Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Penurunan Angka Putus Sekolah Dinilai sebagai Hasil Penguatan Kebijakan Pendidikan

    May 08 202613 Dilihat

    DPR menilai penurunan angka putus sekolah merupakan hasil kerja keras pemerintah dalam memperkuat sektor pendidikan.

    Dewan Perwakilan Rakyat menilai penurunan angka putus sekolah di Indonesia merupakan hasil dari berbagai upaya dan kebijakan yang dijalankan pemerintah dalam sektor pendidikan. Berbagai program yang difokuskan pada pemerataan akses pendidikan dinilai mulai menunjukkan dampak positif di berbagai daerah

    Penurunan angka putus sekolah menjadi indikator penting dalam melihat keberhasilan pembangunan pendidikan nasional. Pemerintah dinilai terus memperkuat dukungan melalui bantuan pendidikan, perbaikan fasilitas sekolah, hingga program perlindungan sosial bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

    “Penurunan angka putus sekolah merupakan hasil kerja keras pemerintah,” ujarnya.

    Baca juga: Persentase Perguruan Tinggi Berakreditasi Unggul di Indonesia Masih Rendah

    Selain kebijakan bantuan pendidikan, peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pendidikan juga turut berpengaruh terhadap menurunnya jumlah siswa yang berhenti sekolah. Kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat dinilai menjadi faktor pendukung keberhasilan tersebut.

    Di sisi lain, tantangan dalam dunia pendidikan masih tetap ada, terutama di wilayah terpencil dan daerah dengan tingkat ekonomi rendah. Pemerintah didorong untuk terus memperkuat kebijakan agar akses pendidikan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.

    “Upaya peningkatan akses pendidikan harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” katanya.

    Ke depan, penurunan angka putus sekolah diharapkan dapat terus berlanjut melalui penguatan program pendidikan yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, kualitas sumber daya manusia Indonesia dapat meningkat secara lebih merata.

    Sumber: https://jogja.antaranews.com/berita/826824/dpr-penurunan-angka-putus-sekolah-wujud-hasil-kerja-keras-pemerintah

    Share to

    Related News

    Dominasi anak muda dalam penggunaan fintech mendorong penguatan edukasi literasi keuangan digital secara berkelanjutan.

    Penguatan Literasi Keuangan di Tengah Do...

    by May 08 2026

    Jumlah pengunjung : 56 Penggunaan layanan teknologi finansial atau fintech di kalangan anak muda ter...

    Kemendikdasmen menegaskan pentingnya kemampuan bahasa Inggris bagi guru SD untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

    Kemendikdasmen Dorong Penguatan Bahasa I...

    by May 07 2026

    Jumlah pengunjung : 20 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa guru sekolah dasar...

    Kemdiktisaintek mengungkap hanya enam persen perguruan tinggi di Indonesia yang telah berakreditasi unggul.

    Persentase Perguruan Tinggi Berakreditas...

    by May 07 2026

    Jumlah pengunjung : 25 Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mengungkapkan bahwa jumla...

    Orang Tua Korban Ajukan Petisi, Desak UG...

    by May 06 2026

    Jumlah pengunjung : 69 Yogyakarta ~ Sejumlah orang tua korban dugaan kekerasan dan penelantaran di D...

    Pemerintah memastikan guru non-ASN tetap aman hingga 2026, dengan skema baru yang sedang disiapkan.

    Kepastian Masa Kerja Guru Non-ASN hingga...

    by May 06 2026

    Jumlah pengunjung : 67 Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memastikan bahwa...

    https://pendidikan.harianjogja.com/read/2026/05/05/642/1254986/guru-non-asn-dipastikan-aman-hingga-2026-skema-baru-disiapkan

    Mensos Tegaskan Proyek Sekolah Rakyat Ha...

    by May 06 2026

    Jumlah pengunjung : 15 Menteri Sosial menegaskan bahwa pelaksanaan proyek sekolah rakyat harus dilak...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top