Syalim • Feb 12 2025 • 189 Dilihat

Warta Pendidikan Jogja – Pencairan dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah semester ganjil mengalami keterlambatan. Masalah ini terjadi karena validasi data dari DIKTI yang harus diselesaikan sebelum proses pengajuan dana dilakukan.
Saat ini, validasi data masih berlangsung. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bersama pihak terkait telah berupaya mempercepat proses pencairan.
Menurut Rizky Setya Nugraha, perwakilan FOMUNY, proses ini membutuhkan sinkronisasi data antara kampus dan DIKTI. “Pengajuan ke pusat memerlukan sinkronisasi data dari DIKTI, dan saat ini masih dalam tahap validasi,” ungkapnya pada Kamis (26/09/2024).
FOMUNY telah beberapa kali berdiskusi dengan pihak kampus mengenai masalah ini. Mereka meminta agar kampus mengeluarkan surat edaran resmi guna merespons keresahan mahasiswa.
Dari hasil audiensi dengan pihak akademik, ada dua poin penting:
Namun, proses validasi baru bisa dimulai pada 10 Oktober 2024. Setelah itu, dibutuhkan waktu sekitar 10 hari untuk menyelesaikannya.
Penundaan pencairan KIP berimbas pada banyak mahasiswa. Mereka mengandalkan dana ini untuk biaya hidup, kos, serta kebutuhan akademik.
Bayu, mahasiswa UNY, menyebutkan bahwa banyak teman-temannya harus berhemat. Beberapa bahkan meminjam uang untuk bertahan. “Banyak mahasiswa yang terpaksa berutang karena dana KIP belum cair,” katanya.
Situasi serupa juga dialami mahasiswa di kampus swasta. Vivi, salah satu mahasiswi, mengungkapkan bahwa ia harus menunda pembayaran kos dan membeli buku kuliah karena dana belum turun.
Pihak FOMUNY berusaha mencari solusi dengan mendata mahasiswa yang mengalami kesulitan ekonomi. Mereka juga terus mendesak pihak kampus dan pemerintah agar segera menyelesaikan validasi data.
Mahasiswa berharap agar pencairan dana KIP bisa segera dilakukan. Dengan begitu, mereka dapat menjalani perkuliahan dengan lebih tenang tanpa kendala keuangan.
Penulis: Aizan Syalim
Sumber Gambar: https://ekspresionline.com/wp-content/uploads/2024/10/Amar-Berita-KIP-1024×683.jpeg
Sumber Berita: https://ekspresionline.com/buntut-kebocoran-data-kominfo-pencairan-kip-di-uny-dan-beberapa-kampus-jogja-tersendat/
Jumlah pengunjung : 11 Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran ...
Jumlah pengunjung : 79 Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) mulai memengaruhi berbaga...
Jumlah pengunjung : 14 Ketua Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade Seluruh Indonesia (FGHNLP...
Jumlah pengunjung : 18 Pemerintah Indonesia dan Turki terus memperkuat kerja sama di bidang pendidik...
Jumlah pengunjung : 23 Penerbitan surat edaran terkait guru non-ASN memberikan kepastian baru bagi p...
Jumlah pengunjung : 63 Pemerintah berencana menerapkan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib d...

Warta pendidikan jogja - Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang fakta dunia pendidikan dan edukasi
Follow Our Twitter

No comments yet.