Fajar A • Jun 10 2026 • 9 Dilihat

JOGJA – Meningkatnya persaingan di dunia pendidikan tinggi menjadi perhatian serius bagi Universitas Gadjah Mada (UGM). Dalam pertemuan bersama jajaran Majelis Wali Amanat (MWA) UGM periode 2026–2031, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Hamengkubuwana X, menekankan pentingnya penguatan tata kelola institusi dan peningkatan kualitas akademik sebagai bekal menghadapi kompetisi antarperguruan tinggi yang semakin ketat.
Pertemuan yang berlangsung di Gedhong Wilis pada Selasa (9/6/2026) tersebut menjadi momentum untuk membahas arah pengembangan UGM di tengah dinamika pendidikan tinggi nasional maupun global.
Dalam kesempatan itu, Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan bahwa reputasi sebuah perguruan tinggi tidak cukup hanya dibangun melalui nama besar institusi. Menurutnya, kekuatan internal dan sistem manajemen yang solid menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan dan daya saing kampus.
Ia meminta berbagai persoalan yang berkaitan dengan tata kelola organisasi segera diselesaikan agar UGM memiliki fondasi yang kuat dalam menghadapi tantangan masa depan.
“Kalau ada aspek manajemen yang belum jelas, sebaiknya diselesaikan. Dengan begitu, institusi akan lebih kokoh menghadapi persaingan,” tegasnya.
Menurut Sultan, pembenahan internal merupakan langkah strategis yang perlu dilakukan secara berkelanjutan agar UGM mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.
Selain aspek tata kelola, Sultan juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas akademik dosen melalui perluasan ruang publikasi ilmiah.
Ia menilai dosen perlu mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan karya akademik yang dapat dipublikasikan secara luas. Salah satu gagasan yang disampaikan adalah mendorong hadirnya media ilmiah atau buletin yang diterbitkan secara rutin sebagai sarana berbagi gagasan dan hasil penelitian.
Langkah tersebut dinilai dapat memperkaya pengalaman akademik civitas akademika sekaligus meningkatkan kontribusi UGM dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
Dengan semakin aktifnya publikasi ilmiah, daya saing kampus di tingkat nasional maupun internasional juga diharapkan semakin meningkat.
Sri Sultan juga mengingatkan bahwa masyarakat kini menaruh perhatian besar terhadap tata kelola perguruan tinggi, termasuk dalam aspek transparansi dan akuntabilitas.
Karena itu, jajaran MWA UGM periode 2026–2031 diharapkan mampu menjawab harapan publik melalui sistem pengelolaan yang terbuka, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Ke depan, harus ada keterbukaan dan akuntabilitas yang lebih baik, karena publik juga menuntut itu,” ujarnya.
Menurut Sultan, kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan tinggi harus dijaga melalui pengelolaan yang transparan dan berorientasi pada kepentingan publik.
Sementara itu, Rektor UGM, Ova Emilia, menjelaskan bahwa audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya menyelaraskan visi dan arah kebijakan antara pimpinan universitas dengan Majelis Wali Amanat yang baru.
Ia menyebutkan bahwa sebanyak 16 anggota MWA UGM periode 2026–2031 telah ditetapkan melalui rapat pleno Senat Akademik.
Menurut Ova, saat ini pihak universitas tengah mempersiapkan tahapan pelantikan resmi yang akan dilakukan oleh pemerintah pusat dalam waktu dekat.
“SK sudah diterbitkan pada 3 Juni. Untuk pelantikan, kemungkinan dilakukan dalam waktu dekat oleh pemerintah di Jakarta,” jelasnya.
Pertemuan antara Sultan dan jajaran MWA menjadi langkah awal dalam memperkuat strategi kelembagaan UGM di tengah perubahan lanskap pendidikan tinggi yang semakin kompetitif.
Melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas akademik, serta komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas, UGM diharapkan mampu terus berkembang dan mempertahankan perannya sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan yang berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Sumber: HarianJogja
Jumlah pengunjung : 35 Malioboro akan memasuki babak baru dalam penataan kawasan wisata. Pemerintah ...
Jumlah pengunjung : 77 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi mengalami...
Jumlah pengunjung : 71 Tidak lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) bukan berarti peluang mel...
Jumlah pengunjung : 145 Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta mengambil langkah ...
Jumlah pengunjung : 49 Ketua Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade Seluruh Indonesia (FGHNLP...
Jumlah pengunjung : 131 Yogyakarta ~ Sejumlah orang tua korban dugaan kekerasan dan penelantaran di ...

Warta pendidikan jogja - Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang fakta dunia pendidikan dan edukasi
Follow Our Twitter

No comments yet.