Fajar A • Apr 13 2026 • 36 Dilihat

SMP Negeri 8 Yogyakarta menerapkan sistem pengelolaan sampah mandiri di lingkungan sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Program ini dilakukan dengan melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan.
Dalam pelaksanaannya, sekolah tidak hanya mengandalkan pengumpulan sampah, tetapi juga menerapkan proses pemilahan sejak awal. Sampah dipisahkan berdasarkan jenisnya, seperti organik dan anorganik, sehingga memudahkan proses pengolahan lebih lanjut. Kebiasaan ini juga menjadi bagian dari edukasi bagi siswa agar lebih peduli terhadap lingkungan.
Selain itu, SMPN 8 Yogyakarta juga memanfaatkan teknologi dalam pengelolaan sampah. Beberapa jenis sampah diolah menggunakan alat tertentu agar dapat dimanfaatkan kembali, sehingga mengurangi jumlah sampah yang dibuang. Pendekatan ini menjadikan pengelolaan sampah tidak hanya sebagai kegiatan rutin, tetapi juga sebagai inovasi yang berkelanjutan.
“Kami ingin membiasakan siswa untuk peduli terhadap sampah sejak dini, mulai dari memilah hingga mengelolanya,” ujarnya.
Baca juga: Mendiktisaintek: Saatnya Mahasiswa Beralih ke Tugas Digital
Program ini juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekolah yang menjadi lebih bersih dan tertata. Tidak hanya itu, siswa juga mendapatkan pengalaman langsung dalam mengelola sampah secara bertanggung jawab.
“Kegiatan ini tidak hanya menjaga kebersihan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi siswa,” katanya.
Dengan adanya program ini, SMPN 8 Yogyakarta diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam menerapkan pengelolaan sampah mandiri berbasis edukasi dan teknologi.
Sumber: https://pendidikan.harianjogja.com/read/2026/04/11/642/1252103/smpn-8-jogja-tangani-sampah-mandiri-memilah-hingga-pakai-teknologi
Jumlah pengunjung : 12 Pemerintah Kota Yogyakarta terus memperkuat identitas sebagai Kota Festival d...
Jumlah pengunjung : 26 Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Istimewa Yogyakarta menerima hibah alat m...
Jumlah pengunjung : 29 Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mendorong para siswa untu...
Jumlah pengunjung : 77 Pemerintah Kabupaten Sleman memutuskan untuk belum menerapkan kebijakan work ...
Jumlah pengunjung : 33 YOGYAKARTA — Arus kendaraan yang masuk ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ...
Jumlah pengunjung : 64 BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul menerima tambahan satu unit bus sekolah ...

Warta pendidikan jogja - Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang fakta dunia pendidikan dan edukasi
Follow Our Twitter

No comments yet.