Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Foto Bersama di Acara Pelepasan KKN-T Universitas Alma Ata

    Jul 25 2024156 Dilihat

    Warta Pendidikan Jogja – Pada acara pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN-T) mahasiswa Universitas Alma Ata yang istimewa ini, Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), turut hadir. Acara ini juga dihadiri oleh Rektor Universitas Alma Ata, Dewan Pembina Yayasan, calon pengurus, Walikota Tegal Bapak Dadang, beserta seluruh jajarannya. Selain itu, hadir pula Kepala Perwakilan BKKBN dan seluruh civitas akademika.

    Salam Genre dari BKKBN

    Dr. Hasto mengawali sambutannya dengan ucapan terima kasih kepada BKKBN yang telah memperkenalkan Salam Genre, yang berkomitmen untuk para remaja dengan tiga poin utama:

    1. Tidak menikah di usia dini.
    2. Tidak menikah di luar nikah atau berzina.
    3. Tidak terlibat dalam narkotika.

    Dr. Hasto mengajak seluruh hadirin untuk mengangkat tangan dan mengikuti salam tersebut. Seruan “Salam Genre!” dijawab dengan “Salam!” oleh hadirin, diikuti dengan “Remaja Genre, sehat, cerdas, ceria!” dan “Genre Indonesia, saatnya yang muda berencana!” yang disambut tepuk tangan meriah.

    Perkenalan dan Pengalaman Dr. Hasto

    Dr. Hasto memperkenalkan diri sebagai spesialis kebidanan dan kandungan, serta menceritakan perjalanan karirnya. Ia memulai pendidikan di Kedokteran UGM bersama Pak Hamam dan bekerja di Puskesmas Kalimantan selama lima tahun, menghadapi tantangan besar dalam layanan kesehatan di daerah terpencil. Setelah itu, Dr. Hasto melanjutkan pendidikan di Kebidanan UGM dan menjadi dosen. Ia juga pernah menjabat sebagai Bupati Kulon Progo sebelum bergabung dengan BKKBN. Saat ini, ia masih mempraktikkan spesialisasi bayi tabung.

    Pentingnya Kualitas Sumber Daya Manusia

    Dr. Hasto menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam materinya. Ia mengajak mahasiswa untuk memiliki intelektual yang tinggi dan keterampilan hebat, serta menghindari stunting. Dijelaskan bahwa stunting mengakibatkan postur pendek dan defisit otak, sehingga penting untuk mencegah kondisi ini.

    Penyebab dan Pencegahan Stunting

    Dr. Hasto menguraikan tiga penyebab utama stunting:

    1. Kesehatan yang Suboptimal: Sering sakit batuk, pilek, TBC, cacingan, dan diare.
    2. Gizi yang Suboptimal: Kurang asupan gizi yang cukup, terutama telur dan daging sapi.

    Ia menekankan bahwa telur lebih baik untuk ibu hamil karena mengandung DHA dan omega-3 yang penting untuk kecerdasan otak.

    Praktik Gizi dan Kesehatan

    Dr. Hasto memberikan contoh sederhana tentang perbedaan gizi antara telur dan lele, di mana telur lebih baik karena mengandung DHA dan omega-3. Ia juga mengingatkan bahwa makanan favorit seperti cilok belum tentu mengandung gizi yang cukup. Di Tegal, ada dapur sehat yang disiapkan untuk mengatasi masalah stunting.

    Persiapan Pernikahan dan Kesehatan

    Dr. Hasto mengajak mahasiswa untuk mempersiapkan diri sebelum menikah dengan melakukan pemeriksaan kesehatan seperti HB (hemoglobin), gula darah, dan lingkar lengan. Data di Jogjakarta menunjukkan masih banyak yang mengalami anemia sebelum menikah. Oleh karena itu, penting penting untuk melakukan persiapan kesehatan dengan baik bagi laki-laki dan perempuan.

    Dr. Hasto berharap para mahasiswa KKN-T Universitas Alma Ata dapat mengambil pelajaran dari materi ini dan menerapkannya dalam kegiatan KKN. Acara diakhiri dengan ucapan terima kasih dari Dr. Hasto dan harapan sukses bagi para mahasiswa dalam menjalankan KKN.

    Share to

    Related News

    Orang Tua Korban Ajukan Petisi, Desak UG...

    by May 06 2026

    Jumlah pengunjung : 81 Yogyakarta ~ Sejumlah orang tua korban dugaan kekerasan dan penelantaran di D...

    Sultan HB X Resmikan Pendidikan Khas Kej...

    by May 06 2026

    Jumlah pengunjung : 79 Yogyakarta ~ Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuw...

    Sleman: Gedung SDN Nglarang Dibongkar, S...

    by Apr 29 2026

    Jumlah pengunjung : 35 Proses pembangunan infrastruktur jalan tol di wilayah Sleman berdampak pada k...

    Pemda DIY menerapkan WFH ASN secara fleksibel, tidak harus 50 persen, dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing OPD.

    WFH ASN DIY Tak Wajib 50 Persen, Bisa Di...

    by Apr 24 2026

    Jumlah pengunjung : 34 Pelaksanaan kebijakan work from home (WFH) di lingkungan Pemerintah Daerah Da...

    Pemkot Yogyakarta mengorkestrasi berbagai event untuk memperkuat branding Kota Festival dan meningkatkan kunjungan wisata.

    Jogja Jadi Kota Festival Serius! Ribuan ...

    by Apr 17 2026

    Jumlah pengunjung : 63 Pemerintah Kota Yogyakarta terus memperkuat identitas sebagai Kota Festival d...

    PMI DIY menerima hibah alat medis senilai Rp3,3 miliar untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan kesehatan masyarakat.

    Bantuan Miliaran Rupiah! PMI DIY Perkuat...

    by Apr 15 2026

    Jumlah pengunjung : 57 Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Istimewa Yogyakarta menerima hibah alat m...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top