Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Beasiswa PBNU ke Maroko untuk Santri: Kesempatan Emas untuk Belajar di Universitas Bergengsi di Maroko

    May 14 2024245 Dilihat

    Warta Pendidikan Jogja  – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kembali membuka kesempatan Beasiswa PBNU ke Maroko bagi santri yang ingin melanjutkan pendidikan di universitas di Maroko. Beasiswa ini merupakan hasil kerja sama PBNU dengan Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Islam Kerajaan Maroko. KH Hodri Ariev, Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PBNU, menyatakan bahwa pendaftaran kali ini memiliki beberapa perubahan dari tahun sebelumnya.

    “Pendaftaran dibuka kembali, namun sekarang hanya bisa dilakukan oleh pondok pesantren. Pesantren yang memiliki izin operasional dan mendapat rekomendasi dari PCNU atau RMI PCNU setempat baru bisa mendaftarkan santrinya,” ujar KH Hodri pada Ahad (12/5/2024).

    Ada tambahan persyaratan bagi calon penerima beasiswa, seperti hafalan Al-Qur’an minimal 8 juz dan hafalan hifdzul mutun, yaitu pemahaman dan hafalan terhadap teks klasik seperti matan Alfiyah Ibnu Malik, Jurumiyah, dan Amrithi, namun ini bersifat opsional.

    “Pendaftaran ini gratis dan mencakup biaya kuliah, tempat tinggal, uang makan, dan uang saku bulanan,” tambahnya. Beberapa universitas yang ditawarkan dalam program beasiswa Maroko-PBNU tahun 2024-2025 meliputi Universitas Fatimah al Fihriyah di Fes, Universitas Al Qadi al Faqih Abdalla ben Said Al Oujdi di Oujda, Universitas Imam Nafi di Tanger, Universitas Daarul Qur’an Imam Malik di Tetouan, Institut Al Hasan Al Yusiy di Sefrou, dan Universitas Al Faqih Ar Rohwuni di Kenitra.

    Tahapan Seleksi dan Cara Pendaftaran

    Pendaftaran dibuka secara online melalui laman https://beasiswa.nu.or.id/maroko dari tanggal 13 Mei hingga 21 Mei 2024. Verifikasi berkas berlangsung dari 21 Mei hingga 23 Mei 2024. Peserta yang lolos tahap seleksi administrasi akan mengikuti seleksi ujian lisan dan wawancara pada 29 Mei 2024, dengan pengumuman kelulusan tahap pertama dijadwalkan pada 1 Juni 2024. Pengiriman berkas peserta yang lolos ke Maroko akan dilakukan pada 2-20 Juni 2024. Peserta yang lolos kemudian akan menjalani program inkubasi dari 1-31 Juli 2024 sebelum mengikuti ujian Muqobalah oleh Wizarotul Awqaf.

    Persyaratan Pendaftaran

    • – Pendaftaran dilakukan oleh pondok pesantren
    • – Ijazah Madrasah Diniyah Formal Ulya, pendidikan Muadalah Ulya/MA Keagamaan/sederajat atau surat keterangan lulus
    • – Berumur 18-25 tahun
    • – Syahadah hafal Al Qur’an 30 juz atau minimal 8 juz (16 Hizb)
    • – Syahadah hafalan Mutun (opsional)
    • – Surat rekomendasi dari PCNU atau RMI-PCNU setempat
    • – Menandatangani surat pernyataan bersedia mengabdi kepada NU

    Dokumen yang Diperlukan

    • – Ijazah SMA/MA/Sederajat atau surat keterangan lulus
    • – Transkrip nilai SMA/MA/Sederajat
    • – Kartu Tanda Penduduk (KTP)
    • – Bukti syahadah hafalan Al-Qur’an
    • – Bukti syahadah hafalan mutun (opsional)
    • – Surat pernyataan bersedia mengabdi kepada NU

    Calon pelamar bisa mendapatkan informasi lengkap dan menghubungi narahubung di nomor 085280451421 untuk pertanyaan lebih lanjut.

    baca juga : UAA Tempati Peringkat Lima UniRank Wilayah DIY

    Program beasiswa ini memberikan kesempatan luar biasa bagi santri untuk menempuh pendidikan tinggi di luar negeri, meningkatkan pengetahuan, dan menjawab tantangan masyarakat dengan ilmu yang didapat. Bagi Anda yang tertarik dengan program beasiswa ini atau mencari kesempatan pendidikan serupa di Indonesia, beberapa universitas di Jogja juga menawarkan program-program pendidikan berkualitas yang bisa menjadi pilihan.

    sumber: https://www.nu.or.id/nasional/pbnu-kembali-buka-beasiswa-ke-maroko-ini-ketentuan-dan-cara-daftarnya-hcdRd

    Share to

    Related News

    Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menjelaskan alasan pemerintah memilih Peraturan Presiden sebagai dasar regulasi nasional mengenai kecerdasan artifisial atau AI.

    Regulasi AI Indonesia Akan Diatur Lewat ...

    by Sep 11 2026

    Jumlah pengunjung : 17 Pemerintah memilih menuangkan regulasi nasional mengenai kecerdasan artifisia...

    Mensos Tegaskan Pengawasan Siswa Sekolah Rakyat Tak Boleh Kendur

    Mensos Tegaskan Pengawasan Siswa Sekolah...

    by Sep 04 2026

    Jumlah pengunjung : 88 Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta seluruh kepala Sekolah R...

    Peluang Kuliah dengan Beasiswa, 6 Progra...

    by Sep 04 2026

    Jumlah pengunjung : 159 Pelajar dan mahasiswa masih memiliki sejumlah kesempatan untuk mendapatkan b...

    Arab Saudi Siapkan 1.000 Beasiswa, Kolaborasi Riset Indonesia Kian Diperkuat

    Arab Saudi Siapkan 1.000 Beasiswa, Kolab...

    by Sep 03 2026

    Jumlah pengunjung : 86 Indonesia dan Arab Saudi memperkuat kerja sama di bidang pendidikan tinggi, s...

    Kemendikdasmen Dukung Imunisasi Anak Sekolah 2026 untuk Wujudkan Lingkungan Sekolah Sehat

    Kemendikdasmen Dukung Imunisasi Anak Sek...

    by Sep 02 2026

    Jumlah pengunjung : 90 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendukung pelaksan...

    Hadapi Ekonomi Hijau, Wamendiktisaintek Dorong Mahasiswa Kuasai Kompetensi Baru

    Hadapi Ekonomi Hijau, Wamendiktisaintek ...

    by Sep 01 2026

    Jumlah pengunjung : 82 Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) men...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top