Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Jumlah Siswa Sekolah Rakyat Tembus 32.000 pada 2026, Naik Dua Kali Lipat

    Jun 11 202688 Dilihat

    Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan peningkatan jumlah peserta Program Sekolah Rakyat yang mencapai lebih dari 32.000 siswa pada 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu.

    JAKARTA – Program Sekolah Rakyat yang dijalankan pemerintah terus mengalami perkembangan pesat. Pada tahun 2026, jumlah peserta didik yang diterima dalam program tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, menandai semakin luasnya akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

    Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, mengungkapkan bahwa jumlah siswa Sekolah Rakyat pada tahun ini telah melampaui 32.000 orang. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun 2025 yang mencatat sekitar 15.000 siswa.

    Pernyataan tersebut disampaikan Gus Ipul saat bertemu Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Dudung Abdurachman, di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

    “Kami laporkan bahwa tahun lalu sekitar 15 ribu lebih siswa, dan tahun ini meningkat menjadi lebih dari 32 ribu siswa Sekolah Rakyat. Peningkatan ini seiring dengan pembangunan gedung permanen yang terus dilakukan atas arahan Presiden,” ujar Gus Ipul.

    Infrastruktur Sekolah Berasrama Terus Diperluas

    Menurut Gus Ipul, peningkatan jumlah peserta didik tidak terlepas dari percepatan pembangunan fasilitas pendidikan yang terus dilakukan pemerintah.

    Program Sekolah Rakyat dirancang menggunakan konsep sekolah berasrama (boarding school) yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, termasuk mereka yang tidak lagi bersekolah atau berisiko putus sekolah.

    Melalui pembangunan gedung permanen dan perluasan kapasitas sekolah, pemerintah berharap semakin banyak anak Indonesia memperoleh akses pendidikan yang layak tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga.

    Program Genap Berjalan Satu Tahun, Evaluasi Menyeluruh Disiapkan

    Pada Juli 2026, Program Sekolah Rakyat akan memasuki usia satu tahun sejak pertama kali dijalankan. Pemerintah berencana memanfaatkan momentum tersebut untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan program.

    Evaluasi akan mencakup berbagai aspek, mulai dari tata kelola program, kualitas sumber daya manusia (SDM), hingga tantangan yang dihadapi selama implementasi di berbagai daerah.

    “Kami ingin memastikan Sekolah Rakyat ini tidak hanya berjalan, tetapi juga terus membaik dan mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan terampil,” katanya.

    Gus Ipul juga berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kantor Staf Presiden, agar program ini dapat berkembang lebih luas dan menjangkau lebih banyak anak yang membutuhkan bantuan pendidikan.

    Baca juga: Sekolah Rakyat Dipercepat, Pemerintah Targetkan Tampung Lebih dari 100.000 Siswa Kurang Mampu

    Pemerintah Fokus Tangani Anak Putus Sekolah

    Sementara itu, Dudung Abdurachman menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen mendukung penuh keberlangsungan Program Sekolah Rakyat.

    Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu solusi strategis dalam mengatasi masalah anak putus sekolah sekaligus memperkecil kesenjangan akses pendidikan di Indonesia.

    “Anak-anak yang tidak sekolah atau putus sekolah akan ditampung dan dididik melalui sistem berasrama di Sekolah Rakyat,” ujar Dudung.

    Ia menjelaskan bahwa pendidikan di Sekolah Rakyat tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga menekankan pembentukan karakter, kedisiplinan, serta pengembangan keterampilan hidup yang dibutuhkan siswa di masa depan.

    Dukung Target Indonesia Emas 2045

    Pemerintah menilai Program Sekolah Rakyat sebagai salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

    Upaya ini sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045 yang menargetkan lahirnya generasi muda yang kompetitif, produktif, serta memiliki daya saing tinggi di tingkat global.

    Untuk mendukung keberhasilan program, pemerintah akan terus memperkuat koordinasi antar kementerian dan lembaga, termasuk dalam pembangunan fasilitas pendidikan, penyediaan tenaga pendidik, dan peningkatan kualitas pembelajaran.

    Dengan bertambahnya jumlah siswa serta penguatan sistem pendidikan yang terus dilakukan, Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjadi solusi nyata bagi anak-anak kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas dan kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.

    Sumber: HarianJogja

    Share to

    Related News

    Presiden Prabowo Subianto menyampaikan komitmen pemerintah untuk mempercepat renovasi sekolah di seluruh Indonesia guna meningkatkan kualitas sarana pendidikan.

    Prabowo: Seluruh Sekolah yang Rusak Dita...

    by Jul 20 2026

    Jumlah pengunjung : 37 Prabowo Targetkan Renovasi Seluruh Sekolah Rampung pada 2029 JAKARTA – Pres...

    Tim Olimpiade Fisika Indonesia berfoto bersama usai meraih satu medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu pada International Physics Olympiad (IPhO) 2026 di Kolombia.

    Pelajar Indonesia Sabet Lima Medali pada...

    by Jul 16 2026

    Jumlah pengunjung : 61 JAKARTA – Tim Olimpiade Fisika Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa d...

    150 Ribu Guru Dapat Beasiswa S1 dari Kem...

    by Jul 03 2026

    Jumlah pengunjung : 73 JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengal...

    Siswa menggunakan perangkat digital di sekolah dengan akses internet sebagai bagian dari program pemerintah mempercepat digitalisasi pembelajaran di satuan pendidikan Indonesia.

    Digitalisasi Pendidikan Dipercepat, 16.5...

    by Jul 03 2026

    Jumlah pengunjung : 63 JAKARTA – Pemerintah mempercepat program digitalisasi pendidikan dengan men...

    Suasana pembukaan Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) 2026 di Universitas Negeri Yogyakarta yang mempertemukan pemerintah daerah, akademisi, dan pemangku kepentingan untuk mempercepat transformasi pendidikan di Indonesia.

    KPI 2026 di Sleman Perkuat Sinergi Daera...

    by Jul 02 2026

    Jumlah pengunjung : 80 SLEMAN – Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) 2026 resmi digelar di Univer...

    Suasana kegiatan MPR RI yang membahas revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) sebagai upaya memperkuat pendidikan inklusif dan pemerataan akses pendidikan di Indonesia.

    MPR Dorong Revisi UU Sisdiknas demi Peme...

    by Jul 02 2026

    Jumlah pengunjung : 53 JAKARTA – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI menilai revisi Undang-Und...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top