Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Sekolah Alternatif: Solusi Kesenjangan Akses Pendidikan di Indonesia

    Jan 16 2025272 Dilihat

    sekolah alternatif

    Warta Pendidikan Jogja – Di tengah tantangan pendidikan nasional, sekolah alternatif hadir sebagai jawaban atas kesenjangan akses bagi anak-anak kurang beruntung. Salah satu contohnya adalah Sekolah Alternatif Anak Jalanan (SAAJA), yang berlokasi di Pengarengan, Jakarta Timur.

    Pada awal tahun 2000-an, kawasan ini menjadi tempat berkumpulnya anak-anak jalanan. Awalnya, SAAJA berfungsi sebagai kelompok belajar sederhana untuk membantu anak-anak mengenal baca tulis dan berhitung. Setelah berjalan sekitar dua tahun, sekolah ini berkembang menjadi lembaga pendidikan yang lebih terstruktur.

    Menurut Agus Supriyanto, selaku Pembina SAAJA, sekolah alternatif menjadi bentuk kritik terhadap ketimpangan akses pendidikan.

    “Kami menghadirkan SAAJA sebagai bentuk protes terhadap ketidakadilan dalam dunia pendidikan yang masih dialami masyarakat,” jelasnya.

    Banyak anak terpaksa tidak bersekolah karena berbagai faktor, seperti jarak sekolah yang jauh, kendala ekonomi, hingga tuntutan untuk membantu orang tua mencari nafkah. Padahal, setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak.

    Selain itu, kurikulum yang tidak relevan dengan kehidupan sehari-hari menjadi tantangan tersendiri. Banyak materi pembelajaran di sekolah formal yang belum sesuai dengan kebutuhan nyata para siswa.

    Salah satu contoh lain dari sekolah alternatif adalah Sekolah Pagesangan, yang didirikan oleh Diah Widuretno di Gunung Kidul, Yogyakarta, pada tahun 2008. Berbeda dengan sekolah formal, Sekolah Pagesangan tidak menggunakan kurikulum dari pemerintah, melainkan menyusun sendiri metode pembelajaran yang lebih sesuai dengan kehidupan masyarakat pedesaan.

    Diah menekankan bahwa tujuan sekolah ini adalah memberikan pendidikan yang lebih kontekstual bagi masyarakat desa.

    “Pendidikan bukan hanya soal akses, tetapi juga tentang kesesuaian kurikulum dengan kehidupan nyata peserta didik,” ungkapnya.

    Ia menambahkan bahwa ada kebutuhan mendesak untuk menyelaraskan materi pembelajaran dengan kondisi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat. Dengan begitu, sekolah dapat memberikan manfaat yang lebih nyata bagi para siswa.

    Penulis: Aizan Syalim

    Sumber Gambar: https://kbr.id/artikel-podcast/uang-bicara/sekolah-alternatif-menjawab-masalah-pendidikan-indonesia

    Sumber Berita: https://kbr.id/artikel-podcast/uang-bicara/sekolah-alternatif-menjawab-masalah-pendidikan-indonesia

    Share to

    Related News

    Prabowo; Lpdp; beasiswa; atlet; Dukung Masa Depan Atlet, Pemerintah Tambah 100 Beasiswa LPDP untuk Pelajar Berprestasi

    Dukung Masa Depan Atlet, Pemerintah Tamb...

    by Dec 09 2025

    Jumlah pengunjung : 23 JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto menyetujui pemberian 100 beasiswa LPDP kh...

    Bukan Prestasi Olahraga, Ternyata Indone...

    by Dec 05 2025

    Jumlah pengunjung : 40 Indonesia baru saja menorehkan rekor baru di kancah global. Bukan di bidang o...

    Wamenag Hadiri Grand Final Olimpiade PAI 2025, Tekankan Pentingnya Karakter dan Moral Generasi Muda

    Wamenag Hadiri Grand Final Olimpiade PAI...

    by Dec 03 2025

    Jumlah pengunjung : 50 Yogyakarta — Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i secara resmi membu...

    Revolusi Karier di Era Digital: 8 Profes...

    by Dec 02 2025

    Jumlah pengunjung : 30 Laju perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (A...

    Efektivitas Program MBG dan Urgensi Pera...

    by Dec 01 2025

    Jumlah pengunjung : 48 Isu mengenai efektivitas Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi polemik n...

    Revolusi Kelas: 5 Alat AI (Artificial In...

    by Nov 30 2025

    Jumlah pengunjung : 48 Kecerdasan Buatan (AI) telah mengubah secara mendasar dunia pendidikan dalam ...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top