Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Jogja Jadi Kota Festival Serius! Ribuan Event Disusun Lebih Terarah dan Berdampak

    Apr 17 202660 Dilihat

    Pemkot Yogyakarta mengorkestrasi berbagai event untuk memperkuat branding Kota Festival dan meningkatkan kunjungan wisata.

    Pemerintah Kota Yogyakarta terus memperkuat identitas sebagai Kota Festival dengan mengorkestrasi berbagai event agar lebih terarah, terintegrasi, dan berdampak nyata. Strategi ini tidak hanya berfokus pada jumlah kegiatan, tetapi juga kualitas serta kontribusinya terhadap sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat.

    Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menegaskan bahwa konsep Kota Festival harus disusun melalui perencanaan yang matang dan kolaborasi lintas sektor. Dengan pendekatan ini, setiap event diharapkan mampu menjadi daya tarik utama yang mendorong wisatawan datang secara terencana, bukan sekadar kebetulan.

    “Kita ingin ke depan orang datang ke Jogja bukan karena kebetulan ada acara, tetapi memang sengaja datang untuk menghadiri event tertentu,” ujarnya.

    Baca juga: Bantuan Miliaran Rupiah! PMI DIY Perkuat Fasilitas Medis

    Selama ini, Kota Yogyakarta tercatat memiliki lebih dari 1.000 event setiap tahunnya. Namun, belum semua kegiatan tersebut memberikan dampak maksimal. Oleh karena itu, pemerintah mulai melakukan penataan dan sinkronisasi antarinstansi agar setiap event memiliki arah yang jelas dan nilai tambah.

    Upaya ini juga menjadi strategi untuk mengatasi periode sepi wisatawan. Berbagai event budaya seperti perayaan Imlek, Pekan Budaya Tionghoa, hingga tradisi keagamaan dikemas lebih menarik dan terjadwal agar mampu menarik minat pengunjung sepanjang tahun.

    Selain event budaya, festival seni dan perayaan besar seperti Hari Ulang Tahun Kota Yogyakarta juga diperkuat. Bahkan, perayaan ulang tahun kota direncanakan berlangsung lebih panjang dengan rangkaian kegiatan yang beragam dan melibatkan berbagai pihak.

    “Ke depan, kita ingin menciptakan event yang benar-benar jadi rujukan. Seperti orang pergi ke luar negeri untuk konser besar, kita juga ingin orang datang ke Jogja karena event tertentu,” imbuhnya.

    Pemerintah juga menggandeng pihak swasta dan komunitas untuk memperkuat ekosistem event. Dalam hal ini, pemerintah berperan sebagai orkestrator yang mengarahkan, sementara pelaksanaan tetap melibatkan berbagai pihak secara kolaboratif.

    “Kita tidak mengambil alih event milik pihak lain, tapi duduk bersama untuk saling mendukung. Pemerintah sebagai orkestrator, sementara swasta dan komunitas sebagai mitra,” katanya.

    Selain meningkatkan daya tarik wisata, pelaku UMKM juga dilibatkan sebagai bagian dari pengalaman event. Hal ini memberikan dampak ekonomi langsung sekaligus memperkuat ekosistem kreatif di Kota Yogyakarta.

    Dengan strategi ini, Pemerintah Kota Yogyakarta menargetkan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan serta memperpanjang lama tinggal mereka. Harapannya, wisatawan tidak hanya datang singkat, tetapi dapat menikmati rangkaian event sepanjang tahun.

    Sumber: https://jogja.tribunnews.com/diy/1212818/pemkot-yogya-orkestrasi-beragam-event-perkuat-branding-kota-festival

    Share to

    Related News

    Orang Tua Korban Ajukan Petisi, Desak UG...

    by May 06 2026

    Jumlah pengunjung : 81 Yogyakarta ~ Sejumlah orang tua korban dugaan kekerasan dan penelantaran di D...

    Sultan HB X Resmikan Pendidikan Khas Kej...

    by May 06 2026

    Jumlah pengunjung : 79 Yogyakarta ~ Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuw...

    Sleman: Gedung SDN Nglarang Dibongkar, S...

    by Apr 29 2026

    Jumlah pengunjung : 35 Proses pembangunan infrastruktur jalan tol di wilayah Sleman berdampak pada k...

    Pemda DIY menerapkan WFH ASN secara fleksibel, tidak harus 50 persen, dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing OPD.

    WFH ASN DIY Tak Wajib 50 Persen, Bisa Di...

    by Apr 24 2026

    Jumlah pengunjung : 34 Pelaksanaan kebijakan work from home (WFH) di lingkungan Pemerintah Daerah Da...

    PMI DIY menerima hibah alat medis senilai Rp3,3 miliar untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan kesehatan masyarakat.

    Bantuan Miliaran Rupiah! PMI DIY Perkuat...

    by Apr 15 2026

    Jumlah pengunjung : 57 Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Istimewa Yogyakarta menerima hibah alat m...

    Mendikdasmen mendorong siswa bersepeda ke sekolah untuk hidup sehat sekaligus mendukung program hemat energi di lingkungan pendidikan.

    Mendikdasmen Ajak Siswa Gowes ke Sekolah...

    by Apr 14 2026

    Jumlah pengunjung : 78 Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mendorong para siswa untu...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top