Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Peraturan Baru untuk Beasiswa Luar Negeri ke Australia: Apa yang Harus Anda Ketahui

    May 31 2024187 Dilihat

    Warta Pendidikan Jogja – Jika Anda berencana mengejar pendidikan melalui beasiswa luar negeri di Australia, ada beberapa perubahan signifikan yang akan berlaku mulai Januari 2025. Perubahan ini dirancang untuk meningkatkan kualitas pendidikan, mencegah praktik-praktik tidak etis, dan memperkuat sistem pendidikan di Australia. Berikut adalah informasi penting yang perlu Anda ketahui, mengapa perubahan ini penting, dan bagaimana Anda bisa menghadapinya dengan percaya diri.

    Perubahan Utama

    1. Pembatasan Jumlah Pelajar

    •    – Batasan Mahasiswa Internasional: Setiap institusi akan memiliki batas maksimum jumlah mahasiswa internasional untuk menjaga keseimbangan.
    •    – Akomodasi yang Memadai: Universitas yang memiliki fasilitas tempat tinggal yang cukup dapat meningkatkan batas maksimum ini.
    •    – Tanggal Efektif: Berlaku mulai 1 Januari 2025.

    2. Perlindungan Pelajar

    •    – Pemberantasan Penipuan: Menutup lembaga pendidikan yang tidak aktif untuk mencegah kursus palsu.
    •    – Penangguhan Perekrutan: Sekolah yang sedang dalam penyelidikan tidak diperbolehkan merekrut mahasiswa internasional baru hingga mereka memenuhi persyaratan.
    •    – Peningkatan Kualitas: Institusi atau kursus baru harus menunjukkan rekam jejak pendidikan berkualitas selama 12 bulan kepada siswa lokal.
    •    – Dukungan untuk Pemegang Visa Sementara: Hampir $1 miliar selama lima tahun akan dialokasikan untuk Program Meninggalkan Kekerasan, termasuk dukungan keuangan dan bantuan hukum bagi mereka yang melarikan diri dari kekerasan dalam rumah tangga.
    •    – Ombudsman Mahasiswa Nasional: Mulai 1 Februari 2025, akan membantu menangani keluhan siswa terhadap penyelenggara pendidikan mereka.

    3. Pendanaan untuk Reformasi Migrasi

    •    – Alokasi $18,3 Juta: Untuk perubahan penting pada sistem migrasi.
    •    – Edukasi Hak Pekerja: $15 juta untuk mendidik pekerja luar negeri tentang hak-hak mereka.
    •    – Skema Pencocokan Data: $1,9 juta untuk program percontohan mencocokkan data pendapatan dan pekerjaan guna mencegah eksploitasi.

    4. Perubahan Visa

    •    – Visa Inovasi Nasional: Menggantikan visa Bakat Global untuk meningkatkan pertumbuhan di sektor-sektor utama.
    •    – Persyaratan Pengalaman Kerja: Mulai 23 November 2024, pelamar hanya membutuhkan satu tahun pengalaman kerja, bukan dua tahun.
    •    – Biaya Visa: Saat ini, tidak ada perubahan pada biaya permohonan visa untuk pelajar internasional, namun ini bisa berubah dalam beberapa bulan mendatang.

    baca juga: UAA Tempati Peringkat Lima UniRank Wilayah DIY

    Perubahan ini dirancang untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan berkualitas bagi pelajar internasional di Australia. Anda tetap dapat mendaftar ke universitas seperti biasa, dan tim IDP akan terus memberikan informasi terbaru serta memandu Anda melalui perubahan ini seiring dengan penerapan peraturan baru.


    sumber : https://www.cantika.com/read/1873813/aturan-baru-jika-kamu-mengincar-beasiswa-luar-negeri-ke-australia 
    sumber img: https://www.freepik.com/free-vector/students-concept-illustration_22378307.htm#fromView=search&page=1&position=42&uuid=4155aba6-a2a1-4a42-9dae-bf0c8b1119c5

    Share to

    Related News

    Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu di Indonesia.

    Pemerintah Targetkan 100 Sekolah Rakyat ...

    by Aug 12 2026

    Jumlah pengunjung : 71 Pemerintah menargetkan 50 hingga 100 unit Sekolah Rakyat mulai aktif beropera...

    Beasiswa Kuliah ke Malaysia Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

    BOS Madrasah Tahap II 2026 Rp4,1 Triliun...

    by Aug 11 2026

    Jumlah pengunjung : 74 Kementerian Agama (Kemenag) segera menyalurkan Dana Bantuan Operasional Sekol...

    Kemdiktisaintek Dorong Kampus Perkuat Kesiapan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

    Kemdiktisaintek Dorong Kampus Perkuat Ke...

    by Aug 10 2026

    Jumlah pengunjung : 75 Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mendoro...

    Vidio Drone Tampilkan Kopdes Merah Putih...

    by Aug 10 2026

    Jumlah pengunjung : 139 JAWA BARAT— Sebuah potret udara yang menampilkan bangunan Koperasi Desa (K...

    Mengenal Universitas Republik Indonesia, Simak 5 Fakta yang Perlu Diketahui

    Mengenal Universitas Republik Indonesia,...

    by Aug 07 2026

    Jumlah pengunjung : 82 JAKARTA – Universitas Republik Indonesia (URI) menjadi perhatian publik set...

    Guru Besar UMY Prof. Slamet Riyadi memaparkan lima prototipe kecerdasan artifisial (AI) yang dikembangkan untuk membantu deteksi limfoma, tumor otak, penyakit jantung, kanker payudara, dan tingkat stres dalam International Conference on Sustainable Innovation (ICoSI) 2026.

    UMY Hadirkan Lima Inovasi AI untuk Detek...

    by Aug 06 2026

    Jumlah pengunjung : 56 BANTUL – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengembangkan lima proto...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top