Fajar A • Jun 02 2026 • 9 Dilihat

Mahasiswa Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (Undip) kembali mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional melalui inovasi berbasis Artificial Intelligence (AI). Tim Vocasignora berhasil meraih medali emas sekaligus penghargaan Best International Invention and Innovation Award dalam ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2026 yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia.
Prestasi tersebut diraih melalui inovasi bertajuk Vocasignora: Implementation of Smart Technology in Communication Processes to Assist Deaf and Speech-Impaired Individuals. Teknologi ini dikembangkan untuk membantu penyandang tunarungu dan tunawicara berkomunikasi dengan masyarakat umum melalui sistem cerdas yang mampu menerjemahkan bahasa isyarat menjadi suara dan mengubah suara menjadi teks secara real-time.
“Di pengembangan terbaru ini, kami fokus meningkatkan akurasi pembacaan bahasa isyarat dan respons sistem agar pengguna bisa berkomunikasi dengan lebih nyaman dan efektif,” katanya.
Baca juga: Mendiktisaintek Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Kemajuan dan Kesejahteraan Bangsa
Dalam kompetisi internasional tersebut, inovasi Vocasignora mendapat perhatian karena menawarkan solusi nyata bagi kelompok disabilitas. Teknologi yang dikembangkan tidak hanya mengedepankan kecanggihan AI, tetapi juga memberikan dampak sosial yang signifikan dalam mendukung komunikasi yang lebih inklusif.
Ketua tim, Marska Fakhri Mulyana, menjelaskan bahwa Vocasignora merupakan hasil pengembangan generasi ketiga yang terus disempurnakan. Berbagai peningkatan dilakukan pada aspek akurasi sistem, kecepatan respons, dan kenyamanan penggunaan agar dapat dimanfaatkan secara lebih luas oleh masyarakat.
“Kami berharap inovasi ini dapat terus dikembangkan dan nantinya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Keberhasilan Tim Vocasignora menjadi bukti bahwa mahasiswa Indonesia mampu menghasilkan inovasi teknologi yang kompetitif di tingkat global. Prestasi ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pendidikan, riset, dan teknologi dalam menciptakan solusi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong terwujudnya lingkungan yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas.
Sumber: HarianJogja
Jumlah pengunjung : 9 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan sebanyak...
Jumlah pengunjung : 36 Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menegaskan bahwa perkembangan...
Jumlah pengunjung : 45 Tidak lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) bukan berarti peluang mel...
Jumlah pengunjung : 43 JAKARTA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengha...
Jumlah pengunjung : 42 JAKARTA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melaku...
Jumlah pengunjung : 33 YOGYAKARTA — Rencana pemerintah yang disebut akan menutup sejumlah program ...

Warta pendidikan jogja - Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang fakta dunia pendidikan dan edukasi
Follow Our Twitter

No comments yet.