Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Peserta KIP Kuliah Kemendikbudristek Dilarang Memilih PTKIN pada SNBT 2024

    Mar 21 2024197 Dilihat

    Warta Pendidikan Jogja – Koordinator Teknologi dan Sistem Informasi SNPMB, Prof. Arif Djunaidy, mengungkapkan bahwa peserta pendaftar Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tidak dapat memilih Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2024. Hal ini disebabkan karena PTKIN menerima pembiayaan dari Kementerian Agama RI, berbeda dengan KIP yang dikelola oleh Kemendikbudristek.

    Dengan demikian, saat memilih program studi (prodi), peserta tidak diperbolehkan memilih PTKIN atau UIN dalam opsi mereka. Jika peserta tetap berkeinginan untuk memilih prodi di PTKIN/UIN, mereka harus melepas pendaftaran KIP Kuliah Kemendikbudristek melalui laman resmi https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.

    Arif menegaskan, “Siswa yang mendapat KIP Kuliah tidak diperkenankan memilih prodi di PTKIN/UIN dengan alasan apapun karena dana yang diterima berasal dari Kemendikbudristek. Hal ini sangat penting.”

    Tampilan Pilihan Prodi untuk Pemegang KIP

    Sejalan dengan penjelasan Arif, Tim Teknologi dan Sistem Informasi SNPMB, Rizky Januar Akbar, menjelaskan bahwa aplikasi pendaftaran SNBT 2024 telah mengatur semua ketentuan yang berlaku, termasuk kemungkinan bagi peserta KIP Kuliah Kemendikbudristek untuk memilih PTKIN.

    Proses ini terjadi pada tahapan pemilihan program studi, di mana peserta akan menerima peringatan dengan tulisan merah yang menyatakan “pemegang Nomor Pendaftaran KIP Kuliah”.

    Selain itu, aplikasi juga tidak akan menampilkan seluruh daftar PTKIN dalam pilihan peserta. Namun, jika peserta bukan pemegang nomor pendaftaran KIP Kuliah, mereka bebas memilih kampus dan program studi mana pun.

    “Jika Anda mencari universitas Islam dan tidak menemukannya, jangan panik karena Anda adalah pemegang nomor pendaftaran KIP Kuliah. Jadi, tidak perlu khawatir,” ungkap Rizky.

    Pendaftaran SNBT atau KIP Kuliah: Mana yang Didahulukan?

    Seiring dibukanya pendaftaran SNBT 2024, KIP Kuliah untuk jalur UTBK juga dibuka hingga 5 April 2024 pukul 15.00 WIB. Terkait urutan pendaftaran, Rizky menyarankan untuk mendaftar KIP Kuliah terlebih dahulu.

    Namun, peserta disarankan untuk login ke Portal SNPMB pada bagian pendaftaran UTBK-SNBT untuk memeriksa informasi terkait KIP Kuliah.

    “Langsung saja daftar untuk KIP Kuliah. Login ke bagian pendaftaran UTBK dan selesaikan pendaftaran untuk KIP Kuliah. Setelah dua jam, data akan disinkronisasi antara Puslapdik dengan aplikasi UTBK SNBT,” jelas Rizky.

    Ketika peserta terdaftar sebagai pemegang nomor pendaftaran KIP Kuliah, ada dua kemungkinan yang dapat terjadi:

    1. Terdaftar dan biaya UTBK-SNBT ditanggung sehingga tidak perlu membayar. Tampilan akan berubah menjadi warna hijau.

    2. Terdaftar sebagai peserta KIP Kuliah tetapi biaya UTBK-SNBT tidak ditanggung sehingga peserta perlu membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 200 ribu. Tampilan akan berubah menjadi warna oranye.

    Rizky mengingatkan peserta KIP Kuliah untuk tidak tergesa-gesa dalam menyelesaikan pendaftaran UTBK-SNBT, karena masih ada waktu hingga 5 April 2024. Lebih baik menyelesaikan pendaftaran KIP Kuliah terlebih dahulu dan kemudian melakukan proses sinkronisasi ke aplikasi pendaftaran UTBK-SNBT.

    Meskipun demikian, jika peserta telah menyimpan informasi biodata secara permanen dalam pendaftaran UTBK-SNBT, tidak perlu panik. Puslapdik Kemendikbudristek akan tetap melakukan sinkronisasi data hingga penutupan pendaftaran.

    “Data yang tidak dapat diubah oleh Puslapdik adalah jika prodi yang dipilih adalah PTKIN. Meskipun sudah memiliki kartu UTBK, peserta tidak akan dapat ditandai sebagai penerima KIP Kuliah. Oleh karena itu, perlu melepas pendaftaran terlebih dahulu,” tambahnya.

    Demikianlah penjelasan tentang KIP Kuliah Kemendikbudristek dan pemilihan prodi PTKIN. Perhatikan informasi ini dengan seksama dan hindari kesalahan dalam proses pendaftaran!

    Baca Juga : intip beasiswa tahfidz dan beasiswa KIP universitas Alma Ata Yogyakarta

    sumber:
    https://www.detik.com/edu/seleksi-masuk-pt/d-7254246/penting-pendaftar-kip-kuliah-kemdikbudristek-tak-bisa-pilih-ptkin-di-snbt-2024
    https://images.app.goo.gl/fVzWhGX7AtorB5DMA

    Share to

    Related News

    Direktur Kelembagaan Ditjen Dikti Kemdiktisaintek Mukhamad Najib menyampaikan arahan dalam seleksi Beasiswa KNB 2026 untuk mendorong peningkatan jumlah mahasiswa internasional di perguruan tinggi Indonesia.

    Kemdiktisaintek Dorong Kampus Indonesia ...

    by Jun 12 2026

    Jumlah pengunjung : 12 YOGYAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktis...

    Guru dan tenaga kependidikan mengikuti proses seleksi PPPK Sekolah Rakyat 2026 yang membuka 8.180 formasi untuk mendukung pengembangan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di Indonesia.

    Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat 2026 Dibuk...

    by Jun 12 2026

    Jumlah pengunjung : 15 Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat 2026 Dibuka, Simak Formasi dan Besaran Gajinya ...

    Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan peningkatan jumlah peserta Program Sekolah Rakyat yang mencapai lebih dari 32.000 siswa pada 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu.

    Jumlah Siswa Sekolah Rakyat Tembus 32.00...

    by Jun 11 2026

    Jumlah pengunjung : 21 JAKARTA – Program Sekolah Rakyat yang dijalankan pemerintah terus mengalami...

    Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie menyampaikan paparan tentang pentingnya sumber daya manusia dan kemampuan berpikir kritis dalam pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) di Grab Business Forum 2026.

    Wamendiktisaintek Stella Christie: SDM J...

    by Jun 11 2026

    Jumlah pengunjung : 64 Wamendiktisaintek: Keberhasilan AI Ditentukan SDM, Bukan Sekadar Teknologi JA...

    Nasikhin, dosen luar biasa UIN Walisongo Semarang yang pernah menjadi pemulung, berhasil meraih gelar doktor Studi Islam dengan IPK 3,89 setelah menyelesaikan disertasi tentang literasi Artificial Intelligence dalam pendidikan.

    Dulu Cari Barang Bekas, Kini Jadi Doktor...

    by Jun 10 2026

    Jumlah pengunjung : 22 Inspiratif, Mantan Pemulung Raih Gelar Doktor di UIN Walisongo dengan IPK 3,8...

    I Ketut Arlan, siswa Sekolah Rakyat di Tabanan, Bali, berbincang dengan Presiden Prabowo Subianto dan menyampaikan cita-citanya untuk menjadi Menteri Pendidikan demi kemajuan generasi muda Indonesia.

    Siswa Sekolah Rakyat di Bali Bercita-cit...

    by Jun 09 2026

    Jumlah pengunjung : 21 JAKARTA – Program Sekolah Rakyat tidak hanya membuka akses pendidikan bagi ...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top