Categories
  • Beasiswa S1
  • Beasiswa S2
  • Beasiswa S3
  • Berita Provinsi
  • Berita Pusat
  • Event Edu
  • Info Beasiswa
  • Info Pendidikan
  • LLDIKTIV
  • Pameran DIY
  • Pengabmas
  • Prestasi PT
  • Rubrik Ilmiah
  • Seminar PT DIY
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wisata edu
  • Workshop DIY
  • Senam Cegah Stunting: Inovasi Universitas Alma Ata untuk Mengurangi Stunting di Indonesia

    Aug 19 2024172 Dilihat

    Warta Pendidikan Jogja – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Universitas Alma Ata bekerjasama dengan Pemerintah Kota Tegal menggelar kegiatan bertajuk “Senam Cegah Stunting Rame-Rame.” Acara ini berlangsung di Balaikota Tegal dengan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Rektor Universitas Alma Ata, Prof. Dr. H. Hamam Hadi, MS. Sc.D., Sp.GK, Penjabat Walikota Tegal, Sekda, BAPERINDA, serta seluruh OPD dan FORKMPINDA Kota Tegal. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh Dosen Pembimbing Lapangan dan mahasiswa KKN-T Universitas Alma Ata.

    Partisipasi Mahasiswa dari Berbagai Perguruan Tinggi

    Tidak hanya melibatkan mahasiswa Universitas Alma Ata, kegiatan senam ini juga diikuti oleh mahasiswa dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang juga sedang melaksanakan KKN di Kota Tegal. Selain di Balaikota Tegal, senam ini diadakan serentak di seluruh kelurahan di Kota Tegal. Para lurah, perangkat kelurahan, serta masyarakat dari berbagai usia berpartisipasi aktif dalam upaya bersama untuk menekan angka stunting di wilayah mereka.

    Senam Cegah Stunting: Inovasi Edukatif dan Sosialisasi Efektif

    Senam Cegah Stunting Rame-Rame merupakan inovasi kreatif dari Universitas Alma Ata. Program ini dikembangkan sebagai media edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat lintas generasi, dengan tujuan utama mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia. Senam ini unik karena dilengkapi dengan lirik lagu berbahasa Jawa yang mudah dipahami oleh masyarakat. Lirik lagu ini secara khusus dirancang untuk menyampaikan pesan-pesan penting mengenai pencegahan stunting. Dengan melodi yang enak didengar dan mudah diingat, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah memahami dan menerapkan langkah-langkah pencegahan stunting dalam kehidupan sehari-hari.

    Manfaat Senam Cegah Stunting bagi Kesehatan Masyarakat

    Selain berfungsi sebagai media edukasi, juga bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran masyarakat. Aktivitas fisik yang menyenangkan ini tidak hanya memberikan manfaat kesehatan yang signifikan, tetapi juga membantu masyarakat menjaga kesehatan keluarga mereka, terutama dalam hal mencegah stunting pada anak-anak.

    Komitmen Universitas Alma Ata dalam Pengabdian Kepada Masyarakat

    Kegiatan ini mencerminkan komitmen nyata Universitas Alma Ata dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Dengan melibatkan berbagai lapisan masyarakat, Universitas Alma Ata berharap Senam Cegah Stunting Rame-Rame dapat menjadi gerakan nasional yang diadopsi oleh seluruh masyarakat Indonesia lintas generasi. Dengan begitu, senam ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menurunkan prevalensi stunting di Indonesia.

    Harapan untuk Menjadikan Senam Cegah Stunting sebagai Gerakan Nasional

    Ke depannya, diharapkan Senam Cegah Stunting Rame-Rame tidak hanya dilaksanakan pada momen-momen tertentu, tetapi juga dapat menjadi kegiatan rutin yang diadopsi oleh masyarakat di berbagai daerah. Semakin meluasnya penggunaan senam ini akan mempermudah tercapainya tujuan menciptakan generasi yang sehat dan bebas stunting di masa depan. Inovasi dari Universitas Alma Ata ini menunjukkan bahwa perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi nyata, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat luas.

    Author: Subkhi Mashadi

    Share to

    Related News

    Guru PPPK mengajar di ruang kelas saat DPR mengusulkan kenaikan gaji minimal Rp7 juta per bulan bagi guru PPPK penuh waktu sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.

    DPR Dorong Kenaikan Gaji Guru PPPK Penuh...

    by Jul 01 2026

    Jumlah pengunjung : 43 AKARTA – DPR RI kembali mendorong peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik...

    Guru mengikuti kegiatan Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebagai bagian dari program sertifikasi Kemendikdasmen untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik di Indonesia.

    PPG Guru Tertentu Tahap 2 Dibuka, 60 Rib...

    by Jun 29 2026

    Jumlah pengunjung : 46 JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi ...

    Siswa sekolah dasar mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris di kelas sebagai bagian dari persiapan kebijakan mata pelajaran wajib yang akan diterapkan secara nasional mulai 2027.

    Mulai 2027, Bahasa Inggris Jadi Mata Pel...

    by Jun 23 2026

    Jumlah pengunjung : 62 JAKARTA – Pemerintah berencana menjadikan Bahasa Inggris sebagai mata pelaj...

    Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X berdiskusi dengan jajaran Majelis Wali Amanat UGM periode 2026–2031 mengenai penguatan tata kelola, kualitas akademik, dan transparansi perguruan tinggi.

    Sultan HB X Minta UGM Benahi Tata Kelola...

    by Jun 10 2026

    Jumlah pengunjung : 61 JOGJA – Meningkatnya persaingan di dunia pendidikan tinggi menjadi perhatia...

    Pemda DIY menargetkan kawasan Malioboro bebas dari asap kendaraan bermotor mulai November 2026 sebagai bagian dari upaya mewujudkan kawasan wisata yang lebih ramah lingkungan.

    Malioboro Ditargetkan Bebas Asap Kendara...

    by Jun 05 2026

    Jumlah pengunjung : 88 Malioboro akan memasuki babak baru dalam penataan kawasan wisata. Pemerintah ...

    BEM UGM resmi bertransformasi menjadi SEMA setelah perubahan struktur organisasi kemahasiswaan. Pemilwa mahasiswa juga tidak lagi diselenggarakan.

    BEM UGM Resmi Berubah Menjadi SEMA, Sist...

    by Jun 05 2026

    Jumlah pengunjung : 139 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi mengalam...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top