Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Pendaftaran Beasiswa IASP 2026 Dibuka, Kesempatan Dosen Lanjut S3 ke Austria

    Dec 17 202581 Dilihat

    Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi kembali meluncurkan program beasiswa Indonesia-Austria Scholarship Programme (IASP) untuk tahun 2026. Program ini didedikasikan khusus bagi para dosen tetap di lingkungan Kemendiktisaintek yang ingin melanjutkan studi ke jenjang Doktor (S3) di berbagai perguruan tinggi di Austria.

    Program ini merupakan upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan kualifikasi tenaga pengajar di perguruan tinggi Indonesia. Para dosen yang berminat diimbau untuk segera mempersiapkan persyaratan administratif dan akademik sebelum pendaftaran ditutup pada 1 Maret 2026.

    Syarat Utama dan Batas Usia

    Agar dapat mengikuti seleksi ini, calon pelamar harus memenuhi sejumlah kualifikasi ketat. Syarat utamanya adalah berstatus sebagai dosen tetap yang memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). Selain itu, pelamar wajib mengantongi izin resmi dari pimpinan perguruan tinggi (bagi dosen PTN) atau dari Kepala LLDIKTI wilayah masing-masing (bagi dosen PTS).

    Kriteria pendidikan yang ditetapkan adalah pelamar belum memiliki gelar doktor dan tidak sedang dalam status menempuh pendidikan doktor (on-going). Dari segi usia, batas maksimal pelamar adalah 35 tahun per 31 Desember tahun pendaftaran.

    Ketentuan Bahasa dan Dokumen Akademik

    Kemampuan bahasa asing menjadi syarat mutlak dengan ketentuan sertifikat yang masih berlaku (maksimal 2 tahun terakhir). Skor minimal yang diminta adalah:

    • TOEFL iBT®: 90
    • TOEFL ITP®: 550
    • IELTS™: 6,5

    Selain kemampuan bahasa, pelamar wajib menyusun usulan penelitian (Research Proposal) sebanyak 5-10 halaman yang telah disetujui oleh calon pembimbing di Austria. Proposal ini harus mencakup deskripsi masalah, kajian pustaka, metodologi, hasil yang diharapkan, hingga kontribusi riset.

    Dokumen pendukung lain yang harus dilengkapi meliputi:

    • Unconditional LoA (Letter of Acceptance) dari kampus atau calon pembimbing di Austria.
    • CV dan dua surat rekomendasi akademik dalam bahasa Inggris.
    • Ijazah dan transkrip nilai S2 asli dalam bahasa Inggris.
    • Paspor yang berlaku minimal 1 tahun.
    • Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari RS Pemerintah.

    Terdapat pula ketentuan khusus bagi pelamar berstatus suami-istri dengan bidang keilmuan yang sama, di mana mereka tidak diperkenankan melamar pada perguruan tinggi atau dibimbing oleh supervisor yang sama.

    Baca juga: Ada Beasiswa NJIS, Sekolah Internasional Jakarta yang Responsif terhadap Tantangan Era AI

    Share to

    Related News

    Kemendikdasmen menyediakan beasiswa sarjana bagi 150 ribu guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

    150 Ribu Guru Akan Dapat Beasiswa S1! Ke...

    by Apr 22 2026

    Jumlah pengunjung : 36 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyiapkan program beasiswa sarjana...

    Beasiswa Kuliah ke Malaysia Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

    Kuliah Gratis ke Malaysia Dibuka! Ini Sy...

    by Apr 20 2026

    Jumlah pengunjung : 33 Kesempatan melanjutkan pendidikan ke luar negeri kembali terbuka melalui prog...

    Gojek Buka Beasiswa 2026: Kuliah Gratis ...

    by Apr 13 2026

    Jumlah pengunjung : 66 Kabar gembira bagi keluarga mitra pengemudi, Yayasan GoTo Merah Putih (YGMP) ...

    Ada Beasiswa NJIS, Sekolah Internasional...

    by Dec 12 2025

    Jumlah pengunjung : 89 Data World Economic Forum (WEF) menunjukkan bahwa perkembangan teknologi dan ...

    Prabowo; Lpdp; beasiswa; atlet; Dukung Masa Depan Atlet, Pemerintah Tambah 100 Beasiswa LPDP untuk Pelajar Berprestasi

    Dukung Masa Depan Atlet, Pemerintah Tamb...

    by Dec 09 2025

    Jumlah pengunjung : 79 JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto menyetujui pemberian 100 beasiswa LPDP kh...

    Ingin kuliah S2 atau S3 di Prancis? Beas...

    by Dec 06 2025

    Jumlah pengunjung : 88 Pemerintah Prancis kembali membuka peluang bagi mahasiswa internasional, term...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top