Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Penurunan Angka Putus Sekolah Dinilai sebagai Hasil Penguatan Kebijakan Pendidikan

    May 08 2026149 Dilihat

    DPR menilai penurunan angka putus sekolah merupakan hasil kerja keras pemerintah dalam memperkuat sektor pendidikan.

    Dewan Perwakilan Rakyat menilai penurunan angka putus sekolah di Indonesia merupakan hasil dari berbagai upaya dan kebijakan yang dijalankan pemerintah dalam sektor pendidikan. Berbagai program yang difokuskan pada pemerataan akses pendidikan dinilai mulai menunjukkan dampak positif di berbagai daerah

    Penurunan angka putus sekolah menjadi indikator penting dalam melihat keberhasilan pembangunan pendidikan nasional. Pemerintah dinilai terus memperkuat dukungan melalui bantuan pendidikan, perbaikan fasilitas sekolah, hingga program perlindungan sosial bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

    “Penurunan angka putus sekolah merupakan hasil kerja keras pemerintah,” ujarnya.

    Baca juga: Persentase Perguruan Tinggi Berakreditasi Unggul di Indonesia Masih Rendah

    Selain kebijakan bantuan pendidikan, peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pendidikan juga turut berpengaruh terhadap menurunnya jumlah siswa yang berhenti sekolah. Kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat dinilai menjadi faktor pendukung keberhasilan tersebut.

    Di sisi lain, tantangan dalam dunia pendidikan masih tetap ada, terutama di wilayah terpencil dan daerah dengan tingkat ekonomi rendah. Pemerintah didorong untuk terus memperkuat kebijakan agar akses pendidikan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.

    “Upaya peningkatan akses pendidikan harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” katanya.

    Ke depan, penurunan angka putus sekolah diharapkan dapat terus berlanjut melalui penguatan program pendidikan yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, kualitas sumber daya manusia Indonesia dapat meningkat secara lebih merata.

    Sumber: https://jogja.antaranews.com/berita/826824/dpr-penurunan-angka-putus-sekolah-wujud-hasil-kerja-keras-pemerintah

    Share to

    Related News

    Anggaran Pendidikan 2027 Naik Jadi Rp820,9 Triliun, Ini Rincian Penggunaannya

    Rp820,9 Triliun untuk Pendidikan 2027, I...

    by Aug 20 2026

    Jumlah pengunjung : 22 Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun dalam R...

    DPR Dorong Kesejahteraan Guru Naik Setelah Status Kepegawaian Diperjelas

    DPR Dorong Kesejahteraan Guru Naik Setel...

    by Aug 20 2026

    Jumlah pengunjung : 68 DPR RI berkomitmen meningkatkan kesejahteraan guru setelah pemerintah dan DPR...

    Guru PPPK Berpeluang Jadi PNS 2027, Status Kepegawaian Dialihkan ke Pusat

    Guru PPPK Berpeluang Jadi PNS 2027, Stat...

    by Aug 19 2026

    Jumlah pengunjung : 72 Pemerintah dan DPR RI menyepakati penataan status kepegawaian guru Pegawai Pe...

    Presiden Prabowo Minta Perguruan Tinggi Terlibat dalam Proyek Giant Sea Wall

    Presiden Prabowo Minta Perguruan Tinggi ...

    by Aug 18 2026

    Jumlah pengunjung : 25 Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yulia...

    Anggaran Pendidikan 2027 Naik Jadi Rp820,9 Triliun, Ini Rincian Penggunaannya

    Rp820,9 Triliun untuk Pendidikan 2027, I...

    by Aug 14 2026

    Jumlah pengunjung : 77 Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun dalam R...

    Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu di Indonesia.

    Pemerintah Targetkan 100 Sekolah Rakyat ...

    by Aug 12 2026

    Jumlah pengunjung : 82 Pemerintah menargetkan 50 hingga 100 unit Sekolah Rakyat mulai aktif beropera...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top