Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Teknologi Pemantauan Perubahan Iklim Baru Dikembangkan Universitas Brawijaya

    Dec 26 2024209 Dilihat

    sistem Magnetic

    Warta Pendidikan Jogja – Universitas Brawijaya (UB) mengembangkan sistem Magnetic Data Acquisition System (Magdas). Teknologi ini ditujukan untuk memantau perubahan iklim global dan mitigasi bencana. UB bekerja sama dengan mitra internasional seperti Kyushu University, Jepang, NRIAG, Mesir, dan universitas di Malaysia. Langkah ini memperkuat posisi UB sebagai pusat riset teknologi tinggi.

    Stasiun sistem Magnetic Data Acquisition System (Magdas) di Cangar, Batu, fokus pada aktivitas tektonik dan vulkanik. Prof. Sukir Maryanto, pakar mitigasi bencana UB, menjelaskan bahwa stasiun ini terintegrasi dengan jaringan global. Proyek ini dimulai pada Maret 2024. Sensor magnetometer induksi dari Nagoya City University dijadwalkan terpasang pada Maret 2025. Saat ini, dua alat baru sudah dipasang: Magnetometer Fluxgate 3D dan sensor seismik.

    Data yang dikumpulkan akan dipelajari lebih lanjut. Riset ini menghubungkan fenomena di Bumi dan ruang angkasa. Teknologi Magdas diharapkan dapat meningkatkan prediksi dan mitigasi bencana. Hal ini diyakini akan meningkatkan keselamatan masyarakat, tambah Prof. Sukir.

    Proyek ini melibatkan mahasiswa UB dan BRIN. Mereka berkesempatan memperluas pengalaman riset dan kolaborasi internasional. UB menunjukkan komitmennya terhadap inovasi demi masyarakat dan lingkungan.

    Author: Allif

    Sumber: https://prasetya.ub.ac.id/universitas-brawijaya-kembangkan-teknologi-canggih-untuk-pemantauan-perubahan-iklim/

    Share to

    Related News

    Pembelajaran di sekolah rakyat dinilai semakin stabil setelah berbagai tantangan berhasil diatasi secara bertahap.

    Lulusan Sekolah Rakyat Tak Boleh Mengang...

    by Sep 11 2026

    Jumlah pengunjung : 53 Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan pemerintah menyiapkan dua jalur bag...

    Guru PPPK mengajar di ruang kelas saat DPR mengusulkan kenaikan gaji minimal Rp7 juta per bulan bagi guru PPPK penuh waktu sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.

    Guru di Sleman Diajak Refleksikan Pembel...

    by Sep 10 2026

    Jumlah pengunjung : 65 Yayasan Dinamika Edukasi Dasar kembali menggelar Jelajah Edukasi Dasar untuk ...

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan orasi ilmiah dalam Wisuda Perbanas Institute Tahun 2026 dan memberikan pesan kepada lulusan untuk adaptif terhadap perkembangan AI serta tetap menjaga integritas.

    Lulusan Perguruan Tinggi Dituntut Adapti...

    by Sep 08 2026

    Jumlah pengunjung : 82 Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yulia...

    Siswa sekolah dasar mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris di kelas sebagai bagian dari persiapan kebijakan mata pelajaran wajib yang akan diterapkan secara nasional mulai 2027.

    Penggunaan Smartphone dan AI Dinilai Pen...

    by Sep 08 2026

    Jumlah pengunjung : 42 Perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) mulai memengaruhi pola inte...

    Kemendikdasmen Atur Pembelajaran Sekolah Terdampak Karhutla Berdasarkan ISPU

    Kemendikdasmen Atur Pembelajaran Sekolah...

    by Sep 07 2026

    Jumlah pengunjung : 39 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan layanan...

    Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Sekolah, Mendikdasmen Atur PJJ dan Protokol Kesehatan

    Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Sekola...

    by Sep 07 2026

    Jumlah pengunjung : 35 Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengin...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top