Fajar A • Jun 29 2026 • 7 Dilihat

JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah menyusun Peta Jalan Riset Nasional 2045 sebagai pedoman pengembangan riset dan inovasi yang mendukung percepatan industrialisasi Indonesia. Dokumen tersebut diharapkan menjadi acuan dalam menyelaraskan penelitian dengan kebutuhan industri, pembangunan ekonomi, serta target Indonesia Emas 2045.
Penyusunan peta jalan ini dilakukan untuk memastikan hasil riset tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi juga dapat dihilirisasi menjadi produk, teknologi, dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat maupun dunia usaha.
BRIN menilai riset harus diarahkan untuk menjawab tantangan pembangunan nasional sekaligus meningkatkan daya saing industri Indonesia di tingkat global.
Melalui peta jalan tersebut, berbagai program penelitian akan diselaraskan dengan sektor-sektor strategis yang memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat kemandirian teknologi nasional.
Pendekatan tersebut juga diharapkan mampu mempercepat proses hilirisasi hasil penelitian agar dapat dimanfaatkan secara luas oleh dunia industri.
Dalam penyusunannya, BRIN mendorong kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, lembaga penelitian, dunia usaha, hingga pelaku industri.
Sinergi antarpemangku kepentingan dinilai menjadi faktor penting agar riset yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan pasar sekaligus mampu menghasilkan inovasi yang memiliki nilai tambah bagi perekonomian nasional.
Kolaborasi ini juga diharapkan mempercepat transfer teknologi dari laboratorium menuju implementasi di sektor industri.
Peta Jalan Riset 2045 disiapkan sebagai bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara maju pada 2045.
Melalui penguatan ekosistem riset dan inovasi, Indonesia diharapkan mampu menghasilkan lebih banyak teknologi unggulan, meningkatkan produktivitas industri, serta memperkuat daya saing nasional di tengah persaingan global.
Selain meningkatkan kualitas penelitian, BRIN juga menempatkan hilirisasi hasil riset sebagai salah satu prioritas utama. Berbagai inovasi yang dihasilkan peneliti diharapkan dapat dikembangkan menjadi produk yang siap dimanfaatkan masyarakat dan dunia usaha.
Dengan demikian, investasi di bidang riset tidak hanya menghasilkan pengetahuan baru, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan industri berbasis inovasi serta meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian nasional.
Melalui Peta Jalan Riset Nasional 2045, BRIN berharap arah pengembangan riset Indonesia menjadi lebih terstruktur, berorientasi pada kebutuhan industri, dan mampu memperkuat daya saing bangsa di masa depan.
Sumber: HarianJogja
Jumlah pengunjung : 42 SLEMAN – Sejumlah sekolah dasar (SD) di Kabupaten Sleman menghadapi persoal...
Jumlah pengunjung : 27 JAKARTA – Usulan peningkatan kesejahteraan guru kembali mengemuka. Wakil Ke...
Jumlah pengunjung : 50 PIDIE – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menarget...
Jumlah pengunjung : 73 JAKARTA – Program beasiswa yang diberikan Pemerintah Jepang kepada mahasisw...
Jumlah pengunjung : 42 JAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisain...
Jumlah pengunjung : 58 KUDUS – Pemerintah terus mempercepat program revitalisasi sekolah di berbag...

Warta pendidikan jogja - Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang fakta dunia pendidikan dan edukasi
Follow Our Twitter

No comments yet.