Fajar A • Dec 19 2024 • 243 Dilihat

Warta Pendidikan Jogja – Penyakit asam urat terjadi ketika kadar asam urat dalam darah melebihi batas normal. Kondisi ini bisa memicu penumpukan kristal asam urat di sekitar sendi, menyebabkan nyeri dan peradangan. Salah satu cara penderita asam urat untuk mengelola kondisi ini adalah dengan menghindari konsumsi makanan tertentu yang dapat meningkatkan kadar asam urat.
Asam urat terbentuk saat tubuh memecah purin, senyawa kimia yang diproduksi secara alami dalam tubuh maupun ditemukan dalam makanan tertentu. Oleh karena itu, penting untuk mengenali jenis makanan yang harus dihindari oleh penderita asam urat agar kondisinya tidak semakin parah.
Beberapa kelompok makanan diketahui mengandung purin tinggi atau dapat mempengaruhi metabolisme asam urat adalah :
Makanan laut mengandung purin tinggi yang dapat meningkatkan risiko pembentukan kristal asam urat. Contoh makanan laut yang sebaiknya dihindari:
Kadar purin dalam makanan ini bisa mencapai 150–1000 mg per 100 gram, jauh melampaui rekomendasi harian purin yang tidak lebih dari 400 mg.
Daging merah, meskipun mengandung purin dalam jumlah sedang, tetap perlu dibatasi konsumsinya. Contohnya termasuk daging sapi, domba, babi, rusa, dan sapi muda. Disarankan untuk tidak mengonsumsi lebih dari 100 gram per hari.
Bagian organ dalam hewan seperti hati, jantung, otak, babat, usus, dan ampela memiliki kandungan purin yang jauh lebih tinggi daripada daging biasa. Sebaiknya hindari konsumsi makanan ini sepenuhnya.
Fruktosa dalam minuman manis dapat meningkatkan kadar asam urat meskipun tidak mengandung purin secara langsung. Contoh produk tinggi gula yang harus dihindari adalah soda, jus kemasan, es krim, permen, dan kue manis.
Alkohol menghambat fungsi ginjal dalam membuang asam urat, menyebabkan kristal asam urat menumpuk di sendi. Hindari bir, rum, wiski, vodka, dan batasi konsumsi wine.
Buah durian mengandung purin cukup tinggi, sehingga tidak disarankan bagi penderita asam urat dengan kadar asam urat yang sedang tinggi.
Produk fermentasi seperti roti, tape, dan acar mengandung purin dari ragi. Batasi konsumsinya untuk menghindari peningkatan kadar asam urat.
Sebaliknya, beberapa makanan dapat membantu menurunkan kadar asam urat dan mengurangi gejala, di antaranya:
Selain itu, penderita asam urat sebaiknya memenuhi kebutuhan karbohidrat kompleks melalui konsumsi buah, sayuran, dan biji-bijian. Untuk protein, pilih sumber rendah lemak seperti ikan salmon, dada ayam, yoghurt rendah lemak, dan tahu.
Dengan menghindari makanan pantangan dan memilih asupan yang tepat, penderita asam urat dapat mengelola kondisi ini lebih baik. Jangan lupa untuk menjaga berat badan ideal dan tetap berkonsultasi dengan dokter untuk perencanaan diet yang sesuai.
Sumber : https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/pantangan-asam-urat
Gambar : https://www.freepik.com/free-photo/mid-section-young-woman-having-pain-hand-against-gray-background_2982685.htm#fromView=search&page=1&position=9&uuid=6cd28b2b-fe58-42eb-93c4-32243107da1d
Jumlah pengunjung : 51 Pembatasan akses gim bagi anak dinilai memerlukan keterlibatan aktif orang tu...
Jumlah pengunjung : 75 Sorotan Kompetensi Pimpinan BGN Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sehar...
Jumlah pengunjung : 134 Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Virus Han...
Jumlah pengunjung : 86 JAKARTA—Menteri Pertanian menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pe...
Jumlah pengunjung : 160 BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul menerima tambahan satu unit bus sekolah...
Jumlah pengunjung : 110 JAKARTA—Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti...

Warta pendidikan jogja - Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang fakta dunia pendidikan dan edukasi
Follow Our Twitter

No comments yet.