Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Webinar Sistem Informasi UAA Kupas Ragam Profesi Keren di Dunia IT Pemerintahan

    Nov 01 2025203 Dilihat

    Yogyakarta, 1 November 2025 – Program Studi Sistem Informasi Universitas Alma Ata (UAA) kembali menggelar kegiatan inspiratif bertajuk “Bukan Cuma Programmer: Ragam Profesi Keren di Dunia TI Pemerintahan”. Webinar ini diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting dan mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa UAA serta siswa SMA/MA yang tertarik untuk mengenal lebih dalam dunia kerja di bidang teknologi informasi pemerintahan.

    Acara ini menghadirkan narasumber Fidhina Fina Dalila, S.Kom., Penata Kelola Sistem dan Teknologi Informasi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) sekaligus alumni Program Studi Sistem Informasi UAA. Melalui materinya, Fidhina membahas pentingnya peran teknologi informasi dalam pemerintahan, mulai dari menjaga kedaulatan data nasional, memastikan keamanan siber, hingga mendukung implementasi E-Government dan Smart City di Indonesia.

    “Peran IT di pemerintahan sangat penting dalam mendukung implementasi E-Government dan Smart City, membangun sistem yang melayani jutaan masyarakat, mengelola data berskala nasional, serta menjaga kedaulatan data dan keamanan siber negara,” ujar Fidhina Fina Dalila dalam paparannya.

    Baca juga: Career Elevation: Universitas Alma Ata Siapkan Calon Wisudawan Hadapi Dunia Kerja

    Dalam sesi materi, Fidhina juga menjelaskan beragam profesi IT di instansi pemerintahan, yang tidak hanya terbatas pada pengembang aplikasi atau programmer. Ada pula profesi strategis seperti Analis Sistem Informasi Pemerintahan, Administrator Jaringan dan Database, Analis Keamanan Siber, Analis Data dan Statistik, serta Penata Kelola Sistem dan Teknologi Informasi (PKSTI). Setiap peran memiliki kontribusi penting dalam menjaga operasional dan keamanan sistem digital nasional.

    Selain menjelaskan peluang karier, Fidhina juga memberikan penjelasan tentang jalur seleksi ASN (CPNS dan PPPK) bagi lulusan bidang TIK, termasuk tahapan administrasi, seleksi kompetensi dasar, hingga seleksi kompetensi bidang. Ia menekankan pentingnya mempersiapkan diri sejak dini melalui pengalaman organisasi, sertifikasi, dan pengembangan kemampuan teknis.

    Menutup sesi materi, Fidhina mengingatkan agar peserta memahami minat dan tujuan karier masing-masing.

    “Kalau ingin berkontribusi nyata pada bangsa dan negara, menginginkan stabilitas karier, maka pemerintahan bisa jadi pilihan yang tepat. Tapi kalau lebih suka lingkungan yang dinamis dan jenjang karier yang cepat, swasta bisa jadi opsi menarik. Keduanya sama-sama mulia, pilih yang sesuai dengan nilai dan tujuan karier kita,” ujar Fidhina menutup sesi materi.

    Baca juga: Universitas Alma Ata Gelar Workshop Penelitian: Evidence-Based Manajemen Laktasi

    Dalam sesi tanya jawab, peserta antusias mengajukan berbagai pertanyaan, salah satunya mengenai tips dan trik mempersiapkan karier di bidang TI pemerintahan. Menanggapi hal tersebut, Fidhina berpesan agar mahasiswa aktif mengikuti organisasi untuk menambah relasi dan membentuk karakter, serta mulai menyiapkan portofolio sesuai minat bidangnya. Ia juga menegaskan pentingnya persiapan matang bagi yang ingin mengikuti seleksi CPNS, baik dengan mempelajari materi maupun mengikuti tryout dari berbagai sumber.

    “Kesempatan CPNS tidak selalu dibuka setiap tahun, jadi manfaatkan waktu dengan baik untuk belajar dan mempersiapkan diri,” ujarnnya dalam sesi diskusi.

    Webinar ini diharapkan dapat membuka wawasan peserta tentang luasnya prospek karier bagi lulusan Sistem Informasi, sekaligus menginspirasi mereka untuk berperan dalam mendukung transformasi digital pemerintahan di Indonesia.

    Penulis: Sarwo

    Share to

    Related News

    Jumlah guru disebut berlebih, namun banyak daerah di Indonesia masih mengalami kekurangan tenaga pendidik.

    Ketimpangan Distribusi Guru di Indonesia...

    by Apr 29 2026

    Jumlah pengunjung : 3 Isu mengenai jumlah guru di Indonesia kembali menjadi perhatian setelah muncul...

    Kemdiktisaintek mengingatkan perguruan tinggi agar tidak gegabah dalam bertransformasi menjadi PTNBH dan tetap mempertimbangkan kesiapan.

    Urgensi Kesiapan Tata Kelola dalam Perub...

    by Apr 28 2026

    Jumlah pengunjung : 14 Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mengingatkan perguruan ti...

    Mendiktisaintek mendorong generasi muda untuk memperkuat inovasi sains dan teknologi guna mendukung kemajuan bangsa.

    Penguatan Inovasi Sains dan Teknologi ol...

    by Apr 27 2026

    Jumlah pengunjung : 22 Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mengajak generasi muda Indone...

    Respon Kebutuhan Industri, UMY Resmi Buk...

    by Apr 27 2026

    Jumlah pengunjung : 89 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) secara resmi melakukan ekspansi pro...

    Kemendikdasmen melakukan penjaringan data guru yang belum tersertifikasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

    Masih Banyak Guru Belum Tersertifikasi! ...

    by Apr 23 2026

    Jumlah pengunjung : 68 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memastikan tengah melakukan penjari...

    Gus Hilmy menyoroti wacana sekolah daring dan mengingatkan agar pendidikan tidak dikorbankan demi kebijakan hemat energi.

    Hemat Energi vs Pendidikan, Gus Hilmy An...

    by Apr 09 2026

    Jumlah pengunjung : 107 Wacana penerapan kembali pembelajaran daring sebagai bagian dari kebijakan p...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top