Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Tiga Alumnus UGM Dapat Penghargaan atas Pembangunan Wanagama Nusantara

    Dec 15 2024203 Dilihat

    Warta Pendidikan Jogja – Dalam rangkaian perayaan Dies Natalis ke-75 dan Lustrum ke-15 Universitas Gadjah Mada (UGM), acara temu alumni bertajuk “Sinergi UGM dan Kagama” diadakan di Grha Sabha Pramana pada Sabtu (14/12) malam. Acara ini bertujuan untuk memperkuat kerjasama dan harmoni antara UGM dengan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama).

    Tiga Alumnus

    Tiga alumnus tersebut adalah Muchamad Sumedi, yang dikenal atas dedikasinya dalam rehabilitasi hutan dan lahan; Pungky Widiaryanto, yang berfokus pada pengembangan sumber daya air dan kehutanan; serta Dyah Murtiningsih, yang terlibat dalam pengelolaan gas dan rehabilitasi hutan. Wanagama Nusantara diharapkan menjadi pusat pendidikan berbasis lingkungan yang dapat diakses oleh masyarakat luas. Penghargaan Kagama Award ini diserahkan langsung oleh Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp. OG(K)., Ph.D., serta Ketua Umum PP Kagama, Basuki Hadimuljono.

    Selain penghargaan, acara ini juga diramaikan dengan lelang batik dan wastra, yang hasilnya digunakan untuk beasiswa mahasiswa kurang mampu. Ketua Bidang Pengabdian kepada Masyarakat dan Pelestarian Hidup PP Kagama, Sulastama Raharja, S.T., M.T., melaporkan bahwa Kagama telah menyalurkan dana sebesar Rp1,434 miliar kepada 453 mahasiswa melalui Program Beasiswa Kagama. . Beasiswa ini diserahkan secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa yang hadir.

    Ketua Dies Natalis ke-75 dan Lustrum ke-15 UGM, Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada para alumni atas dukungan yang konsisten terhadap almamater, terutama melalui program beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu.

    Hal ini menunjukkan komitmen UGM sebagai kampus kerakyatan yang menjunjung inklusivitas dan memberikan akses pendidikan tanpa diskriminasi. “UGM selalu berpegang pada prinsip bahwa tidak boleh ada mahasiswa yang tidak bisa kuliah hanya karena keterbatasan finansial,” tegasnya.

    Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., juga menekankan pentingnya sinergi antara UGM dan Kagama melalui berbagai program kolaboratif, seperti Gadjah Mada Peduli, Orang Tua Asuh, hilirisasi riset dosen, serta kontribusi alumni dalam pengembangan kampus. Ia berharap alumni dapat terus terlibat dalam pengembangan pendidikan dan pengajaran, baik sebagai praktisi mengajar maupun pendukung riset dan inovasi, untuk menjadikan UGM sebagai pusat inovasi di Indonesia. “Momentum ini diharapkan semakin mempererat sinergi antara Kagama dan UGM,” ujarnya.

    Author: Allif 

    Sumber: https://ugm.ac.id/id/berita/rintis-pembangunan-wanagama-nusantara-tiga-alumnus-ugm-raih-penghargaan

    Share to

    Related News

    Pembelajaran di sekolah rakyat dinilai semakin stabil setelah berbagai tantangan berhasil diatasi secara bertahap.

    Lulusan Sekolah Rakyat Tak Boleh Mengang...

    by Sep 11 2026

    Jumlah pengunjung : 53 Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan pemerintah menyiapkan dua jalur bag...

    Guru PPPK mengajar di ruang kelas saat DPR mengusulkan kenaikan gaji minimal Rp7 juta per bulan bagi guru PPPK penuh waktu sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.

    Guru di Sleman Diajak Refleksikan Pembel...

    by Sep 10 2026

    Jumlah pengunjung : 64 Yayasan Dinamika Edukasi Dasar kembali menggelar Jelajah Edukasi Dasar untuk ...

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan orasi ilmiah dalam Wisuda Perbanas Institute Tahun 2026 dan memberikan pesan kepada lulusan untuk adaptif terhadap perkembangan AI serta tetap menjaga integritas.

    Lulusan Perguruan Tinggi Dituntut Adapti...

    by Sep 08 2026

    Jumlah pengunjung : 80 Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yulia...

    Siswa sekolah dasar mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris di kelas sebagai bagian dari persiapan kebijakan mata pelajaran wajib yang akan diterapkan secara nasional mulai 2027.

    Penggunaan Smartphone dan AI Dinilai Pen...

    by Sep 08 2026

    Jumlah pengunjung : 42 Perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) mulai memengaruhi pola inte...

    Kemendikdasmen Atur Pembelajaran Sekolah Terdampak Karhutla Berdasarkan ISPU

    Kemendikdasmen Atur Pembelajaran Sekolah...

    by Sep 07 2026

    Jumlah pengunjung : 39 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan layanan...

    Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Sekolah, Mendikdasmen Atur PJJ dan Protokol Kesehatan

    Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Sekola...

    by Sep 07 2026

    Jumlah pengunjung : 35 Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengin...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top