Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Peserta KIP Kuliah Kemendikbudristek Dilarang Memilih PTKIN pada SNBT 2024

    Mar 21 2024233 Dilihat

    Warta Pendidikan Jogja – Koordinator Teknologi dan Sistem Informasi SNPMB, Prof. Arif Djunaidy, mengungkapkan bahwa peserta pendaftar Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tidak dapat memilih Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2024. Hal ini disebabkan karena PTKIN menerima pembiayaan dari Kementerian Agama RI, berbeda dengan KIP yang dikelola oleh Kemendikbudristek.

    Dengan demikian, saat memilih program studi (prodi), peserta tidak diperbolehkan memilih PTKIN atau UIN dalam opsi mereka. Jika peserta tetap berkeinginan untuk memilih prodi di PTKIN/UIN, mereka harus melepas pendaftaran KIP Kuliah Kemendikbudristek melalui laman resmi https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.

    Arif menegaskan, “Siswa yang mendapat KIP Kuliah tidak diperkenankan memilih prodi di PTKIN/UIN dengan alasan apapun karena dana yang diterima berasal dari Kemendikbudristek. Hal ini sangat penting.”

    Tampilan Pilihan Prodi untuk Pemegang KIP

    Sejalan dengan penjelasan Arif, Tim Teknologi dan Sistem Informasi SNPMB, Rizky Januar Akbar, menjelaskan bahwa aplikasi pendaftaran SNBT 2024 telah mengatur semua ketentuan yang berlaku, termasuk kemungkinan bagi peserta KIP Kuliah Kemendikbudristek untuk memilih PTKIN.

    Proses ini terjadi pada tahapan pemilihan program studi, di mana peserta akan menerima peringatan dengan tulisan merah yang menyatakan “pemegang Nomor Pendaftaran KIP Kuliah”.

    Selain itu, aplikasi juga tidak akan menampilkan seluruh daftar PTKIN dalam pilihan peserta. Namun, jika peserta bukan pemegang nomor pendaftaran KIP Kuliah, mereka bebas memilih kampus dan program studi mana pun.

    “Jika Anda mencari universitas Islam dan tidak menemukannya, jangan panik karena Anda adalah pemegang nomor pendaftaran KIP Kuliah. Jadi, tidak perlu khawatir,” ungkap Rizky.

    Pendaftaran SNBT atau KIP Kuliah: Mana yang Didahulukan?

    Seiring dibukanya pendaftaran SNBT 2024, KIP Kuliah untuk jalur UTBK juga dibuka hingga 5 April 2024 pukul 15.00 WIB. Terkait urutan pendaftaran, Rizky menyarankan untuk mendaftar KIP Kuliah terlebih dahulu.

    Namun, peserta disarankan untuk login ke Portal SNPMB pada bagian pendaftaran UTBK-SNBT untuk memeriksa informasi terkait KIP Kuliah.

    “Langsung saja daftar untuk KIP Kuliah. Login ke bagian pendaftaran UTBK dan selesaikan pendaftaran untuk KIP Kuliah. Setelah dua jam, data akan disinkronisasi antara Puslapdik dengan aplikasi UTBK SNBT,” jelas Rizky.

    Ketika peserta terdaftar sebagai pemegang nomor pendaftaran KIP Kuliah, ada dua kemungkinan yang dapat terjadi:

    1. Terdaftar dan biaya UTBK-SNBT ditanggung sehingga tidak perlu membayar. Tampilan akan berubah menjadi warna hijau.

    2. Terdaftar sebagai peserta KIP Kuliah tetapi biaya UTBK-SNBT tidak ditanggung sehingga peserta perlu membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 200 ribu. Tampilan akan berubah menjadi warna oranye.

    Rizky mengingatkan peserta KIP Kuliah untuk tidak tergesa-gesa dalam menyelesaikan pendaftaran UTBK-SNBT, karena masih ada waktu hingga 5 April 2024. Lebih baik menyelesaikan pendaftaran KIP Kuliah terlebih dahulu dan kemudian melakukan proses sinkronisasi ke aplikasi pendaftaran UTBK-SNBT.

    Meskipun demikian, jika peserta telah menyimpan informasi biodata secara permanen dalam pendaftaran UTBK-SNBT, tidak perlu panik. Puslapdik Kemendikbudristek akan tetap melakukan sinkronisasi data hingga penutupan pendaftaran.

    “Data yang tidak dapat diubah oleh Puslapdik adalah jika prodi yang dipilih adalah PTKIN. Meskipun sudah memiliki kartu UTBK, peserta tidak akan dapat ditandai sebagai penerima KIP Kuliah. Oleh karena itu, perlu melepas pendaftaran terlebih dahulu,” tambahnya.

    Demikianlah penjelasan tentang KIP Kuliah Kemendikbudristek dan pemilihan prodi PTKIN. Perhatikan informasi ini dengan seksama dan hindari kesalahan dalam proses pendaftaran!

    Baca Juga : intip beasiswa tahfidz dan beasiswa KIP universitas Alma Ata Yogyakarta

    sumber:
    https://www.detik.com/edu/seleksi-masuk-pt/d-7254246/penting-pendaftar-kip-kuliah-kemdikbudristek-tak-bisa-pilih-ptkin-di-snbt-2024
    https://images.app.goo.gl/fVzWhGX7AtorB5DMA

    Share to

    Related News

    Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menjelaskan alasan pemerintah memilih Peraturan Presiden sebagai dasar regulasi nasional mengenai kecerdasan artifisial atau AI.

    Regulasi AI Indonesia Akan Diatur Lewat ...

    by Sep 11 2026

    Jumlah pengunjung : 17 Pemerintah memilih menuangkan regulasi nasional mengenai kecerdasan artifisia...

    Mensos Tegaskan Pengawasan Siswa Sekolah Rakyat Tak Boleh Kendur

    Mensos Tegaskan Pengawasan Siswa Sekolah...

    by Sep 04 2026

    Jumlah pengunjung : 87 Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta seluruh kepala Sekolah R...

    Peluang Kuliah dengan Beasiswa, 6 Progra...

    by Sep 04 2026

    Jumlah pengunjung : 155 Pelajar dan mahasiswa masih memiliki sejumlah kesempatan untuk mendapatkan b...

    Arab Saudi Siapkan 1.000 Beasiswa, Kolaborasi Riset Indonesia Kian Diperkuat

    Arab Saudi Siapkan 1.000 Beasiswa, Kolab...

    by Sep 03 2026

    Jumlah pengunjung : 78 Indonesia dan Arab Saudi memperkuat kerja sama di bidang pendidikan tinggi, s...

    Kemendikdasmen Dukung Imunisasi Anak Sekolah 2026 untuk Wujudkan Lingkungan Sekolah Sehat

    Kemendikdasmen Dukung Imunisasi Anak Sek...

    by Sep 02 2026

    Jumlah pengunjung : 90 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendukung pelaksan...

    Hadapi Ekonomi Hijau, Wamendiktisaintek Dorong Mahasiswa Kuasai Kompetensi Baru

    Hadapi Ekonomi Hijau, Wamendiktisaintek ...

    by Sep 01 2026

    Jumlah pengunjung : 82 Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) men...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top