Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Malioboro Ditargetkan Bebas Asap Kendaraan Bermotor Mulai November 2026

    Jun 05 202612 Dilihat

    Pemda DIY menargetkan kawasan Malioboro bebas dari asap kendaraan bermotor mulai November 2026 sebagai bagian dari upaya mewujudkan kawasan wisata yang lebih ramah lingkungan.

    Malioboro akan memasuki babak baru dalam penataan kawasan wisata. Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan kawasan ikonik tersebut bebas dari asap kendaraan bermotor mulai November 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan wisata yang lebih nyaman, sehat, dan ramah bagi pejalan kaki maupun wisatawan.

    Kebijakan tersebut merupakan kelanjutan dari berbagai program penataan yang selama ini dilakukan di kawasan Malioboro. Selain memperkuat citra Malioboro sebagai destinasi wisata unggulan, upaya tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas udara dan mengurangi dampak pencemaran yang berasal dari kendaraan bermotor.

    “Wajah kawasan wisata Malioboro bakal berubah total menjelang akhir November tahun ini.”

    Pemerintah menilai kualitas lingkungan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung daya saing sektor pariwisata. Dengan berkurangnya emisi kendaraan, kawasan Malioboro diharapkan menjadi ruang publik yang lebih nyaman bagi wisatawan, pelaku usaha, maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitarnya.

    Baca juga: Daftar Perguruan Tinggi Swasta Unggul di Jogja yang Menjadi Pilihan Calon Mahasiswa Baru

    Penataan ini juga sejalan dengan upaya pengembangan sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan. Berbagai kebijakan pengendalian kendaraan bermotor dan penguatan transportasi pendukung terus disiapkan untuk mendukung terwujudnya kawasan wisata yang lebih berkelanjutan.

    Selain memberikan manfaat bagi sektor pariwisata, pengurangan polusi udara di Malioboro juga diharapkan berdampak positif terhadap kesehatan masyarakat. Lingkungan yang lebih bersih diyakini dapat meningkatkan kualitas hidup sekaligus memperkuat daya tarik kawasan sebagai destinasi wisata kelas dunia.

    Ke depan, Malioboro diharapkan menjadi contoh kawasan wisata perkotaan yang mampu mengintegrasikan aspek lingkungan, kenyamanan, dan aktivitas ekonomi secara seimbang. Dengan berbagai langkah penataan yang dilakukan, kawasan ini diproyeksikan semakin nyaman bagi pengunjung sekaligus mendukung visi Yogyakarta sebagai kota yang berkelanjutan.

    Sumber: TribunJogja

    Tags:
    Share to

    Related News

    BEM UGM resmi bertransformasi menjadi SEMA setelah perubahan struktur organisasi kemahasiswaan. Pemilwa mahasiswa juga tidak lagi diselenggarakan.

    BEM UGM Resmi Berubah Menjadi SEMA, Sist...

    by Jun 05 2026

    Jumlah pengunjung : 51 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi mengalami...

    Sejumlah PTS unggul di Yogyakarta menjadi alternatif favorit calon mahasiswa baru yang belum lolos SNBT.

    Daftar Perguruan Tinggi Swasta Unggul di...

    by May 28 2026

    Jumlah pengunjung : 57 Tidak lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) bukan berarti peluang mel...

    Ilustrasi kampus UPN Veteran Yogyakarta terkait penanganan kasus dugaan kekerasan seksual dosen

    UPN Veteran Yogyakarta Tindak Tegas Duga...

    by May 22 2026

    Jumlah pengunjung : 137 Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta mengambil langkah ...

    Guru non-ASN di DIY dipastikan tetap mengajar hingga 2026 setelah adanya kepastian kebijakan terkait tenaga honorer.

    Guru Non-ASN di DIY Dipastikan Tetap Men...

    by May 20 2026

    Jumlah pengunjung : 41 Ketua Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade Seluruh Indonesia (FGHNLP...

    Orang Tua Korban Ajukan Petisi, Desak UG...

    by May 06 2026

    Jumlah pengunjung : 122 Yogyakarta ~ Sejumlah orang tua korban dugaan kekerasan dan penelantaran di ...

    Sultan HB X Resmikan Pendidikan Khas Kej...

    by May 06 2026

    Jumlah pengunjung : 123 Yogyakarta ~ Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubu...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top