Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • MPR Dorong Revisi UU Sisdiknas demi Pemerataan Pendidikan Inklusif

    Jul 02 202611 Dilihat

    Suasana kegiatan MPR RI yang membahas revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) sebagai upaya memperkuat pendidikan inklusif dan pemerataan akses pendidikan di Indonesia.

    JAKARTA – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI menilai revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) harus menjadi momentum untuk memperkuat penyelenggaraan pendidikan yang inklusif, adil, dan dapat diakses seluruh masyarakat tanpa diskriminasi.

    Menurut MPR, pembaruan regulasi pendidikan perlu mampu menjawab berbagai tantangan yang masih dihadapi dunia pendidikan, termasuk pemerataan akses, peningkatan kualitas layanan, serta pemenuhan hak belajar bagi seluruh peserta didik.

    Pendidikan Inklusif Perlu Diperkuat

    MPR menekankan bahwa pendidikan inklusif bukan sekadar memberikan kesempatan belajar bagi semua anak, tetapi juga memastikan setiap peserta didik memperoleh layanan pendidikan sesuai kebutuhan dan kemampuannya.

    “Revisi UU Sisdiknas harus menjadi momentum untuk memperbaiki sistem pendidikan yang lebih inklusif dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh anak Indonesia.”

    Pendidikan yang inklusif dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul sekaligus mengurangi kesenjangan akses pendidikan di berbagai daerah.

    Baca juga: DPR Dorong Kenaikan Gaji Guru PPPK Penuh Waktu Jadi Rp7 Juta

    Revisi UU Harus Menjawab Tantangan Pendidikan

    Selain memperkuat aspek inklusivitas, revisi UU Sisdiknas diharapkan mampu mengakomodasi perkembangan zaman, termasuk transformasi digital, peningkatan kompetensi guru, serta penguatan kualitas pembelajaran.

    MPR juga menilai pembaruan regulasi harus disusun secara komprehensif agar mampu menjawab berbagai persoalan pendidikan yang terus berkembang.

    Libatkan Berbagai Pemangku Kepentingan

    Dalam proses penyusunannya, revisi UU Sisdiknas diharapkan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, perguruan tinggi, organisasi profesi, tenaga pendidik, hingga masyarakat.

    Partisipasi berbagai pemangku kepentingan dinilai penting agar regulasi yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan dunia pendidikan sekaligus mudah diterapkan di lapangan.

    Wujudkan Pendidikan yang Berkeadilan

    MPR berharap revisi UU Sisdiknas dapat menjadi landasan untuk membangun sistem pendidikan nasional yang lebih adaptif, inklusif, dan berkeadilan.

    Melalui pembaruan kebijakan tersebut, seluruh anak Indonesia diharapkan memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

    Sumber: jogja.antaranews

    Tags:
    Share to

    Related News

    150 Ribu Guru Dapat Beasiswa S1 dari Kem...

    by Jul 03 2026

    Jumlah pengunjung : 13 JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengal...

    Siswa menggunakan perangkat digital di sekolah dengan akses internet sebagai bagian dari program pemerintah mempercepat digitalisasi pembelajaran di satuan pendidikan Indonesia.

    Digitalisasi Pendidikan Dipercepat, 16.5...

    by Jul 03 2026

    Jumlah pengunjung : 12 JAKARTA – Pemerintah mempercepat program digitalisasi pendidikan dengan men...

    Suasana pembukaan Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) 2026 di Universitas Negeri Yogyakarta yang mempertemukan pemerintah daerah, akademisi, dan pemangku kepentingan untuk mempercepat transformasi pendidikan di Indonesia.

    KPI 2026 di Sleman Perkuat Sinergi Daera...

    by Jul 02 2026

    Jumlah pengunjung : 16 SLEMAN – Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) 2026 resmi digelar di Univer...

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto bertemu Duta Besar RI untuk Kanada Vedi Kurnia Buana membahas penguatan kerja sama pendidikan tinggi, riset, dan inovasi antara Indonesia dan Kanada.

    Indonesia-Kanada Perkuat Kerja Sama Pend...

    by Jul 01 2026

    Jumlah pengunjung : 27 JAKARTA – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek)...

    Wakil Menteri Agama Muhammad Syafi'i menyampaikan paparan mengenai peran koperasi pesantren dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi umat dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

    Wamenag Dorong Koperasi Pesantren Perkua...

    by Jun 30 2026

    Jumlah pengunjung : 27 JAKARTA – Wakil Menteri Agama, Muhammad Syafi’i, meyakini pengembanga...

    Aktivitas peneliti di laboratorium BRIN dalam pengembangan riset dan inovasi sebagai bagian dari penyusunan Peta Jalan Riset Nasional 2045 untuk mendukung industrialisasi Indonesia.

    BRIN Susun Roadmap Riset 2045, Fokus pad...

    by Jun 29 2026

    Jumlah pengunjung : 36 JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah menyusun Peta Jala...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top