Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Penguatan Literasi Keuangan di Tengah Dominasi Anak Muda dalam Penggunaan Fintech

    May 08 202623 Dilihat

    Dominasi anak muda dalam penggunaan fintech mendorong penguatan edukasi literasi keuangan digital secara berkelanjutan.

    Penggunaan layanan teknologi finansial atau fintech di kalangan anak muda terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini mendorong berbagai pihak untuk memperkuat edukasi literasi keuangan agar generasi muda tidak hanya memahami kemudahan layanan digital, tetapi juga mampu mengelola risiko finansial secara bijak.

    Program edukasi literasi keuangan kini banyak menyasar mahasiswa sebagai kelompok pengguna aktif layanan keuangan digital. Kegiatan edukasi tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari industri fintech, institusi pendidikan, hingga regulator keuangan guna membangun pemahaman finansial yang lebih baik di kalangan generasi muda.

    “Kami percaya bahwa membangun fondasi bangsa dimulai dari generasi muda. Program ‘Pindar Mengajar’ adalah wujud komitmen kami untuk berkontribusi dalam meningkatkan literasi keuangan, sehingga masyarakat tidak hanya memiliki akses ke layanan keuangan, tetapi juga memahami cara menggunakannya secara bijak,” ungkap Revana.

    Peningkatan penggunaan layanan keuangan digital oleh anak muda dinilai perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan pribadi, risiko pinjaman daring, serta kemampuan mengambil keputusan finansial secara rasional. Edukasi tersebut menjadi penting agar penggunaan fintech tidak menimbulkan masalah keuangan di kemudian hari.

    Baca juga: Penguatan Konsep 3M dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan pada Peringatan Hardiknas 2026

    “Saat ini banyak anak muda telah menggunakan layanan keuangan digital, namun belum seluruhnya memahami risiko serta cara penggunaan yang tepat. Untuk itu, kami ingin mengajak mahasiswa untuk memahami pentingnya pengelolaan keuangan pribadi sejak dini, mengenali risiko dalam penggunaan layanan keuangan digital, serta mengambil keputusan finansial secara rasional dan bertanggung jawab,” Revana memaparkan.

    Data internal industri fintech menunjukkan bahwa kelompok usia muda menjadi salah satu pengguna terbesar layanan keuangan digital. Tingginya adopsi teknologi ini menjadi sinyal penting bahwa edukasi finansial harus dilakukan secara berkelanjutan agar penggunaan layanan pinjaman daring tetap sehat dan bertanggung jawab.

    “Sejalan dengan fokus perusahaan dalam memperkuat literasi keuangan generasi muda, Kredit Pintar mencatat bahwa segmen nasabah berusia 18–23 tahun menjadi salah satu kelompok pengguna yang cukup signifikan dalam ekosistem layanan keuangan digital. Data internal menunjukkan bahwa kelompok usia ini mencerminkan tingginya adopsi teknologi finansial di kalangan anak muda, sekaligus menegaskan pentingnya edukasi yang berkelanjutan agar pemanfaatan layanan pinjaman daring dilakukan secara bijak, terukur, dan bertanggung jawab.”

    Ke depan, kolaborasi antara institusi pendidikan, regulator, dan industri fintech diharapkan mampu menciptakan ekosistem keuangan digital yang lebih sehat. Dengan literasi keuangan yang baik, generasi muda diharapkan mampu memanfaatkan teknologi finansial secara cerdas sekaligus menghindari risiko yang dapat merugikan kondisi ekonomi pribadi mereka.

    Sumber: https://pendidikan.harianjogja.com/read/2026/05/06/642/1255187/anak-muda-dominasi-fintech-edukasi-keuangan-diperkuat

    Share to

    Related News

    DPR menilai penurunan angka putus sekolah merupakan hasil kerja keras pemerintah dalam memperkuat sektor pendidikan.

    Penurunan Angka Putus Sekolah Dinilai se...

    by May 08 2026

    Jumlah pengunjung : 13 Dewan Perwakilan Rakyat menilai penurunan angka putus sekolah di Indonesia me...

    Kemendikdasmen menegaskan pentingnya kemampuan bahasa Inggris bagi guru SD untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

    Kemendikdasmen Dorong Penguatan Bahasa I...

    by May 07 2026

    Jumlah pengunjung : 20 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa guru sekolah dasar...

    Kemdiktisaintek mengungkap hanya enam persen perguruan tinggi di Indonesia yang telah berakreditasi unggul.

    Persentase Perguruan Tinggi Berakreditas...

    by May 07 2026

    Jumlah pengunjung : 25 Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mengungkapkan bahwa jumla...

    Pemerintah memastikan guru non-ASN tetap aman hingga 2026, dengan skema baru yang sedang disiapkan.

    Kepastian Masa Kerja Guru Non-ASN hingga...

    by May 06 2026

    Jumlah pengunjung : 67 Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memastikan bahwa...

    Minat terhadap beasiswa Indonesia meningkat signifikan dengan banyak pelamar dari kawasan Asia Pasifik.

    Peningkatan Minat Beasiswa Indonesia dar...

    by May 05 2026

    Jumlah pengunjung : 39 Minat terhadap program beasiswa Indonesia mengalami peningkatan yang signifik...

    Pada Hardiknas 2026, Mendikdasmen menekankan konsep 3M sebagai strategi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

    Penguatan Konsep 3M dalam Meningkatkan M...

    by May 05 2026

    Jumlah pengunjung : 26 Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 menjadi momentum p...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top