Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Pembekalan KKN-T Universitas Alma Ata: Perkuat Ketahanan Pangan dan Kurangi Stunting di Tegal

    Jul 25 2024158 Dilihat

    Warta Pendidikan Jogja – Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Alma Ata kali ini mengusung tema “Penguatan Ketahanan Pangan Masyarakat dan Percepatan Penurunan Stunting melalui Optimalisasi Potensi Daerah.” Acara ini memberikan kesempatan penting bagi mahasiswa untuk memahami peran mereka dalam menguatkan ketahanan pangan dan menurunkan stunting di Kota Tegal.

    Materi dari Bapak Dadang Somantri, A.TD., M.T.

    Pembekalan pertama disampaikan oleh Bapak Dadang Somantri, A.TD., M.T., yang memiliki pengalaman luas sebagai Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jawa Tengah (2017-2019), Kepala Biro Infrastruktur dan Sumber Daya Alam (2019-2023), serta Kepala Biro Organisasi Provinsi Jawa Tengah (2023-sekarang). Sejak 2024, beliau menjabat sebagai Penjabat (PJ) Walikota Tegal.

    Dalam presentasinya, Dadang Somantri mengajak mahasiswa untuk rajin belajar dan memperluas ilmu pengetahuan. Lebih dari 500 peserta menghadiri pembekalan ini dengan antusias. Dadang menekankan peran perguruan tinggi sebagai penghubung antara birokrasi dan masyarakat.

    Kondisi dan Potensi Kota Tegal

    Kota Tegal, dengan populasi sekitar 295.000 jiwa dan luas wilayah 39,14 km², merupakan pusat aktivitas wilayah. Jumlah penduduk meningkat pada malam hari karena banyaknya pengunjung dari daerah sekitar. Tegal memiliki berbagai potensi lokal, termasuk kuliner khas seperti sate balibu dan produk bahari yang menjadi daya tarik tersendiri.

    Dadang Somantri juga menyoroti dua masalah utama yang saling berkaitan di Kota Tegal: kemiskinan dan stunting. Kemiskinan sering kali disebabkan oleh kurangnya gizi dan protein, yang berakar dari masalah pekerjaan dan pendidikan. Perguruan tinggi diharapkan dapat berperan aktif dalam mengatasi masalah ini.

    Upaya Penurunan Stunting

    Di Kota Tegal, angka stunting mencapai 22,3% pada 2023, melebihi target yang ditetapkan sebesar 16%. Dadang menjelaskan berbagai upaya yang telah dilakukan untuk menurunkan angka stunting, termasuk menjadikan pimpinan OPD sebagai bapak asuh bagi anak-anak stunting. Komunikasi yang baik dengan masyarakat sangat penting untuk menghindari kesalahpahaman dalam pelaksanaan program ini.

    Tegal telah menjalankan berbagai program penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesehatan serta Penguatan Ketahanan Pangan. Salah satu inisiatifnya adalah program “sedekah seribu sehari” yang diikuti oleh seluruh karyawan di Tegal. Penanganan lingkungan hidup juga menjadi perhatian, terutama dalam menghadapi masalah rob di pesisir pantura.

    Pengembangan Potensi Daerah

    Potensi daerah Tegal meliputi produk-produk seperti batik, olahan ikan, dan kerajinan tangan. Dadang berharap potensi ini dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian daerah. Wisata alam seperti Pantai Alam Indah juga menjadi daya tarik bagi pengunjung dan berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut.

    Penutupan dan Harapan

    Dalam penutupan pembekalannya, Dadang Somantri menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan perguruan tinggi untuk mencapai keberhasilan dalam mengatasi stunting dan kemiskinan di Tegal. Beliau berharap para mahasiswa dapat mengambil pelajaran dari pembekalan ini dan menerapkannya dalam kegiatan KKN-T di lapangan.

    Dengan pembekalan ini, diharapkan mahasiswa Universitas Alma Ata dapat berkontribusi secara nyata dalam menguatkan ketahanan pangan dan menurunkan stunting di Kota Tegal, serta mengoptimalkan potensi daerah untuk kesejahteraan masyarakat.

    Share to

    Related News

    Guru PPPK mengajar di ruang kelas saat DPR mengusulkan kenaikan gaji minimal Rp7 juta per bulan bagi guru PPPK penuh waktu sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.

    DPR Dorong Kenaikan Gaji Guru PPPK Penuh...

    by Jul 01 2026

    Jumlah pengunjung : 45 AKARTA – DPR RI kembali mendorong peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik...

    Guru mengikuti kegiatan Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebagai bagian dari program sertifikasi Kemendikdasmen untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik di Indonesia.

    PPG Guru Tertentu Tahap 2 Dibuka, 60 Rib...

    by Jun 29 2026

    Jumlah pengunjung : 46 JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi ...

    Siswa sekolah dasar mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris di kelas sebagai bagian dari persiapan kebijakan mata pelajaran wajib yang akan diterapkan secara nasional mulai 2027.

    Mulai 2027, Bahasa Inggris Jadi Mata Pel...

    by Jun 23 2026

    Jumlah pengunjung : 62 JAKARTA – Pemerintah berencana menjadikan Bahasa Inggris sebagai mata pelaj...

    Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X berdiskusi dengan jajaran Majelis Wali Amanat UGM periode 2026–2031 mengenai penguatan tata kelola, kualitas akademik, dan transparansi perguruan tinggi.

    Sultan HB X Minta UGM Benahi Tata Kelola...

    by Jun 10 2026

    Jumlah pengunjung : 61 JOGJA – Meningkatnya persaingan di dunia pendidikan tinggi menjadi perhatia...

    Pemda DIY menargetkan kawasan Malioboro bebas dari asap kendaraan bermotor mulai November 2026 sebagai bagian dari upaya mewujudkan kawasan wisata yang lebih ramah lingkungan.

    Malioboro Ditargetkan Bebas Asap Kendara...

    by Jun 05 2026

    Jumlah pengunjung : 88 Malioboro akan memasuki babak baru dalam penataan kawasan wisata. Pemerintah ...

    BEM UGM resmi bertransformasi menjadi SEMA setelah perubahan struktur organisasi kemahasiswaan. Pemilwa mahasiswa juga tidak lagi diselenggarakan.

    BEM UGM Resmi Berubah Menjadi SEMA, Sist...

    by Jun 05 2026

    Jumlah pengunjung : 139 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi mengalam...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top