Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • UNS Akan Selenggarakan Pekan Pengukuhan Guru Besar pada Akhir Tahun 2024

    Dec 13 2024184 Dilihat

    Universitas Sebelas Maret (UNS)

    Warta Pendidikan Jogja – Universitas Sebelas Maret (UNS) di Surakarta membawa kabar gembira untuk menutup tahun 2024. Kampus ini akan menyambut 29 Guru Besar baru, dengan upacara pengukuhan yang berlangsung selama sepekan. Ini adalah pertama kalinya UNS mengadakan acara selama seminggu penuh.

    Menurut Prof. Dr. Mohammad Jamin, S.H., M.Hum., Sekretaris Senat Akademik UNS, upacara pengukuhan akan diadakan di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram Universitas Sebelas Maret (UNS) mulai Senin, 16 Desember hingga Jumat, 20 Desember 2024. Prof. Jamin menekankan bahwa acara ini menandai momen bersejarah bagi UNS.

    Prof. Jamin yakin bahwa penambahan guru besar baru sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan di UNS. Beliau menilai semua guru besar baru ini sebagai individu luar biasa dengan keahlian yang bermanfaat. Beliau juga mencatat bahwa usia yang lebih muda dari para guru besar baru menunjukkan tingkat determinasi dan dedikasi yang mengesankan.

    “Saya percaya meskipun kita sedang panen guru besar, kualitas mereka tetap tinggi. Semua adalah individu yang luar biasa. Usia muda dari guru besar baru ini menunjukkan akselerasi yang luar biasa,” ujar Prof. Jamin.

    Para guru besar baru berasal dari sembilan fakultas yang berbeda, dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menyumbang jumlah guru besar baru terbanyak, yaitu sembilan. Fakultas lainnya meliputi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dengan empat guru besar baru, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) dengan satu, Fakultas Peternakan (Fapet) dengan dua, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dengan tiga, Fakultas Hukum (FH) dengan satu, Fakultas Keolahragaan (FKOR) dengan satu, Fakultas Pertanian (FP) dengan tiga, Fakultas Teknik (FT) dengan empat, dan Fakultas Teknologi Informasi dan Sains Data (Fatisda) dengan satu guru besar baru.

    Prof. Jamin berharap para guru besar baru ini akan berkomitmen untuk meningkatkan kontribusi dalam tridarma perguruan tinggi. Berbagai kolaborasi dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas akademik di UNS. Keahlian dari para guru besar baru ini diharapkan membawa dampak positif bagi UNS dan masyarakat yang lebih luas.

    Pengukuhan para guru besar

    Baru ini menunjukkan kemampuan UNS dalam menyediakan pendidikan berkualitas (sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan keempat) melalui kemunculan kepakaran baru di berbagai bidang, yang diharapkan memberikan efek positif bagi banyak pihak. 

    Pengukuhan para guru besar baru ini menunjukkan kemampuan UNS dalam menyediakan pendidikan berkualitas (sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan keempat) melalui kemunculan kepakaran baru di berbagai bidang, yang diharapkan memberikan efek positif bagi banyak pihak.

    Author: Allif

    Sumber: https://uns.ac.id/id/uns-update/kado-akhir-tahun-2024-uns-akan-selenggarakan-pekan-pengukuhan-guru-besar.html

    Share to

    Related News

    Gus Hilmy menyoroti wacana sekolah daring dan mengingatkan agar pendidikan tidak dikorbankan demi kebijakan hemat energi.

    Hemat Energi vs Pendidikan, Gus Hilmy An...

    by Apr 09 2026

    Jumlah pengunjung : 40 Wacana penerapan kembali pembelajaran daring sebagai bagian dari kebijakan pe...

    Mendiktisaintek mendorong tugas mahasiswa dibuat dalam bentuk digital untuk meningkatkan efisiensi dan kesiapan menghadapi era teknologi.

    Mendiktisaintek: Saatnya Mahasiswa Beral...

    by Apr 08 2026

    Jumlah pengunjung : 39 Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mendorong agar tugas-tugas ma...

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menghadirkan program pengabdian dengan menerjunkan 150 alumni LPDP ke berbagai daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Program ini bertujuan untuk mempercepat transformasi digital di sekolah, khususnya di tingkat sekolah dasar. Para alumni akan bertugas selama kurang lebih 12 minggu dan ditempatkan di 150 sekolah di berbagai wilayah. Mereka berperan dalam mendukung pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, sekaligus membantu guru mengembangkan metode belajar yang lebih interaktif dan relevan bagi siswa. “Peserta hadir bukan sebagai pengganti guru, tetapi sebagai teman belajar digital dan mitra inovasi untuk bersama sama menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik dan relevan bagi murid,” ujarnya. Program ini memiliki fokus pada pembiasaan penggunaan teknologi dalam kegiatan belajar, peningkatan kemampuan guru melalui praktik langsung, serta penguatan budaya digital di lingkungan sekolah agar dapat berjalan secara berkelanjutan. Sebelum diterjunkan ke lapangan, para alumni telah mendapatkan pelatihan intensif yang mencakup kemampuan mengajar, pemanfaatan teknologi, serta strategi pembelajaran. Diharapkan, kehadiran mereka dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah 3T.

    Transformasi Digital Sekolah Dimulai, 15...

    by Apr 06 2026

    Jumlah pengunjung : 35 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Lembaga Pengelola Dana Pend...

    e-Rapor 2025 rapor digital sekolah Kemendikdasmen sistem penilaian pendidikan digitalisasi pendidikan Dapodik transparansi penilaian siswa data rapor nasional administrasi sekolah digita

    Kemendikdasmen Dorong Digitalisasi Sekol...

    by Dec 23 2025

    Jumlah pengunjung : 35 JAKARTA— Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi m...

    Saat Tangan Bersatu, Bangsa Menguat: Mak...

    by Dec 11 2025

    Jumlah pengunjung : 127 Gotong royong merupakan salah satu nilai budaya paling penting dalam kehidup...

    Sultan HB X Instruksikan Kampus Data Mah...

    by Dec 10 2025

    Jumlah pengunjung : 67 Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, meng...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top