Syalim • Jan 28 2025 • 168 Dilihat

Warta Pendidikan Jogja – Setiap tahun, umat Islam di Indonesia merayakan Idul Fitri sebagai momen kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa. Namun, masyarakat lebih akrab menyebut hari besar ini dengan istilah “Lebaran”. Penyebutan ini sudah melekat dalam budaya Indonesia, tetapi tidak semua orang mengetahui asal-usulnya.
Istilah “Lebaran” diperkirakan berasal dari bahasa Jawa, yang memiliki makna “selesai” atau “usai”. Konsep ini menggambarkan berakhirnya bulan Ramadan dan dimulainya masa yang baru, penuh dengan kebersihan hati dan silaturahmi. Dalam konteks ini, Lebaran menjadi simbol penyucian diri setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.
Beberapa sumber lain menyebutkan bahwa kata “Lebaran” juga bisa dikaitkan dengan tradisi Hindu-Buddha yang sudah ada sebelum Islam masuk ke Nusantara. Istilah ini kemudian mengalami pergeseran makna setelah Islam berkembang di tanah Jawa, disesuaikan dengan ajaran dan budaya Islam yang dibawa oleh para Wali Songo.
Di Indonesia, Lebaran tidak hanya bermakna sebagai hari kemenangan bagi umat Islam, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat hubungan keluarga dan kerabat. Tradisi mudik, halal bihalal, serta saling memaafkan menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan ini. Oleh karena itu, meskipun istilah “Idul Fitri” lebih umum di dunia Islam, di Indonesia “Lebaran” telah menjadi bagian dari identitas budaya dan religi yang kuat.
Penulis: Aizan Syalim
Sumber Gambar: https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2023/04/23/ilustrasi-lebaran-atau-idul-fitri_169.jpeg?w=700&q=90
Sumber Berita: https://www.detik.com/jogja/berita/d-7287391/asal-usul-kenapa-idul-fitri-sering-disebut-lebaran
Jumlah pengunjung : 158 Sorotan Kompetensi Pimpinan BGN Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seha...
Jumlah pengunjung : 251 Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Virus Han...
Jumlah pengunjung : 160 JAKARTA—Menteri Pertanian menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung p...
Jumlah pengunjung : 237 BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul menerima tambahan satu unit bus sekolah...
Jumlah pengunjung : 188 JAKARTA—Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti...
Jumlah pengunjung : 187 JOGJA—Pemerintah Kota Yogyakarta menilai penerapan rekayasa lalu lintas di...

Warta pendidikan jogja - Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang fakta dunia pendidikan dan edukasi
Follow Our Twitter

No comments yet.