Fajar A • Jun 12 2026 • 84 Dilihat

YOGYAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mendorong perguruan tinggi di Indonesia untuk meningkatkan daya saing dan daya tarik pendidikan tinggi nasional guna menarik lebih banyak mahasiswa internasional. Salah satu upaya yang terus diperkuat adalah melalui Program Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) yang selama ini menjadi pintu masuk mahasiswa asing untuk menempuh studi di Indonesia.
Dorongan tersebut disampaikan Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek, Mukhamad Najib, saat menghadiri Rapat Pleno Seleksi Beasiswa KNB Tahun 2026 yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta secara daring, Kamis.
Menurut Najib, program beasiswa tersebut tidak hanya berfungsi sebagai bantuan pendidikan bagi mahasiswa asing, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan kualitas pendidikan tinggi Indonesia ke tingkat global.
Najib menjelaskan bahwa Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang diharapkan mampu menjadi katalisator bagi internasionalisasi perguruan tinggi Indonesia.
Melalui program ini, mahasiswa dari berbagai negara dapat merasakan langsung pengalaman belajar di Indonesia sekaligus mengenal kualitas akademik yang ditawarkan perguruan tinggi nasional.
Ia mencontohkan keberhasilan beberapa negara seperti Australia dan Malaysia yang mampu menarik ratusan ribu mahasiswa internasional tanpa bergantung sepenuhnya pada program beasiswa pemerintah.
“Negara-negara seperti Australia dan Malaysia mampu menarik mahasiswa internasional dalam jumlah besar secara mandiri. Suatu saat kita ingin hal itu juga terjadi di Indonesia,” ujar Najib.
Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi tujuan pendidikan internasional apabila kualitas layanan dan pengalaman belajar terus ditingkatkan.
Kemdiktisaintek menilai keberhasilan Program Beasiswa KNB tidak hanya diukur dari jumlah penerima beasiswa, tetapi juga dari dampak jangka panjang yang dihasilkan.
Najib mengatakan mahasiswa asing yang mendapatkan pengalaman positif selama menempuh pendidikan di Indonesia berpotensi menjadi duta informal yang mempromosikan kampus dan budaya Indonesia di negara asal mereka.
Karena itu, perguruan tinggi didorong untuk memberikan pelayanan akademik maupun nonakademik yang berkualitas agar para mahasiswa internasional memperoleh pengalaman belajar yang berkesan.
“Berapa pun jumlah mahasiswa internasional yang kita kelola, kualitas pelayanannya harus tetap prima. Mahasiswa yang dikelola dengan baik akan menjadi duta yang efektif untuk memperbanyak jumlah mahasiswa asing di kampus kita,” katanya.
Pada pelaksanaan seleksi Beasiswa KNB tahun 2026, Najib mengungkapkan bahwa jumlah perguruan tinggi yang berpartisipasi mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Namun, kondisi tersebut tidak diikuti dengan peningkatan anggaran program. Akibatnya, jumlah penerima beasiswa harus disesuaikan dengan ketersediaan dana yang ada.
Meski demikian, Kemdiktisaintek menegaskan bahwa fokus utama program tetap berada pada kualitas layanan pendidikan yang diberikan kepada mahasiswa internasional, bukan semata-mata jumlah penerima beasiswa.
Selain mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi, Program Beasiswa KNB juga memiliki nilai strategis dalam memperkuat hubungan diplomatik Indonesia dengan berbagai negara sahabat.
Mahasiswa penerima beasiswa diharapkan dapat menjadi jembatan kerja sama antarnegara melalui pengalaman positif yang mereka peroleh selama tinggal dan belajar di Indonesia.
Karena itu, perguruan tinggi diminta untuk menghadirkan lingkungan belajar yang nyaman, inklusif, dan mendukung pengembangan akademik maupun sosial mahasiswa internasional.
“KNB adalah bagian penting dalam menjaga diplomasi dengan negara sahabat. Mohon dihadirkan pengalaman terbaik bagi mereka, sehingga pesan yang mereka bawa pulang adalah pesan-pesan kebaikan tentang Indonesia,” kata Najib.
Melalui penguatan Program Beasiswa KNB, pemerintah berharap semakin banyak mahasiswa internasional memilih Indonesia sebagai tujuan studi, sekaligus meningkatkan reputasi pendidikan tinggi nasional di tingkat global.
Sumber: jogja.antaranews
Jumlah pengunjung : 42 Prabowo Targetkan Renovasi Seluruh Sekolah Rampung pada 2029 JAKARTA – Pres...
Jumlah pengunjung : 69 JAKARTA – Tim Olimpiade Fisika Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa d...
Jumlah pengunjung : 76 JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengal...
Jumlah pengunjung : 63 JAKARTA – Pemerintah mempercepat program digitalisasi pendidikan dengan men...
Jumlah pengunjung : 91 SLEMAN – Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) 2026 resmi digelar di Univer...
Jumlah pengunjung : 54 JAKARTA – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI menilai revisi Undang-Und...

Warta pendidikan jogja - Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang fakta dunia pendidikan dan edukasi
Follow Our Twitter

No comments yet.