Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • UMY Hadirkan Lima Inovasi AI untuk Deteksi Kanker, Tumor Otak, dan Penyakit Jantung

    Aug 06 202612 Dilihat

    Guru Besar UMY Prof. Slamet Riyadi memaparkan lima prototipe kecerdasan artifisial (AI) yang dikembangkan untuk membantu deteksi limfoma, tumor otak, penyakit jantung, kanker payudara, dan tingkat stres dalam International Conference on Sustainable Innovation (ICoSI) 2026.

    BANTUL – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengembangkan lima prototipe kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) yang dirancang untuk membantu deteksi berbagai penyakit, mulai dari limfoma maligna, tumor otak, penyakit jantung, kanker payudara, hingga gangguan kesehatan mental. Inovasi tersebut dipaparkan dalam International Conference on Sustainable Innovation (ICoSI) 2026 sebagai bagian dari penguatan riset AI di bidang kesehatan.

    Lima Prototipe AI untuk Berbagai Penyakit

    Guru Besar UMY bidang Kecerdasan Buatan Terapan, Prof. Slamet Riyadi, menjelaskan bahwa lima prototipe yang dikembangkan meliputi:

    • LymphoScan untuk mendeteksi jenis limfoma maligna melalui analisis citra mikroskopis.
    • BrainDetect untuk mengklasifikasikan jenis tumor otak berdasarkan citra MRI.
    • myHeartD v3 untuk memprediksi risiko penyakit jantung koroner.
    • myDBT-Enhance untuk meningkatkan kualitas citra mammografi guna mendukung skrining kanker payudara.
    • myStressD untuk mendeteksi tingkat stres melalui analisis citra wajah.

    Seluruh prototipe tersebut telah didaftarkan hak ciptanya dan menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi dalam pengujian laboratorium.

    AI Berfungsi sebagai Alat Bantu Tenaga Medis

    Prof. Slamet menegaskan bahwa aplikasi berbasis AI tersebut tidak dirancang untuk menggantikan peran dokter maupun tenaga kesehatan. Teknologi hanya berfungsi sebagai alat bantu pengambilan keputusan klinis, sehingga diagnosis akhir tetap berada di tangan tenaga medis profesional.

    Baca juga: Perpustakaan di Era AI Tak Lagi Sekadar Penyedia Informasi, Ini Fokus KPDI ke-17

    Menurutnya, penerapan AI di bidang kesehatan harus mengutamakan aspek keselamatan pasien, akurasi hasil, serta dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

    Kembangkan AI yang Transparan dan Mudah Dipahami

    Dalam pengembangannya, tim peneliti UMY memanfaatkan berbagai arsitektur AI seperti Convolutional Neural Network (CNN), VGG, dan EfficientNet. Selain mengejar akurasi tinggi, model AI juga dilengkapi teknologi explainable AI seperti Grad-CAM dan LIME agar tenaga medis dapat memahami alasan di balik hasil prediksi yang diberikan sistem.

    Pendekatan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kepercayaan pengguna sekaligus mendukung penerapan AI yang bertanggung jawab di sektor kesehatan.

    Siap Dukung Layanan Kesehatan Indonesia

    UMY berharap hasil riset ini dapat menjadi dasar pengembangan teknologi kesehatan yang lebih luas dan mampu meningkatkan kualitas layanan medis di Indonesia. Ke depan, berbagai prototipe tersebut akan terus dikembangkan melalui proses validasi dan pengujian lanjutan sebelum dapat diimplementasikan secara lebih luas di fasilitas pelayanan kesehatan.

    Sumber: HarianJogja

    Share to

    Related News

    Perpustakaan di Era AI Tak Lagi Sekadar Penyedia Informasi, Ini Fokus KPDI ke-17

    Perpustakaan di Era AI Tak Lagi Sekadar ...

    by Aug 05 2026

    Jumlah pengunjung : 21 BANTUL – Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) me...

    Partisipasi Semesta Didorong untuk Perluas Akses Buku Bacaan Bermutu

    Partisipasi Semesta Didorong untuk Perlu...

    by Aug 03 2026

    Jumlah pengunjung : 29 KUDUS – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengajak...

    UMY Minta Pendirian 10 Kampus URI Dikaji Matang, Ini Alasannya

    UMY Minta Pendirian 10 Kampus URI Dikaji...

    by Aug 03 2026

    Jumlah pengunjung : 30 BANTUL – Rencana pemerintah mendirikan 10 kampus Universitas Republik Indon...

    uasana sidang Mahkamah Konstitusi saat membacakan putusan terkait anggaran pendidikan yang menegaskan alokasi minimal 20 persen APBN tidak boleh dikurangi.

    Putusan MK: Anggaran Pendidikan Harus Te...

    by Jul 31 2026

    Jumlah pengunjung : 54 JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa anggaran pendidikan tid...

    Sekolah Kedinasan 2026 Dibuka, Ini Gaji CPNS dan Tunjangan Lulusannya

    Sekolah Kedinasan 2026 Dibuka, Ini Gaji ...

    by Jul 31 2026

    Jumlah pengunjung : 42 JAKARTA – Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 dipastikan segera dibuka. Selain m...

    kampus-unggul-di-jogja;

    Indonesia Miliki 3.277 Universitas, Terb...

    by Jul 30 2026

    Jumlah pengunjung : 48 JAKARTA – Indonesia menempati peringkat kedua dunia sebagai negara dengan j...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top