Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • BMKG: Musim Kemarau di Yogyakarta Dimulai April 2025

    Apr 08 2025331 Dilihat

    Musim kemarau di Yogyakarta

    Warta Pendidikan JogjaMusim kemarau di Yogyakarta diperkirakan akan mulai berlangsung pada bulan April 2025, menurut prediksi terbaru dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika). Lembaga tersebut mencatat bahwa hujan secara bertahap mulai menghilang dari wilayah DIY sejak akhir Maret. Fenomena ini menandai pergeseran dari musim hujan ke musim kemarau.

    Kepala Stasiun Klimatologi Sleman, Reni Kraningtyas, menjelaskan bahwa sebagian besar wilayah di DIY akan mengalami awal kemarau pada dasarian pertama April. Wilayah seperti Sleman, Kulon Progo, dan sebagian Bantul menjadi kawasan yang lebih awal mengalami transisi ini. Meski masih ada potensi hujan ringan, intensitas dan frekuensinya menurun signifikan.

    Menurut BMKG, pola angin telah bergeser, menunjukkan adanya massa udara kering dari timur yang masuk ke wilayah selatan Indonesia. Ini menjadi indikator kuat bahwa musim kemarau mulai mendominasi. Reni mengimbau masyarakat untuk bersiap menghadapi perubahan ini, terutama dalam hal pengelolaan air dan kebakaran lahan.

    Masyarakat diimbau agar mulai berhemat air sejak sekarang. Selain itu, petani juga diminta menyesuaikan pola tanam agar tetap produktif di tengah penurunan curah hujan. BMKG juga memperingatkan potensi kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi saat musim kemarau mencapai puncaknya.

    Transisi cuaca ini akan berlangsung hingga pertengahan April, sebelum benar-benar memasuki musim kemarau penuh pada dasarian kedua. BMKG akan terus memantau perubahan cuaca dan memberikan pembaruan kepada masyarakat secara berkala.

    Ditulis oleh Aizan

    Sumber gambar: https://img.freepik.com/free-photo/women-standing-dry-soil-fishing-gear-global-warming-water-crisis_1150-16303.jpg?uid=R177498278&ga=GA1.1.619584759.1732006731&semt=ais_hybrid&w=740 Artikel ini diadaptasi dari Radar Jogja, diakses pada 6 April 2025 – https://radarjogja.jawapos.com/jogja/655848686/hujan-mulai-menghilang-dari-wilayah-yogyakarta-bmkg-prediksi-april-mulai-masuk-musim-kemarau?page=2

    Share to

    Related News

    insentif guru honorer 2026;Pemerintah Naikkan Insentif Guru Honorer Jadi Rp400 Ribu Mulai 2026

    Pemerintah Naikkan Insentif Guru Honorer...

    by Dec 15 2025

    Jumlah pengunjung : 18 JAKARTA—Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastik...

    geopark Jogja, geosite DIY, konservasi geologi Jogja, Jogja Geopark Youth Forum, dan pelestarian geopark.

    Jogja Geopark Youth Forum Perkuat Edukas...

    by Dec 12 2025

    Jumlah pengunjung : 31 JOGJA—Upaya edukasi dan konservasi geopark di DIY semakin diperkuat oleh Jo...

    Saat Tangan Bersatu, Bangsa Menguat: Mak...

    by Dec 11 2025

    Jumlah pengunjung : 32 Gotong royong merupakan salah satu nilai budaya paling penting dalam kehidupa...

    Peningkatan mutu pendidikan; Gunungkidul; Program Bocah Pinter; Pendidikan Gunungkidul; Pemkab Gunungkidul pendidikan; Inovasi pendidikan daerah

    Pemkab Gunungkidul Dorong Peningkatan Mu...

    by Dec 11 2025

    Jumlah pengunjung : 29 GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten Gunungkidul terus memperkuat komitmen dala...

    Sultan HB X Instruksikan Kampus Data Mah...

    by Dec 10 2025

    Jumlah pengunjung : 33 Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, meng...

    Kemendikdasmen; ijazah; Kemendikdasmen Pastikan Kemudahan Penggantian Ijazah bagi Korban Banjir Sumatera

    Kemendikdasmen Pastikan Kemudahan Pengga...

    by Dec 10 2025

    Jumlah pengunjung : 42 JAKARTA—Pemerintah memastikan bahwa para murid yang terdampak banjir dan lo...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top