Syalim • Dec 04 2025 • 99 Dilihat

JOGJA—Pemerintah Kota Yogyakarta menegaskan bahwa kebijakan Malioboro full pedestrian tidak akan diterapkan selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2025. Langkah ini dipilih untuk mengantisipasi kemungkinan meningkatnya volume kendaraan di area Malioboro hingga kawasan Titik Nol Kilometer.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, menyampaikan bahwa kemacetan yang terjadi dalam dua hari terakhir bukan disebabkan oleh uji coba Malioboro full pedestrian. Ia menjelaskan bahwa kepadatan lalu lintas muncul karena akses ke Titik Nol ditutup sementara akibat adanya agenda resmi di lokasi tersebut.
“Sebetulnya yang dua hari kemarin itu bukan karena uji coba full pedestrian. Itu karena ada penutupan jalan di Titik Nol yang tidak bisa diakses dari arah Malioboro karena ada kegiatan yang harus kita selenggarakan,” ujarnya, Rabu (3/12/2025).
Hasto kembali menegaskan bahwa selama periode Nataru, Malioboro tetap bisa dilalui. Jika pun nantinya dilakukan uji coba, akses jalan tidak akan ditutup seluruhnya dan moda transportasi tetap dapat beroperasi.
“Ke depan, kalau ada uji coba itu tidak akan menutup jalan. Bus tetap ada, andong ada, becak ada, ambulans juga ada. Warga yang tinggal di situ juga tetap bisa akses,” katanya.
Baca juga : Jogja Fashion Carnival 2025 Rayakan Semangat Kemerdekaan di Malioboro
Ia juga menambahkan bahwa penutupan di titik tersebut hanya akan dilakukan jika ada kebutuhan yang benar-benar mendesak. Hingga saat ini, Pemkot tidak memiliki rencana untuk menutup Titik Nol hingga akhir tahun.
“Tutup Titik Nol itu hanya kalau ada kepentingan yang sangat urgen. Kalau tidak ya tidak. Sampai hari ini belum ada rencana menutup Titik Nol sampai akhir tahun,” ujarnya.
Terkait kemungkinan rekayasa arus lalu lintas selama libur panjang, Hasto memastikan bahwa Malioboro tetap dibuka bagi kendaraan.
“Nataru tidak ada penutupan Malioboro,” tegasnya.
Menyinggung persoalan parkir liar yang muncul akibat terbatasnya kantong parkir resmi, Pemkot Jogja kini meninjau sejumlah lokasi yang dapat dijadikan alternatif parkir. Namun, menurut Hasto, rencana penambahan area parkir dalam skala besar tidak memungkinkan selesai dalam waktu yang singkat.
“Penambahan parkir dengan space yang luas saya kira tidak bisa dalam waktu singkat karena akhir tahun tinggal beberapa minggu,” katanya.
Sumber: https://jogjapolitan.harianjogja.com/read/2025/12/04/510/1237822/libur-nataru-pemkot-jogja-tak-terapkan-full-pedestrian-di-malioboro
Jumlah pengunjung : 23 Tim SWA RoboKnights dari Sinarmas World Academy, yang beranggotakan Audric Ts...
Jumlah pengunjung : 43 JAKARTA — Pemerintah menargetkan operasional empat sekolah Garuda baru akan...
Jumlah pengunjung : 55 Keanekaragaman budaya di Indonesia sangatlah banyak yang terkadang budaya ter...
Jumlah pengunjung : 52 YOGYAKARTA — Kemendikdasmen resmi menerbitkan aturan tentang penerapan buda...
Jumlah pengunjung : 88 YOGYAKARTA — Menteri Kebudayaan menegaskan pentingnya menulis dan merekam s...
Jumlah pengunjung : 78 JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan Program Makan Bergizi Gratis...

Warta pendidikan jogja - Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang fakta dunia pendidikan dan edukasi
Follow Our Twitter

No comments yet.