Syalim • Jan 28 2025 • 148 Dilihat

Warta Pendidikan Jogja – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali membuktikan perannya dalam pengembangan sumber daya manusia melalui program pendidikan vokasi. Pada ajang Industrial Education and Training Expo (IDUTEX) 2024, perusahaan ini meraih penghargaan dari Kementerian Perindustrian dalam kategori Industri yang Berperan dalam Pembangunan Pendidikan dan Pelatihan Vokasi.
Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, didampingi Kepala BPSDMI, Masrokhan, dalam acara yang berlangsung di Jakarta.
Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo, menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan prioritas utama perusahaan. Berbagai program pendidikan telah dijalankan, termasuk beasiswa dan pelatihan vokasi, guna meningkatkan daya saing tenaga kerja muda.
Salah satu program unggulan adalah pendidikan vokasi, yang dimulai sejak 2022. Program ini bekerja sama dengan BPSDMI Kemenperin dan Politeknik ATI Makassar. Fokus utama program ini adalah memberikan beasiswa setara Diploma 1 bagi pemuda dari kawasan timur Indonesia.
“Soesilo menjelaskan bahwa pada tahap awal, sebanyak 49 peserta menerima beasiswa pendidikan vokasi industri, khususnya di bidang Teknik Kelistrikan dan Teknik Pengelasan. Para peserta dibekali dengan teori dan praktik yang seimbang. Selain itu, mereka juga mendapatkan sertifikasi profesi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan sertifikat Praktik Kerja Industri (Prakerin).
Pada tahun 2023, Pupuk Kaltim memperluas program beasiswa ke jenjang Diploma 1 dan Diploma 3. Program ini bekerja sama dengan Politeknik ATI Makassar untuk bidang Teknik Pengelasan serta Politeknik Industri Petrokimia Banten untuk Teknik Proses Industri Petrokimia.
Sebanyak 30 peserta Diploma 1 telah lulus pada pertengahan 2023, sementara peserta Diploma 3 diperkirakan akan lulus pada 2026.
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang, mengapresiasi kontribusi Pupuk Kaltim dalam pendidikan vokasi. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan SDM. Oleh karena itu, pendidikan vokasi harus terus disesuaikan dengan kebutuhan industri.
“Maka melalui IDUTEX 2024, seluruh pemangku kepentingan dapat memahami peran penting pendidikan dan pelatihan vokasi dalam industri. Program ini berkontribusi dalam penyediaan tenaga kerja yang kompeten dan inovatif,” ujar Menteri Agus Gumiwang.Warta Pendidikan Jogja – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali membuktikan perannya dalam pengembangan sumber daya manusia melalui program pendidikan vokasi. Pada ajang Industrial Education and Training Expo (IDUTEX) 2024, perusahaan ini meraih penghargaan dari Kementerian Perindustrian dalam kategori Industri yang Berperan dalam Pembangunan Pendidikan dan Pelatihan Vokasi.
Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, didampingi Kepala BPSDMI, Masrokhan, dalam acara yang berlangsung di Jakarta.
Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo, menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan prioritas utama perusahaan. Berbagai program pendidikan telah dijalankan, termasuk beasiswa dan pelatihan vokasi, guna meningkatkan daya saing tenaga kerja muda.
Salah satu program unggulan adalah pendidikan vokasi, yang dimulai sejak 2022. Program ini bekerja sama dengan BPSDMI Kemenperin dan Politeknik ATI Makassar. Fokus utama program ini adalah memberikan beasiswa setara Diploma 1 bagi pemuda dari kawasan timur Indonesia.
“Soesilo menjelaskan bahwa pada tahap awal, sebanyak 49 peserta menerima beasiswa pendidikan vokasi industri, khususnya di bidang Teknik Kelistrikan dan Teknik Pengelasan. Para peserta dibekali dengan teori dan praktik yang seimbang. Selain itu, mereka juga mendapatkan sertifikasi profesi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan sertifikat Praktik Kerja Industri (Prakerin).
Pada tahun 2023, Pupuk Kaltim memperluas program beasiswa ke jenjang Diploma 1 dan Diploma 3. Program ini bekerja sama dengan Politeknik ATI Makassar untuk bidang Teknik Pengelasan serta Politeknik Industri Petrokimia Banten untuk Teknik Proses Industri Petrokimia.
Sebanyak 30 peserta Diploma 1 telah lulus pada pertengahan 2023, sementara peserta Diploma 3 diperkirakan akan lulus pada 2026.
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang, mengapresiasi kontribusi Pupuk Kaltim dalam pendidikan vokasi. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan SDM. Oleh karena itu, pendidikan vokasi harus terus disesuaikan dengan kebutuhan industri.
“Maka melalui IDUTEX 2024, seluruh pemangku kepentingan dapat memahami peran penting pendidikan dan pelatihan vokasi dalam industri. Program ini berkontribusi dalam penyediaan tenaga kerja yang kompeten dan inovatif,” ujar Menteri Agus Gumiwang.
Penulis: Aizan Syalim
Sumber Gambar: https://sawitindonesia.com/wp-content/uploads/2024/10/Pupuk-Kaltim-raih-penghargaan-Kemenperin.png
Sumber Berita: https://sawitindonesia.com/pupuk-indonesia-raih-penghargaan-dari-kementerian-perindustrian-dalam-kategori-pendidikan/
Jumlah pengunjung : 70 Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi membuka pintu bagi publik untuk menyaksi...
Jumlah pengunjung : 108 Pemerintah melalui Kemendikdasmen resmi mengumumkan hasil Tes Kemampuan Akad...
Jumlah pengunjung : 80 JAKARTA — Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) resmi merilis platform digital ...
Jumlah pengunjung : 114 JAKARTA— Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi ...
Jumlah pengunjung : 169 Gotong royong merupakan salah satu nilai budaya paling penting dalam kehidup...
Jumlah pengunjung : 114 Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, men...

Warta pendidikan jogja - Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang fakta dunia pendidikan dan edukasi
Follow Our Twitter

No comments yet.