Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Kemendiktisaintek: Penutupan Prodi Harus Berawal dari Usulan Kampus

    May 03 2026193 Dilihat

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menegaskan bahwa penutupan program studi (prodi) tidak bisa dilakukan secara sepihak dari pusat ke kampus. Direktur Kelembagaan Kemendiktisaintek, Muhammad Najib, menjelaskan bahwa penutupan hanya dapat dilakukan jika ada usulan dari perguruan tinggi.

    Ia menekankan bahwa proses penutupan prodi tidak sederhana dan harus melalui tahapan evaluasi. “Sifatnya itu lebih banyak bottom-up. Kecuali kalau program studi itu melakukan pelanggaran, baru kami tutup,” ujarnya pada Selasa, 28 April 2026 dikutip dari Tempo. Sepanjang tidak ada pelanggaran, kementerian tidak bisa menutup prodi secara sepihak.

    Najib menambahkan bahwa aturan mengenai pembukaan dan penutupan prodi sudah diatur dalam Permendikbud Nomor 7 Tahun 2020. “Di situ jelas bagaimana prosedur pembukaan dan penutupan, tata cara pembukaan dan penutupan prodi,” katanya.

    Ia menegaskan bahwa kementerian tidak memiliki rencana untuk mendorong penutupan prodi secara masif. Perguruan tinggi saat ini justru diminta meninjau kembali tingkat penyerapan mahasiswa di masing-masing prodi.

    Untuk prodi yang dianggap sepi peminat dan kurang relevan dengan kebutuhan industri, kampus diminta mengajukan usulan penutupan. Najib menekankan bahwa prioritas kementerian adalah mendorong perguruan tinggi membuka prodi yang mendukung agenda nasional. “Tapi bukan berarti kita harus menutup prodi-prodi yang tidak relevan, tidak begitu,” jelasnya.

    Sumber: Tempo

    Share to

    Related News

    Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu di Indonesia.

    Pemerintah Targetkan 100 Sekolah Rakyat ...

    by Aug 12 2026

    Jumlah pengunjung : 60 Pemerintah menargetkan 50 hingga 100 unit Sekolah Rakyat mulai aktif beropera...

    Beasiswa Kuliah ke Malaysia Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

    BOS Madrasah Tahap II 2026 Rp4,1 Triliun...

    by Aug 11 2026

    Jumlah pengunjung : 64 Kementerian Agama (Kemenag) segera menyalurkan Dana Bantuan Operasional Sekol...

    Kemdiktisaintek Dorong Kampus Perkuat Kesiapan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

    Kemdiktisaintek Dorong Kampus Perkuat Ke...

    by Aug 10 2026

    Jumlah pengunjung : 64 Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mendoro...

    Vidio Drone Tampilkan Kopdes Merah Putih...

    by Aug 10 2026

    Jumlah pengunjung : 129 JAWA BARAT— Sebuah potret udara yang menampilkan bangunan Koperasi Desa (K...

    Mengenal Universitas Republik Indonesia, Simak 5 Fakta yang Perlu Diketahui

    Mengenal Universitas Republik Indonesia,...

    by Aug 07 2026

    Jumlah pengunjung : 73 JAKARTA – Universitas Republik Indonesia (URI) menjadi perhatian publik set...

    Guru Besar UMY Prof. Slamet Riyadi memaparkan lima prototipe kecerdasan artifisial (AI) yang dikembangkan untuk membantu deteksi limfoma, tumor otak, penyakit jantung, kanker payudara, dan tingkat stres dalam International Conference on Sustainable Innovation (ICoSI) 2026.

    UMY Hadirkan Lima Inovasi AI untuk Detek...

    by Aug 06 2026

    Jumlah pengunjung : 53 BANTUL – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengembangkan lima proto...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top