Sharwo • Apr 27 2026 • 42 Dilihat

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) secara resmi melakukan ekspansi program studi dengan menghadirkan jurusan-jurusan yang relevan dengan tuntutan era digital. Pada tahun akademik ini, UMY meluncurkan tiga program sarjana baru, yakni Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence), Bisnis Digital, dan Pendidikan Kepelatihan Olahraga guna menjawab tantangan industri dan meningkatkan kualitas lulusan.
Sekretaris Universitas UMY, Bachtiar Dwi Kurniawan, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi transformasi digital kampus. Menurutnya, “Kehadirannya akan memperkuat portofolio UMY, terutama pada rumpun ilmu yang dibutuhkan industri teknologi saat ini,” jelasnya.
Selain jenjang sarjana, penguatan juga dilakukan di level pascasarjana dengan telah dikantonginya izin Program Doktor Hukum, sementara Program Doktor Ilmu Hubungan Internasional dan Akuntansi masih dalam tahap pengajuan. Inovasi ini dianggap penting untuk mengatasi kejenuhan pada program studi konvensional.
Bachtiar menambahkan bahwa, “Kami menghadirkan inovasi yang selaras dengan perkembangan teknologi agar tetap relevan dengan kebutuhan masa depan,” sebagai bentuk adaptasi terhadap kemajuan teknologi.
Dari sisi finansial, UMY memberikan kelonggaran melalui kebijakan pembayaran uang kuliah secara bertahap. Kini, mahasiswa dapat membayar 50% biaya pendidikan di awal semester dan melunasi sisanya setelah ujian tengah semester untuk meringankan beban finansial. Di saat yang sama, UMY mencatat adanya kenaikan minat dari calon mahasiswa asing, terutama dari kawasan Asia Selatan dan Afrika Utara serta negara konflik seperti Afghanistan, yang dipicu oleh ketidakstabilan geopolitik global.
Guna mendukung tren positif mahasiswa internasional tersebut, UMY menyediakan dua jalur beasiswa, yaitu Full Scholarship yang mencakup biaya kuliah dan akomodasi, serta Partial Scholarship yang menanggung biaya pendidikan saja. Melalui pembukaan prodi futuristik, fleksibilitas biaya, dan penguatan jangkauan global, UMY berkomitmen untuk terus menjadi institusi pendidikan yang adaptif terhadap dinamika global dan kebutuhan industri di masa mendatang.
Berita lainnya: Penguatan Pengembangan Teknologi Hijau untuk Mendukung Keberlanjutan Lingkungan di Indonesia
Sumber: Harian Jogja
Jumlah pengunjung : 12 Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mengingatkan perguruan ti...
Jumlah pengunjung : 20 Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mengajak generasi muda Indone...
Jumlah pengunjung : 63 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memastikan tengah melakukan penjari...
Jumlah pengunjung : 107 Wacana penerapan kembali pembelajaran daring sebagai bagian dari kebijakan p...
Jumlah pengunjung : 67 Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mendorong agar tugas-tugas ma...
Jumlah pengunjung : 53 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Lembaga Pengelola Dana Pend...

Warta pendidikan jogja - Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang fakta dunia pendidikan dan edukasi
Follow Our Twitter

No comments yet.