang berdiri tanpa denyut aktivitas. Jawaban atas pertanyaan itu pada akhirnya akan ditentukan oleh sejauh mana koperasi mampu menghadirkan manfaat nyata bagi warga yang dilayaninya.
Sumber: Kompas.com
Penulis:Dzul Ahla
Jumlah pengunjung : 5 Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mendoron...
Jumlah pengunjung : 53 JAKARTA – Universitas Republik Indonesia (URI) menjadi perhatian publik set...
Jumlah pengunjung : 36 BANTUL – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengembangkan lima proto...
Jumlah pengunjung : 37 BANTUL – Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) me...
Jumlah pengunjung : 42 KUDUS – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengajak...
Jumlah pengunjung : 39 BANTUL – Rencana pemerintah mendirikan 10 kampus Universitas Republik Indon...

Warta pendidikan jogja - Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang fakta dunia pendidikan dan edukasi
Follow Our Twitter

No comments yet.