Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Jogja Jadi Kota Festival Serius! Ribuan Event Disusun Lebih Terarah dan Berdampak

    Apr 17 2026152 Dilihat

    Pemkot Yogyakarta mengorkestrasi berbagai event untuk memperkuat branding Kota Festival dan meningkatkan kunjungan wisata.

    Pemerintah Kota Yogyakarta terus memperkuat identitas sebagai Kota Festival dengan mengorkestrasi berbagai event agar lebih terarah, terintegrasi, dan berdampak nyata. Strategi ini tidak hanya berfokus pada jumlah kegiatan, tetapi juga kualitas serta kontribusinya terhadap sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat.

    Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menegaskan bahwa konsep Kota Festival harus disusun melalui perencanaan yang matang dan kolaborasi lintas sektor. Dengan pendekatan ini, setiap event diharapkan mampu menjadi daya tarik utama yang mendorong wisatawan datang secara terencana, bukan sekadar kebetulan.

    “Kita ingin ke depan orang datang ke Jogja bukan karena kebetulan ada acara, tetapi memang sengaja datang untuk menghadiri event tertentu,” ujarnya.

    Baca juga: Bantuan Miliaran Rupiah! PMI DIY Perkuat Fasilitas Medis

    Selama ini, Kota Yogyakarta tercatat memiliki lebih dari 1.000 event setiap tahunnya. Namun, belum semua kegiatan tersebut memberikan dampak maksimal. Oleh karena itu, pemerintah mulai melakukan penataan dan sinkronisasi antarinstansi agar setiap event memiliki arah yang jelas dan nilai tambah.

    Upaya ini juga menjadi strategi untuk mengatasi periode sepi wisatawan. Berbagai event budaya seperti perayaan Imlek, Pekan Budaya Tionghoa, hingga tradisi keagamaan dikemas lebih menarik dan terjadwal agar mampu menarik minat pengunjung sepanjang tahun.

    Selain event budaya, festival seni dan perayaan besar seperti Hari Ulang Tahun Kota Yogyakarta juga diperkuat. Bahkan, perayaan ulang tahun kota direncanakan berlangsung lebih panjang dengan rangkaian kegiatan yang beragam dan melibatkan berbagai pihak.

    “Ke depan, kita ingin menciptakan event yang benar-benar jadi rujukan. Seperti orang pergi ke luar negeri untuk konser besar, kita juga ingin orang datang ke Jogja karena event tertentu,” imbuhnya.

    Pemerintah juga menggandeng pihak swasta dan komunitas untuk memperkuat ekosistem event. Dalam hal ini, pemerintah berperan sebagai orkestrator yang mengarahkan, sementara pelaksanaan tetap melibatkan berbagai pihak secara kolaboratif.

    “Kita tidak mengambil alih event milik pihak lain, tapi duduk bersama untuk saling mendukung. Pemerintah sebagai orkestrator, sementara swasta dan komunitas sebagai mitra,” katanya.

    Selain meningkatkan daya tarik wisata, pelaku UMKM juga dilibatkan sebagai bagian dari pengalaman event. Hal ini memberikan dampak ekonomi langsung sekaligus memperkuat ekosistem kreatif di Kota Yogyakarta.

    Dengan strategi ini, Pemerintah Kota Yogyakarta menargetkan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan serta memperpanjang lama tinggal mereka. Harapannya, wisatawan tidak hanya datang singkat, tetapi dapat menikmati rangkaian event sepanjang tahun.

    Sumber: https://jogja.tribunnews.com/diy/1212818/pemkot-yogya-orkestrasi-beragam-event-perkuat-branding-kota-festival

    Share to

    Related News

    Guru PPPK mengajar di ruang kelas saat DPR mengusulkan kenaikan gaji minimal Rp7 juta per bulan bagi guru PPPK penuh waktu sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.

    DPR Dorong Kenaikan Gaji Guru PPPK Penuh...

    by Jul 01 2026

    Jumlah pengunjung : 69 AKARTA – DPR RI kembali mendorong peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik...

    Guru mengikuti kegiatan Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebagai bagian dari program sertifikasi Kemendikdasmen untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik di Indonesia.

    PPG Guru Tertentu Tahap 2 Dibuka, 60 Rib...

    by Jun 29 2026

    Jumlah pengunjung : 77 JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi ...

    Siswa sekolah dasar mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris di kelas sebagai bagian dari persiapan kebijakan mata pelajaran wajib yang akan diterapkan secara nasional mulai 2027.

    Mulai 2027, Bahasa Inggris Jadi Mata Pel...

    by Jun 23 2026

    Jumlah pengunjung : 86 JAKARTA – Pemerintah berencana menjadikan Bahasa Inggris sebagai mata pelaj...

    Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X berdiskusi dengan jajaran Majelis Wali Amanat UGM periode 2026–2031 mengenai penguatan tata kelola, kualitas akademik, dan transparansi perguruan tinggi.

    Sultan HB X Minta UGM Benahi Tata Kelola...

    by Jun 10 2026

    Jumlah pengunjung : 99 JOGJA – Meningkatnya persaingan di dunia pendidikan tinggi menjadi perhatia...

    Pemda DIY menargetkan kawasan Malioboro bebas dari asap kendaraan bermotor mulai November 2026 sebagai bagian dari upaya mewujudkan kawasan wisata yang lebih ramah lingkungan.

    Malioboro Ditargetkan Bebas Asap Kendara...

    by Jun 05 2026

    Jumlah pengunjung : 121 Malioboro akan memasuki babak baru dalam penataan kawasan wisata. Pemerintah...

    BEM UGM resmi bertransformasi menjadi SEMA setelah perubahan struktur organisasi kemahasiswaan. Pemilwa mahasiswa juga tidak lagi diselenggarakan.

    BEM UGM Resmi Berubah Menjadi SEMA, Sist...

    by Jun 05 2026

    Jumlah pengunjung : 193 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi mengalam...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top